Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiZakharia 11:6 Tafsiran ayat Alkitab
Zakharia 11:6 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Bahwasanya aku juga tiada lagi boleh sayang akan orang isi negeri ini, demikianlah firman Tuhan, karena Kulihat seorang diserahkan kepada tangan seorang dan semuanya kepada tangan rajanya, dan dihancurluluhkannya negeri itu, maka tiada boleh Aku melepaskan mereka itu dari pada tangannya.
Zakharia 11:6 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Zakharia 11:6 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yeremia 13:14 (IDN) »
Maka Aku akan memecahkan mereka itu dengan membanting seorang kepada seorang, segala bapa dan segala anak-anaknyapun bersama-sama, demikianlah firman Tuhan; bahwa Aku tiada akan menaruh sayang atau belas atau kasihan, sehingga sudah Kutumpas mereka itu.

Mikha 5:8 (IDN) »
(5-7) Bahkan, orang yang lagi tinggal dari pada Yakub akan ada di antara segala bangsa, di antara bangsa yang besar-besar, seperti singa di antara segala binatang yang di hutan, seperti singa yang ganas di antara segala kawan domba, barang yang diterkamnya itu ditekankannya dengan kakinya dan dirampasnya, sehingga seorangpun tiada dapat meluputkan dia.

Yesaya 9:19 (IDN) »
(9-18) Maka oleh karena kehangatan murka Tuhan serwa sekalian alam tanah itu akan kegelapan dan segala orang isinya seperti makanan api, sehingga orang tiada sayang akan saudaranya.
Makna Langsung Ayat Zakharia 11:6 (IDN)
Ayat ini menegaskan bahwa Tuhan akan membatasi kasih-Nya terhadap penduduk negeri ini karena mereka berada di bawah kuasa penindasan. “tiada lagi boleh sayang” menggambarkan tindakan ilahi yang menghukum dan menyerahkan keadaan bangsa kepada kekuasaan manusia; negeri akan dihancurkan dan tidak ada upaya melepaskan mereka dari tangan penguasa yang berkuasa. Inti pesan: Allah memegang kendali penuh atas nasib bangsanya ketika umat-Nya menolak jalan-Nya.
Latar kontekstual singkat
Bagian ini berada dalam nubuat Zakharia yang menggambarkan kekacauan dan penghakiman atas umat Israel karena pemberontakan mereka menentang Allah. Simbol-simbolnya menampilkan kehancuran sistem sosial dan politik ketika Tuhan menyerahkan bangsa kepada pemimpin-pemimpin dunia karena ketidaktaatan mereka. Ayat ini berfungsi sebagai peringatan bahwa belas kasih Allah tidak tak terbatas jika manusia menolak jalur-Nya.
Interpretasi kunci
Catatan interpretatif singkat
Dalam tradisi tafsir publik doman, ayat-ayat seperti ini dipahami sebagai bagian dari pengajaran bahwa hukum ilahi sering memakai realitas duniawi sebagai alat pendisiplinan. Allah tidak terpaksa, melainkan memberi umat pilihan dan akibat dari pilihan tersebut. Ayat ini menyiapkan pembaca untuk memahami bahwa harapan pemulihan tetap ada jika umat kembali kepada firman-Nya.
Kaitkan dengan bagian lain
Beberapa referensi yang relevan secara teologis mencakup: kejatuhan umat karena ketidaktaatan yang menimbulkan intervensi Tuhan (bandingkan nubuat serupa tentang penghakiman atas bangsa), peran Allah sebagai pemelihara keadilan meski dalam penundukan sementara, serta janji pemulihan jika umat bertobat. Kaitan ayat ini dengan nubuat-nubuat lain menekankan motif umum: manusia perlu menaati perjanjian Tuhan agar kasih-Nya tetap dinyatakan melalui perlindungan dan berkat.
Pembacaannya dalam hidup sehari-hari
Pada masa kita, pasal ini mengingatkan agar umat tidak menganggap kasih Tuhan sebagai jaminan mutlak tanpa respons setia. Menjalin hidup dalam ketaatan, menghindari penyalahgunaan kekuasaan, dan mencari kehendak Allah adalah respons yang membangun ketahanan iman meskipun menghadapi situasi sulit atau penindasan.
Cross-references singkat
Catatan kutipan langsung dari para komentator publik domain: Tidak ada kutipan panjang langsung yang diperlukan dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke dalam bagian ini. Namun, penekanan umum mereka mengenai disiplin ilahi, tanggung jawab umat, dan pemulihan setelah pertobatan telah diinferensikan secara ringkas untuk konteks Indonesia.