Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Amsal 25:1 Amsal 25:2 Amsal 25:3 Amsal 25:4 Amsal 25:5 Amsal 25:6 Amsal 25:7 Amsal 25:8 Amsal 25:9 Amsal 25:10 Amsal 25:11 Amsal 25:12 Amsal 25:13 Amsal 25:14 Amsal 25:15 Amsal 25:16 Amsal 25:17 Amsal 25:18 Amsal 25:19 Amsal 25:20 Amsal 25:21 Amsal 25:22 Amsal 25:23 Amsal 25:24 Amsal 25:25 Amsal 25:26 Amsal 25:27 Amsal 25:28



Amsal 25:25 (IDN) — “Kabarnya dari negeri jauh itu laksana air sejuk bagi orang yang lelah”
Setting segera ayat
Ayat ini menempatkan pembaca pada gambaran penyampaian kabar atau berita yang tiba dari jarak jauh. Kabar itu tidak hanya informatif, melainkan menenangkan bagi jiwa yang lelah dan dahaga akan harapan. Dalam konteks prosa Amsal, pernyataan singkat ini menegaskan kekuatan menenangkan dari berita yang tepat dan tepat waktu, yang mampu meremajakan semangat yang letih.
Makna inti tentang Allah dan iman
Kata-kata ini menegaskan bahwa Allah bekerja melalui pesan-pesan yang membawa hidup. Kabar baik yang datang dari luar negeri menggambarkan cara Allah memperhatikan umat-Nya meskipun jarak memisahkan. Ketika kabar baik tiba, manusia yang lelah ditempatkan dalam posisi menerima anugerah kesehatan batin: harapan baru, penghiburan, dan dorongan untuk melanjutkan perjalanan iman. Dalam tradisi Kebijaksanaan Amsal, kabar yang menguatkan bukan sekadar fakta, melainkan penyegaran rohani yang Allah tetapkan untuk memulihkan mereka yang remuk semangatnya.
Istilah kunci dan gambaran penting
Cross-reference singkat
- Yesaya 40:31 menyiratkan pembaruan kekuatan bagi mereka yang menunggu Tuhan; konteksnya adalah pemulihan seperti idem air yang mengisi jiwa yang lelah. - Matius 11:28 menampilkan undangan Yesus untuk yang letih lesu dalam beban; hubungan dengan gambar “air sejuk” adalah panggilan bagi jiwa untuk menemukan istirahat dalam-Nya. - Yeremia 31:25 memperlihatkan pemulihan bagi yang lapar dan dahaga, dengan Tuhan sebagai sumber kepuasan mutlak.
Penjelasan singkat hubungan silang: ketiga referensi menekankan bahwa Allah menguatkan dan memulihkan melalui penyataan-Nya, baik lewat pesan melalui nabi maupun melalui pribadi Kristus yang memanggil kita kepada istirahat dan pembaruan rohani.
Rangkaian pemikiran para penafsir klasik (ringkas)
Beberapa penafsir klasik menyoroti bahwa kebenaran praktis dari Amsal 25:25 adalah dorongan moral bagi komunitas untuk menyebarkan berita yang menggembirakan dan bermanfaat. Mereka melihat bahwa berita yang baik berfungsi sebagai penyejuk bagi jiwa yang lelah, mendorong ketabahan, dan menumbuhkan rasa syukur terhadap pekerjaan Allah di tengah keadaan dunia yang kadang berat.
Quotations note: Bila ada kutipan singkat dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke yang relevan, hanya kutipan pendek yang diperlukan akan dicantumkan, tanpa menyalin bagian panjang. Secara umum, pandangan mereka menekankan manfaat praktis perkataan yang menyejukkan bagi jemaat yang sedang dalam kelelahan.
Aplikasi praktis untuk hidup saat ini
Dengan demikian, ayat ini mengingatkan kita bahwa Allah bekerja melalui berita yang membawa pembaruan. Kabar baik itu tidak datang dari diri kita sendiri, melainkan sebagai anugerah yang menyegarkan jiwa yang lelah, membuka jalan bagi iman yang tegar dan harapan yang bertahan.