Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Amsal 1:1 Amsal 1:2 Amsal 1:3 Amsal 1:4 Amsal 1:5 Amsal 1:6 Amsal 1:7 Amsal 1:8 Amsal 1:9 Amsal 1:10 Amsal 1:11 Amsal 1:12 Amsal 1:13 Amsal 1:14 Amsal 1:15 Amsal 1:16 Amsal 1:17 Amsal 1:18 Amsal 1:19 Amsal 1:20 Amsal 1:21 Amsal 1:22 Amsal 1:23 Amsal 1:24 Amsal 1:25 Amsal 1:26 Amsal 1:27 Amsal 1:28 Amsal 1:29 Amsal 1:30 Amsal 1:31 Amsal 1:32 Amsal 1:33



Tetapkan Makna: Jalan Orang Loba Barang Haram Menghancurkan Jiwa
Ayat Amsal 1:19 menegaskan bahwa mereka yang berambisi pada barang haram akhirnya kehilangan jiwa mereka sendiri. Kebiasaan serakah ini tidak hanya merugikan orang lain, melainkan menjerat pelakunya hingga kehilangan arah hidup dan keamanan batin.
Latar Contextual
Pendahuluan kitab Amsal menyoroti peluang dan bahaya di jalan kebijaksanaan. Nasihat ini menjadi bagian dari serangkaian peringatan tentang godaan mengumpulkan kekayaan melalui cara yang tidak jujur. Penekanan pada motif serakah menunjukkan bahwa keinginan yang tidak terkendali membongkar batas moral dan akhirnya menjerat pelaku seperti perangkap.
Observasi Penafsiran
Tema Kunci
Cross-Referensi yang Relevan
- Amsal 6:10-11: Kebiasaan lalai dalam menimbun harta tanpa kerja keras membocorkan keamanan hidup. Penjelasan: kelalaian bisa menimbulkan kekurangan besar dan justru menjerat pelaku sendiri.
- Lukas 12:15: Peringatan agar waspada terhadap segala bentuk ketamakan; hidup yang berkelimpahan tidak otomatis menjamin kesejahteraan rohani.
- 1 Timotius 6:9-10: Peringatan tentang keinginan berlebihan akan kekayaan yang dapat menjerat iman jika tidak dikelola dengan iman dan integritas.
Penafsiran Singkat
Nasihat ini mengajak kita melihat bahwa kerinduan akan hal-hal yang haram bukan sekadar melanggar hukum, melainkan merusak diri sendiri dari dalam. Ketamakan menimbulkan pola pikir yang mengubah manusia menjadi alat untuk mencapai tujuan materi, tanpa mempedulikan nilai hidup orang lain. Tuhan memandang keadilan, bukan kemewahan semu.
Pengaruh Praktis
- Jauhi jalan yang menuntun pada tindakan tidak jujur demi memperoleh kekayaan.
- Perkuat batas batin melalui integritas, kejujuran, dan kasih kepada sesama.
- Pertahankan pola hidup yang menghargai martabat manusia di atas kepentingan materi.
Inti Pesan
Kebiasaan mengumpulkan kekayaan dengan cara haram adalah pintu yang menuntun pada kehancuran pribadi dan kerusakan hubungan. Hikmat Tuhan mengajak kita memilih jalan yang membangun jiwa, bukan menjebak diri ke dalam tipu daya dunia.
Catatan kutipan singkat yang relevan dari sumber klasik (jika ada): Matthew Henry, Adam Clarke, dan Albert Barnes dikenal menekankan bahwa keserakahan adalah akar semua kejahatan dan bahwa keadilan Tuhan menuntun hidup kita menuju integritas, bukan keuntungan sesaat.