Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiZakharia 11:7 Tafsiran ayat Alkitab
Zakharia 11:7 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Lalu aku yang menggembalakan segala domba sembelihan ini, oleh karena mereka itu domba yang teraniaya adanya, maka sudah kuambil akan diriku tongkat gembala dua batang: sebatang Kunamai Kasih, dan sebatang Tambatan; lalu aku menggembalakan domba itu.
Zakharia 11:7 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Zakharia 11:7 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yesaya 11:4 (IDN) »
Melainkan orang miskin akan dihukumkannya dengan adil dan dibenarkannya hal orang yang tiada dapat melawan itu dengan kebetulan; dengan cemeti mulutnya ia akan menyesah segala penganiaya dan dengan nafas bibirnya akan dibunuhnya segala orang fasik.

Zakharia 11:14 (IDN) »
Lalu kupatahkan tongkatku yang kedua, yaitu Tambatan, kutiadakan persaudaraan di antara Yehuda dengan Israel.

Makna langsung ayat
Zakharia 11:7 menyatakan, dalam bahasa simbolik, bahwa sang pengembala mengambil tongkat gembala dua batang untuk menggembalakan domba-domba sembelihan yang teraniaya. Tongkat itu simbol kasih dan penghubung yang membentuk hubungan antara gembala dan kawanan, serta menandai tindakan peralihan dari kepemimpinan lama menuju keadaan baru di tengah pergolakan umat.
Konteks historis dan sastra
Ayat ini berada dalam bagian nubuat Zakharia yang menggambarkan masa-masa sulit Israel setelah pembuangan dan tekanan dari luar. Kepemimpinan imam-imam dan pemimpin rohani sedang diubah, dengan bahasa yang kiasan untuk menggambarkan bagaimana Allah sendiri berisi dan membimbing kawanan-Nya melalui perubahan. Secara simbolik, tongkat gembala dua batang mengandung unsur kasih serta perintah untuk menjaga kebersamaan umat yang tersisih.
Pengamatan interpretatif
Rujukan silang yang relevan
Beberapa bagian lain yang membantu memahami tema ini:
Penjelasan singkat: pujian bagi kepemimpinan yang mengutamakan kasih, memulihkan hubungan, dan menanggung beban kawanan dalam masa-masa pergolakan.
Catatan singkat tematik
Aplikasi praktis
Bagian ini mengundang pembaca untuk menilai bagaimana peran gembala dalam komunitas rohani lokal: adakah kasih nyata yang meringankan beban saudara seiman? Apakah hubungan antarpemimpin dan jemaat dipulihkan melalui empati, keadilan, dan tindakan nyata?
Ringkasan
Ayat ini menegaskan bahwa Allah berkomitmen menggembalakan umat-Nya melalui pemimpin yang dilengkapi dengan kasih dan kemampuan menghubungkan semua pihak. Dalam masa pergolakan, inti kepemimpinan adalah memulihkan komunitas yang teraniaya dengan kepedulian yang dinyatakan lewat kasih yang konkret.
Quotations from Matthew Henry, Albert Barnes, and Adam Clarke are not directly quoted in full here; any exact short phrases from them that appear in this composition are used as summarized insights.
Referensi silang singkat
Beberapa rujukan untuk studi lanjut: Yesaya 53:7 (gereja melihat gembala yang patuh dan berempati), Yohanes 10:11-14 (Yesus sebagai gembala yang baik), 1 Petrus 5:2-4 (pemimpin jemaat dipanggil melayani dengan kasih).