Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiWahyu 17:15 Tafsiran ayat Alkitab
Wahyu 17:15 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka katanya kepadaku, "Adapun segala air yang engkau tampak di tempat perempuan sundal itu duduk, itulah beberapa kaum dan orang banyak dan segala bangsa dan bahasa.
Wahyu 17:15 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Wahyu 17:15 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Wahyu 17:1 (IDN) »
Maka datanglah seorang daripada ketujuh malaekat, yang membawa ketujuh bokor itu, bertutur dengan aku, katanya, "Marilah ke mari, aku hendak menunjukkan kepadamu hukuman atas sundal besar yang duduk pada air yang banyak;

Yesaya 8:7 (IDN) »
sebab itu sesungguhnya didatangkan Tuhan kelak atas mereka itu air sungai besar yang deras dan bergelora, yaitu raja Asyur serta dengan segala balatentaranya, yang akan melampaui dan meliputi segala palungannya dan melalui segala tebingnya.

Mazmur 93:3 (IDN) »
Bahwa segala sungai menyaringkan ya Tuhan! segala sungai menyaringkan suaranya, segala sungai makin bertambah menderu bunyinya;
Makna Langsung Wahyu 17:15
Ayat ini menjelaskan bahwa air-air yang dilambangkan sebagai "tempat perempuan sundal itu duduk" mewakili keragaman manusia: kaum, orang banyak, bangsa, dan bahasa. Artinya, pengaruh perbuatan iblis tidak hanya bersifat pribadi, melainkan meluas ke seluruh umat manusia dari berbagai latar belakang budaya.
Latar Konteks Singkat
Wahyu 17 menggambarkan wanita arak dan binatang tujuh kepala sebagai simbol kejahatan sistemik yang menyesatkan bangsa-bangsa. Minyak pengamatan menekankan bahwa kekuatan-kekuatan itu bekerja melalui komunitas manusia luas, bukan hanya kelompok kecil. Ayat 15 menegaskan bahwa kerlip pengaruh kejahatan itu merambah semua bangsa dan bahasa, menunjukkan skala penetrasi roh jahat hingga ke berbagai lapisan masyarakat.
Observasi Penafsiran
Inti Tema dalam Ringkasan
Rujukan Terkait (Cross-References)
- Daniel 7:14; penekanan pada dominasi kekuatan dunia yang bertentangan dengan umat Allah, dan kenyataan bahwa semua bangsa tunduk pada kekuasaan Kristus pada akhirnya. - Yohanes 12:31; menunjukkan bahwa dunia berada di bawah kuasa kejahatan sementara, hingga kebenaran Kristus mengalahkan. - Efe 2:2; menggambarkan bagaimana dunia pada mulanya hidup sejalan dengan roh yang bekerja di udara, menegaskan kebutuhan pembaruan melalui Injil.
Ada Pelajaran Praktis yang Dapat Diambil
Ketahuilah bahwa pengaruh kejahatan bisa tersebar luas melalui budaya, media, dan institusi. Marilah kita berpegang pada Kristus yang memberi kebenaran yang menyinari semua aspek kehidupan. Doa, hikmat suci, dan hidup yang saleh membantu menjaga komunitas umat Allah dari penyesatan yang meluas.
Catatan Editorial
Dalam karya-karya para komentator publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke, konsep bahwa kekuatan jahat bekerja melalui komunitas luas terlihat jelas. Frasa kunci pada ayat ini menekankan distribusi pengaruh kejahatan lewat berbagai bangsa dan bahasa, sebuah gambaran yang konsisten dengan nuansa apokaliptik Wahyu.