Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiYosua 17:11 Tafsiran ayat Alkitab
Yosua 17:11 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka dalam Isakhar dan Asyer adalah pada Manasye: Bait-Sean serta dengan jajahannya, dan Yibeleam serta dengan jajahannya, dan orang isi Dor serta dengan jajahannya, dan orang isi Endor serta dengan jajahannya, dan orang isi Taanah serta dengan jajahannya dan orang isi Megido serta dengan jajahannya, yaitu sepertiga Nefet itu.
Yosua 17:11 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Yosua 17:11 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

1 Tawarikh 7:29 (IDN) »
Tetapi pada pihak bani Manasye adalah Bait-Sean dengan segala daerahnya dan Taanah dengan segala daerahnya dan Megido dengan segala daerahnya dan Dor dengan segala daerahnya. Maka dalam segala negeri ini telah duduklah bani Yusuf bin Israel.

Hakim-hakim 5:19 (IDN) »
Bahwa raja-raja telah datang, lalu berperang; pada masa itu berperanglah segala raja-raja Kanaan di Taanah di tepi air Megido, maka sekeping perakpun tiada diperolehnya akan rampasan.

Yosua 17:11 – Ringkas Latar Belakang dan Makna
Ayat ini berada dalam bagian pembagian tanah Gilgal dan Alot, ketika suku-suku Israel membagi wilayah perbatasan yang diperoleh melalui pembebasan dan pemberontakan. Dalam konteks Yosua 17, suku Efraim dan Manasye bagian utara menerima bagian tanah yang telah dijanjikan, meskipun ada tantangan karena jumlah keturunan yang cukup besar dan batas wilayah yang kompleks. Ayat ini menyoroti pembagian wilayah yang melibatkan koloni-koloni kecil dan kota-kota penting, termasuk Bait-Sean, Dor, Endor, Taanah, Megido, serta pemukiman-pemukiman di sekitar Nefet. Pembagian ini menekankan asimilasi daerah pesisir, perbukitan, dan lembah yang membentuk basis rumah tangga suku-suku tersebut.
Inti Makna
Ayat menunjukkan bagaimana pembagian tanah bukan hanya soal garis peta, melainkan tentang identitas suku, tanggung jawab, dan pemeliharaan perjanjian Tuhan melalui pewarisan tanah bagi keturunan. Ketika tiga belas bagian Nefet disebutkan, pembaca melihat cara suku-suku itu menata wilayah dengan memperhatikan tempat-tempat pertanian, pengawasan wilayah, serta akses terhadap jalur-jalur perdagangan dan pertahanan. Makna teologisnya ialah ketaatan pada perintah TUHAN dalam mengelola berkat-Nya secara teratur dan adil, serta menjaga kesatuan bangsa Israel melalui pembagian yang nyata dan berstruktur.
Tema-tema Kunci
Lintasan Perikop Terkait
- Yosua 16–18: Pemetaan bagian suku Efraim dan Manasye serta penataan batas wilayah. Menunjukkan bagaimana wilayah diperluas melalui perencanaan dan konsistensi dengan janji Tuhan. - Imamat 25:20–22 (refleksi mengenai kelimpahan tanah sebagai bagian dari keberlanjutan perjanjian) dan Ulangan 19–20 (ketentuan perlindungan batas tanah).
Penjelasan singkat tentang hubungan: pembagian wilayah di Yosua menegaskan bahwa berkat Tuhan diikat dengan tanggung jawab manusia untuk mengelola dengan adil dan strategis. Ketentuan hukum demi pembatasan konflik serta pemeliharaan damai turut menjadi landasan praktis.
Refleksi Praktis
Bagaimana kita menimbang “pembagian” dalam kehidupan rohani sekarang? Kota-kota dan wilayah dalam ayat ini bisa dipandang sebagai bagian-bagian kehidupan iman: pelayanan, keluarga, pekerjaan, dan komunitas. Tuhan mengarahkan kita untuk mengelola berkat dengan tanggung jawab, menjaga integritas komunitas, dan memastikan bahwa keputusan kita membawa manfaat bagi masa depan serta menjaga janji-Nya tetap hidup dalam komunitas kita.
Rujukan Silang
- Yosua 18:7: Pembagian suku dan pembentukan wilayah menegaskan tata kelola berkat Tuhan dalam komunitas. - Ulangan 1:38: Penegasan bahwa pemimpin yang dipilih di antara bangsa berperan menjaga keadilan dalam pembagian tanah dan tanah perjanjian.
Penjelasan singkat: referensi silang ini menekankan tanggung jawab kepemimpinan dan keadilan dalam pembagian wilayah sebagai bagian dari rencana Tuhan bagi umat-Nya.
Penutup Ringkas
Yosua 17:11 menegaskan bagaimana realisasi janji Allah dinyatakan melalui pembagian tanah yang teratur dan strategis. Susunan kota-kota utama dan wilayah-wilayah sekitar Nefet mencerminkan upaya menjaga keberlanjutan suku-suku, menjaga keamanan, serta memelihara perjanjian Tuhan. Melalui gambaran ini, pembaca diajak memahami bahwa berkat material dan perwujudan janji ilahi berjalan seiring dengan tanggung jawab umat dalam mengelola berkat tersebut dengan adil dan bijaksana.
Catatan kutipan: tidak ada kutipan langsung panjang dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke yang relevan secara spesifik terhadap bagian ayat ini dalam bentuk teks utuh pada bagian ini. Namun, sintesis inti mengadopsi pola analitis umum dari tafsiran klasik tersebut tanpa menyalin teks terjemahan mereka.