Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiWahyu 17:13 Tafsiran ayat Alkitab
Wahyu 17:13 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Sekaliannya itu sepakat, lalu mereka itu menyerahkan kekuatannya dan kuasanya kepada binatang itu.
Wahyu 17:13 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Wahyu 17:13 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Wahyu 17:17 (IDN) »
Sebab Allah sudah menurunkan niat ke dalam hatinya akan melakukan kehendak Allah, lalu mereka itu menjadi sepakat, serta menyerahkan kerajaan mereka itu kepada binatang itu, sehingga firman Allah itu sampai.

Filipi 2:2 (IDN) »
kamu genapkanlah kesukaanku, supaya kamu bersehati, dan menaruh sama kasih, menjadi sejiwa dan sepikir.

Filipi 1:27 (IDN) »
Hanya biarlah kehidupanmu di dalam sidang jemaat berpadan dengan Injil Kristus, supaya baik aku datang melihat kamu, baik berjauhan, boleh aku mendengar hal kamu, bahwa kamu berdiri tetap di dalam satu roh, dengan sehati bersungguh-sungguh berlomba karena iman Injil itu;
Makna Sekalian Sekaligus: Kewenangan Serikat terhadap Binatang Ranjau (Wahyu 17:13)
Inti ayat ini menyatakan bahwa sepuluh raja yang membentuk satu serikat akan sepakat satu suara, lalu menyerahkan kekuasaan dan kuasa mereka kepada binatang itu. Artinya, mereka menanggalkan kekuatan kemerdekaan politiknya untuk tunduk pada otoritas yang lebih besar, sehingga kekuasaan terakhir tidak lagi berasal dari negara-negara itu sendiri tetapi dari kekuatan kejahatan yang bersatu di bawah kepemimpinan Binatang (antikristus).
Latar konteks
Buku Wahyu menggambarkan penguatan kekuasaan jahat pada masa akhir: penyatuan kekuatan antikristus melalui persekutuan politik yang pada akhirnya menyerahkan diri kepada satu penguasa besar. Ayat ini berada dalam bagian visi tentang wanita dan binatang; serikat sepuluh raja menunjukkan kemegahan politik yang akhirnya merapat pada kekuatan ilahiah yang menyesatkan. Pembaca diimbau melihat bahwa ketundukan tersebut bukan sekadar taktik politik, melainkan pengakuan atas otoritas yang menindas ajaran ilahi.
Observasi interpretatif
Gagasan teotik yang relevan
Menjadi jelas bahwa kemerdekaan polityik negara-negara duniawi akan diserahkan kepada kekuatan yang menyesatkan pada masa puncak sejarah. Pembaca percaya diajak memahami bahwa keamanan sejati bukan berasal dari aliansi manusiawi semata, melainkan dari ketaatan kepada Allah yang benar dan kesiagaan terhadap tipu daya spiritual.
Referensi silang yang relevan
Beberapa ayat terkait:
Tafsir singkat dari tokoh terkemuka (singkat, dengan catatan kutipan langsung jika ada)
Para komentator abad dahulu menyoroti bahwa kesepakatan para raja menunjukkan kompromi moral: kekuasaan duniawi menjadi alat bagi kekuatan yang menyesatkan. Contoh pandangan umum dari karya-karya publik domain menekankan bahwa otoritas manusiawi bukanlah landasan terakhir; Allah tetaplah penguasa tertinggi atas sejarah.
Gambaran praktis yang relevan
Pelajaran utama bagi umat percaya adalah waspada terhadap tipu daya yang menggabungkan kekuatan politik dan pemerintahan dengan klaim kemajuan. Ketahuilah bahwa keselamatan sejati tidak bergantung pada aliansi manusia, tetapi pada ketaatan kepada Kristus dan kehendak Allah. Banyak orang bisa terjerat oleh kebijaksanaan dunia tanpa memahami bahaya menyimpang dari iman.
Inti pesan bagi pembaca
Wahyu 17:13 menegaskan bahwa dalam akhir zaman, kekuasaan dunia yang terfragmentasi akan menemukan satu sumber kendali. Ketahuilah bahwa persekutuan manusiawi tanpa rujukan pada Allah dapat membawa umat Tuhan pada ujian iman besar. Bersiaplah dengan iman yang teguh pada Kristus dan dengan kebijaksanaan rohani untuk membedakan antara kekuasaan yang tampak gemilang dan otoritas yang berkenan di hadapan Tuhan.