Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiWahyu 17:14 Tafsiran ayat Alkitab
Wahyu 17:14 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Sekaliannya itu akan berperang melawan Anak domba itu, tetapi Anak domba itu akan menewaskan mereka itu; karena Ialah Tuan sekalian tuan, dan Raja atas segala raja; dan segala yang mengiringkan Dia itu pun menanglah, yaitu segala yang dipanggil dan yang terpilih, dan yang setia."
Wahyu 17:14 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Wahyu 17:14 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Roma 8:30 (IDN) »
Dan orang-orang yang ditetapkan-Nya terdahulu, mereka itulah juga dipanggil-Nya, dan orang-orang yang dipanggil-Nya itu, mereka itulah juga dibenarkan-Nya, dan orang-orang, yang dibenarkan-Nya itu, mereka itulah juga dipermuliakan-Nya.

1 Timotius 6:15 (IDN) »
maka hal itu akan ditunjukkan pada masanya oleh Mahakuasa yang Esa dan Pohon selamat, yaitu Raja atas sekalian raja, dan Tuan atas segala yang dipertuan,

Wahyu 17:14 dalam Konteks Kisah-Kisah Akhir Zaman
Ayat ini muncul sebagai bagian dari nubutan tentang penghakiman atas sistem kejahatan yang menyaingi Allah. Wahyu 17 menggambarkan perempuan yang memegang kehormatan duniawi dan binasaannya bangsa-bangsa. Namun pada akhirnya, “Anak domba” (Yesus Kristus) akan memimpin perang melawan kekuatan-kekuatan itu dan menaklukkannya. Ayat ini menegaskan ketaatan para pengikut Kristus yang dipanggil, terpilih, dan setia, sebagai bagian dari kemenangan-Nya.
Makna Sentral
Ayat ini menegaskan dua kebenaran penting: Kristus berkuasa atas semua raja dan penguasa dunia; dan umat-Nya yang setia akan ikut dalam kemenangan-Nya. Kemenangan-Nya bukan sekadar kekuatan militer, tetapi otoritas ilahi yang menentukan berakhirnya keamanan dunia yang menipu. Mereka yang menantikan, dipanggil, dan setia kepada Kristus berada di pihak yang menang karena identitas-Nya sebagai Tuhan sekalian tuan dan Raja atas segala raja.
Tema-Tema Utama
Cross-References yang Relevan
- Wahyu 5:9-10 menekankan kemuliaan Kristus sebagai Penebus layak menerima penyembahan karena kemenangan-Nya atas kematian, yang mengundang umat-Nya untuk memerintah bersama-Nya.
- 1 Korintus 15:57-58 menjanjikan kemenangan melalui Kristus yang membalikkan setiap kejatuhan, mendorong orang percaya untuk tetap berpegang dalam iman yang hidup.
- Kolose 2:14-15 menggambarkan Kristus membebaskan manusia dari ketakutan terhadap kekuatan- kekuatan dunia melalui penebusan-Nya, meniadakan otoritas musuh yang menakut-nakuti.
Penjelasan singkat: Referensi-perbandingan ini menegaskan bahwa kemenangan Kristus tidak hanya bersifat kosmik, tetapi juga menjangkau kehidupan batin umat-Nya—mengalahkan sistem jahat melalui karya penebusan-Nya dan memanggil orang percaya untuk hidup dalam kemenangan itu.
Gambaran Praktis
Dalam hidup sehari-hari, ayat ini menguatkan kita untuk tetap setia meski dunia menawarkan jalan pintas. Kunci praktisnya: renungkan identitas kita sebagai orang yang dipanggil, terpilih, dan setia kepada Kristus; teguhkan iman melalui doa, firman, dan persaudaraan gereja; dan hidup dengan harapan akan pembebasan serta otoritas Kristus atas segala hal.
Inti Penutup
Ayah matanya: Wahyu 17:14 menggambarkan puncak pertarungan antara kekuatan duniawi dan otoritas Kristus. Kemenangan-Nya menjamin masa depan umat-Nya yang setia, karena Kristus adalah Tuan sekalian tuan dan Raja atas segala raja. Umat-Nya dipanggil untuk tetap tegar, terpilih, dan setia sampai akhir.
Quotations Notes
Referensi singkat dari para komentator publik domain untuk konteks historis-teologis: Matthew Henry menonjolkan kedaulatan Kristus dalam menghadapi kejahatan dunia; Albert Barnes menekankan aspek panggilan dan iman yang setia; Adam Clarke menekankan realitas konflik eskatologis dan keselamatan umat Allah melalui Kristus. (Cuplikan spesifik tidak disediakan secara panjang, namun essensi pandangan mereka terintegrasi dalam pemaparan di atas.)