Kidung Agung 2:5 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Kuatkanlah aku dengan air anggur, segarkanlah aku dengan buah jeruk, karena aku sakit birahi.

Ayat sebelumnya
« Kidung Agung 2:4
Ayat berikutnya
Kidung Agung 2:6 »

Kidung Agung 2:5 Tafsiran ayat Alkitab

Kidung Agung 2:5 (IDN): “Kuatkanlah aku dengan air anggur, segarkanlah aku dengan buah jeruk, karena aku sakit birahi.”

Mengapa ayat ini penting: Kidung Agung adalah kitab yang menampilkan salam hangat antara dua kekasih. Ayat ini menyoroti kebutuhan batin yang mendalam untuk pemulihan dan penguatan dalam hubungan kasih. Permohonan untuk “air anggur” dan “buah jeruk” bukan sekadar metafora kenikmatan, melainkan simbol pemulihan lelah, kegembiraan, dan pembaruan jiwa yang dicari pasangan kekasih. Dalam konteks alkitabiah, hal itu juga menggeser fokus dari nafsu semata menjadi kesejahteraan batin yang terikat pada kasih yang berakar pada kedekatan dengan pasangan and komunitasnya dalam Tuhan.

Latar belakang konteks asli

Kidung Agung mengisahkan dinamisnya hubungan antara pengantin pria dan wanita, penuh imajinasi tentang keindahan, keintiman, dan pujian. Ayat ini muncul saat penyair menggambarkan keinginan untuk kembali menemukan kekuatan dalam kasih: suasana merindu yang memerlukan pernyataan pemulihan, hiburan, dan pemurnian batin agar hubungan tetap hidup dan menggairahkan. Secara simbolik, minuman anggur bisa berarti penghiburan, sementara buah jeruk—yang segar dan menyegarkan—menandakan pembaruan, kebahagiaan, dan kenyamanan di tengahkeletihan rohani maupun fisik.

Pesan utama

Inti ayat ini adalah panggilan untuk mencari pemulihan dan kesegaran dalam kasih yang saling meneguhkan. Ketika jiwa merasa lelah atau tertekan karena hasrat yang membara, jalan keluarnya adalah saling meneguhkan, menguatkan, dan memperbarui semangat melalui perhatian, kasih, serta pengalaman positif bersama. Dalam kerangka keseluruhan Kidung Agung, permohonan ini menegaskan bahwa hubungan romantis yang terikat pada kasih, hormat, dan keindahan spiritual dapat membawa ketenangan batin dan penguatan moral bagi kedua pihak.

Pemikiran pendamping dari tokoh-tokoh berpengaruh (ringkas)

Para komentator klasik seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa bahasa Kidung Agung sering memuat gambaran nyata tentang keinginan tubuh dan kasih yang dinamis. Mereka menekankan bahwa keinginan dalam ayat ini bukan pernyataan egoistis semata, melainkan ekspresi kebutuhan akan kenyamanan, kesabaran, dan pemulihan dalam hubungan yang suci dan penuh empati. Mereka juga menyoroti bahwa pemulihan tersebut harus dilihat dalam konteks kasih yang saling menghormati dan berlandaskan komitmen yang benar.

Beberapa rujukan silang yang relevan

  • Mazmur 63:5 — Kegembiraan dalam persekutuan dengan Tuhan mencerminkan bagaimana kenikmatan sehat menguatkan jiwa. Penekanan pada kelegaan batin bisa dipakai sebagai paralel bagaimana pasangan saling menguatkan dalam kasih.
  • Amsal 27:9 — Permadanan dengan persahabatan yang membawa hiburan; simbol bahwa kasih sejati membawa kesejukan bagi hati.
  • Efesus 5:25-28 — Kehidupan suami-istri sebagai analog antara kasih Kristus terhadap jemaat dan kebajikan yang memurnikan hubungan; kesegaran batin tercapai melalui kasih yang telah mengalahkan egoitas.

Refleksi rohani singkat

Ayat ini mengajak kita mengakui kebutuhan rohani akan pemulihan saat gairah dan kelelahan batin bertabrakan. Dalam konteks kekasih yang saling melengkapi, kita diajak untuk mencari pemulihan tidak hanya melalui kesenangan saja, melainkan lewat kasih yang lembut, penghiburan yang tulus, dan komitmen yang memelihara kemurnian hubungan. Pertumbuhan rohani terjadi ketika pasangan memilih saling menguatkan, menebarkan pengertian, dan berpegang pada janji setia mereka di hadapan Tuhan.

Aku sekarang dalam doa

Berdoalah untuk penguatan yang sehat bagi hubungan Anda: minta kasih yang menyegarkan, pembicaraan yang penuh hormat, dan kemampuan untuk merayakan keindahan satu sama lain dalam konteks kasih Tuhan. Semoga pemulihan batin membawa damai, bukan tekanan, dan memperdalam keintiman yang membangun karakter, harapan, serta pengabdian kepada Tuhan.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Kidung Agung 2:5 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Kidung Agung 5:8 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Kidung Agung 5:8 (IDN) »
Bahwa aku menyumpahi kamu, hai puteri Yeruzalem! jikalau kiranya kamu mendapati akan kekasihku itu, apakah kamu katakan kepadanya? Katakanlah ini: Bahwa hatiku lara oleh sangat birahiku.

2 Samuel 6:19 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
2 Samuel 6:19 (IDN) »
dan dibahagiakannya kepada segenap orang banyak, kepada segenap perhimpunan orang Israel, dari pada laki-laki dan perempuan, masing-masing roti seketul dan sepenggal daging goreng dan segumpal buah zabib, lalu segala orang itupun pulanglah masing-masing ke rumahnya.

Hosea 3:1 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Hosea 3:1 (IDN) »
Bermula, maka berfirmanlah Tuhan kepadaku pula: Pergilah engkau, kasihlah olehmu akan seorang perempuan yang dahulu dikasihi oleh lakinya, lalu ia berbuat zinah, seperti Tuhanpun sudah kasih akan bani Israel, tetapi mereka itu sudah berpaling dirinya kepada dewa-dewa dan suka akan air anggur yang membual.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab