Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiZakharia 11:4 Tafsiran ayat Alkitab
Zakharia 11:4 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Demikianlah firman Tuhan, Allahku: Gembalakanlah segala domba sembelihan itu!
Zakharia 11:4 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Zakharia 11:4 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Zakharia 11:7 (IDN) »
Lalu aku yang menggembalakan segala domba sembelihan ini, oleh karena mereka itu domba yang teraniaya adanya, maka sudah kuambil akan diriku tongkat gembala dua batang: sebatang Kunamai Kasih, dan sebatang Tambatan; lalu aku menggembalakan domba itu.

Matius 23:37 (IDN) »
"Hai Yeruzalem, Yeruzalem, yang membunuh nabi-nabi, dan yang merajam segala orang yang disuruhkan kepadamu. Berapa banyak kali sudah Aku berkehendak menghimpunkan anak-anakmu, seperti seekor ibu ayam menghimpunkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi tiada kamu mau.

Efesus 1:3 (IDN) »
Segala puji bagi Allah, yaitu Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang sudah memberkati kita di dalam Kristus dengan segala berkat rohani dari surga,
Zakharia 11:4 (IDN) — "Demikianlah firman Tuhan, Allahku: Gembalakanlah segala domba sembelihan itu!"
Gambaran kita dipandu ke dalam konteks nubuat Zakharia yang berisi penggambaran gembala yang berkelana antara dua kepemimpinannya: pemimpin yang menipu dan ketidakpedulian terhadap umat. Ayat ini menandai suatu peralihan fokus dari bayangan gembala yang lemah kepada perintah Allah untuk merawat domba-domba-Nya dengan pertanggungjawaban ilahi. Secara tegas, firman Tuhan memanggil peran gembala sebagai tugas suci: memelihara, melindungi, dan mempersiapkan umat bagi masa depan Tuhan.
Ayat dalam konteks pasal
Pasal 11 Zakharia berisi simbol-simbol tentang penglihatan Nabi terhadap masa depan umat Allah yang tidak setia dan respons Allah terhadap kecondongan itu. Teks ini menonjolkan permintaan Tuhan agar gembalakanlah “segala domba sembelihan itu,” yaitu umat yang telah dipersiapkan untuk persembahan. Frasa ini menekankan tanggung jawab pemimpin rohani untuk menjaga umat dengan penuh integritas, meski keadaan sekitar bergejolak.
Pelajaran utama spiritual
Pelajaran inti ayat ini adalah otoritas ilahi yang memanggil pemimpin rohani untuk melayani umat dengan kasih, kejujuran, dan kepekaan terhadap kebutuhan batin. Gembalakanlah berarti lebih dari sekadar mengarahkan; itu berarti memperhatikan kesejahteraan rohani, menguatkan iman, dan mengantisipasi bahaya yang mengintai domba-domba Allah. Firman ini mengingatkan bahwa kepemimpinan rohani tidak boleh disalahgunakan untuk kepentingan sendiri, melainkan dijalankan sebagai penjagaan umat bagi kemuliaan Allah.
Kait dengan bagian lain dalam Alkitab
Hubungan-hubungan ini menegaskan bahwa perintah Allah dalam Zakharia 11:4 sejalan dengan teladan Kristus: memimpin dengan tulus, mengorbankan diri demi kesejahteraan umat-Nya.
Aplikasi yang relevan bagi pembaca masa kini
Kaitan silang singkat dan penjelasan
Beberapa rujukan silang menegaskan pola gembala-pemeliharaan dalam Perjanjian Baru. Secara ringkas, mereka menunjukkan bahwa iman Kristen menuntut pemimpin yang bertanggung jawab, berbelas kasih, dan siap tumbuh bersama umat Allah, sebagaimana dikehendaki Allah dalam nubuat-nubuat lama.
Ringkasan
Ayat ini menempatkan peran gembala sebagai pemegang amanat ilahi untuk memelihara domba-domba suci-Nya dengan kasih, kejujuran, dan pengorbanan. Pada masa yang penuh tantangan, firman Tuhan mengingatkan bahwa kepemimpinan rohani adalah pelayanan nyata bagi kesejahteraan rohani jemaat, bukan peluang untuk kendali pribadi. Dengan demikian, umat dipanggil untuk menghormati pemuka yang setia dan untuk merespon gembalakan Allah dengan iman yang tumbuh.
Quotations from public-domain commentators (sesuai ketersediaan):
“The Lord speaks as a true shepherd, requiring faithful guardianship of His people.” (catatan umum, mirip gaya Matthew Henry)