Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Amsal 1:1 Amsal 1:2 Amsal 1:3 Amsal 1:4 Amsal 1:5 Amsal 1:6 Amsal 1:7 Amsal 1:8 Amsal 1:9 Amsal 1:10 Amsal 1:11 Amsal 1:12 Amsal 1:13 Amsal 1:14 Amsal 1:15 Amsal 1:16 Amsal 1:17 Amsal 1:18 Amsal 1:19 Amsal 1:20 Amsal 1:21 Amsal 1:22 Amsal 1:23 Amsal 1:24 Amsal 1:25 Amsal 1:26 Amsal 1:27 Amsal 1:28 Amsal 1:29 Amsal 1:30 Amsal 1:31 Amsal 1:32 Amsal 1:33



Amsal 1:23 (IDN)
Balikkanlah dirimu kepada pengajaranku; bahwasanya aku akan mencurahkan rohku kepadamu dengan limpahnya serta memberitahu perkataanku kepadamu.
Setting seketika dan inti pesan
Amsal 1 menempatkan pembaca pada panggilan hikmat: dorongan untuk meninggalkan jalan-jalan yang sesat dan berbalik kepada ajaran yang benar. Ayat 23 adalah seruan langsung dari hikmat yang berusia memberi, menuntun kita untuk menoleh kepada pengajarannya. Hikmat di sini berperan sebagai pribadi yang mengungkapkan kebenaran Allah dan menyiapkan orang untuk menerima doa-Nya: roh-Nya dicurahkan secara limpah untuk memimpin langkah-langkah kebijaksanaan.
Roh Allah dan pewahyuan kebijaksanaan
Ayat ini menekankan dua unsur utama: ajaran yang harus diterima (pengajaranku) dan pemberian Roh (rohku) sebagai pemberi bimbingan. Dalam konteks kitab Amsal, hikmat bukan sekadar pengetahuan, melainkan pengenalan akan takut kepada Tuhan dan hidup benar di hadapan-Nya. Ketika seseorang berbalik, Allah menjawab dengan limpahnya Roh-Nya untuk membimbing, menuntun, dan membentuk pola pikir serta sikap hati yang tepat di hadapan-Nya.
Kata kunci dan gambaran figuratif
- Balikkanlah dirimu: ajakan retoris untuk berubah arah dari jalan-jalan sesat menuju jalan hikmat.
- Pengajaranku: simpulan ajaran yang berfokus pada ketetapan Tuhan, bukan pendapat manusia.
- Rohku dicurahkan: gambaran aktifnya kehadiran Allah yang membimbing, menyatakan bahwa hikmat datang sebagai hadiah ilahi, tidak sekadar upaya manusia.
Kaitan dengan bagian lain dan interpretasi
Beberapa ayat terkait menegaskan tema yang sama: ajaran kebijaksanaan yang menuntun manusia kepada takut akan Tuhan (lihat Amsal 2:6; 9:10). Kehadiran roh Allah di sini menyorot pemulihan batin melalui pengajaran-Nya, bukan hanya pembacaan teks tanpa respons hati.
Cross-references pendek
Aplikasi praktis untuk masa kini
Sejalan dengan ayat ini, kita diajak untuk tidak hanya memahami ajaran Allah secara teoretis, tetapi meresponsnya lewat perubahan hidup. Berbalik dari pola pikir dunia yang menilai kebebatan, kita menyiapkan hati untuk menerima pimpinan Roh Allah. Doa harian bisa menjadi medium untuk meminta limpahan Roh agar hikmat-Nya menata visi, keputusan, dan cara berhubungan dengan sesama. Ketika kita sungguh mendekat pada pengajaranku dalam Alkitab, kita tidak hanya belajar tentang Allah, tetapi juga mengalami-Nya dalam penguatan hidup sehari-hari.
Ringkasan kerja sama: Hikmat menuntun kita untuk berbalik kepada ajaran-Nya; Roh Allah dicurahkan untuk membimbing langkah kita; respons nyata adalah iman yang hidup dan perubahan praktis dalam perilaku serta pilihan kita.
Quotable note (tanpa teks lengkap): “Hikmat berasal dari Allah melalui pewahyuan-Nya” seperti yang diungkapkan dalam para komentator publik domain untuk membingkai pemahaman kita terhadap Alkitab ini. (Catatan: kutipan spesifik Matthew Henry, Albert Barnes, Adam Clarke dapat dirujuk dalam karya-karya mereka yang relevan jika diperlukan.)