Imamat 18:17 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Jangan kamu kawin dengan seorang perempuan serta dengan anaknyapun sekali; jangan kamu mengambil cucunya dari sebelah anaknya laki-laki atau dari sebelah anaknya perempuan akan binimu, karena ialah sedarah daging dengan kamu, maka haramlah perbuatan yang demikian.

Ayat sebelumnya
« Imamat 18:16
Ayat berikutnya
Imamat 18:18 »

Imamat 18:17 Tafsiran ayat Alkitab

Imamat 18:17 (IDN) – Hubungan Keluarga yang Dilarang

Imamat pasal 18 berisi larangan-larangan tentang hubungan seksual yang menyimpang, terutama pada batas-batas keluarga. Ayat 17 menegaskan bahwa mengawini seorang perempuan yang sudah memiliki anak dari sisi lain, termasuk cucu perempuan atau cucu laki-laki, adalah perbuatan yang haram karena menyangkut hubungan sedarah dengan diri kita. Intinya, hukum ini menegaskan pentingnya menjaga garis keturunan, batas-batas keluarga, dan kesucian kekudusan hubungan pernikahan di antara umat Allah.

Ayat itu dalam konteks pasal 18

Pasal 18 secara keseluruhan memerinci larangan hubungan-hubungan seksual yang tidak sah menurut hukum Tuhan: hubungan keluarga dekat (misalnya dengan ibunda, saudara kandung, maupun kerabat dekat lainnya), serta larangan incest. Ayat 17 menyoroti batasan ketika seseorang hendak menikah dengan seorang perempuan yang memiliki hubungan keluarga melalui anaknya. Penekanan pada “sedarah daging dengan kamu” menggarisbawahi bahwa tindakan ini melibatkan garis keturunan yang membuat pernikahan tersebut tidak sah di hadapan Allah.

Pelajaran inti ayat

  • Hukum kudus Allah menolak setiap ikatan pernikahan yang melibatkan hubungan keluarga yang dekat secara genetik atau sosial, karena itu dapat merusak keturunan dan kegagalan menjalankan kemurnian hidup komunitas Israel yang berpegang pada integritas hukum tuhan.
  • Prinsip pengawasan diri: menjaga batas-batas pernikahan untuk menjaga kemurnian komunitas dan kehendak Allah.

Rujukan silang yang relevan

Beberapa ayat lain menegaskan prinsip yang serupa dalam Alkitab:

  • Imamat 18:6 – Tidak ada seorang pun yang mendekati dekat dengan anggota keluarganya untuk berhubungan secara seksual; batasan ini memperjelas kesucian hubungan keluarga.
  • Ulangan 27:20-23 – Mengulang lagi larangan incest sebagai bagian dari hukum moral Israel, menekankan bahwa pelanggaran terhadap garis-garis keturunan membawa kutuk.
  • Kejadian 2:24 – Prinsip umum pernikahan yang menekankan ikatan antara satu pria dan satu wanita sebagai penyatu dua pihak menjadi satu daging; ayat-ayat ini membentuk konteks visi pernikahan yang suci.

Penjelasan singkat terkait rujukan: Imamat menekankan larangan khusus yang tidak selalu diulangi secara eksplisit dalam kitab lain, tetapi prinsipnya menyokong pandangan bahwa hubungan pernikahan harus menjaga kemurnian garis keturunan serta kehormatan Allah.

Aplikasi praktis bagi pembaca zaman kini

Ayat ini mengingatkan umat percaya untuk menjaga integritas hubungan pernikahan dengan menghormati batas-batas keluarga dan menghindari potensi persinggungan yang menimbulkan konflik atau konsekuensi rohani. Dalam konteks budaya modern, prinsip ini diterapkan dengan menghargai martabat pasangan, menjaga transparansi, serta menolak hubungan yang memasuki ranah yang berpotensi menimbulkan konflik keluarga atau pelanggaran moral.

Rangkuman

Imamat 18:17 menegaskan bahwa pernikahan dengan seseorang yang memiliki kaitan cucu satu garis keturunan dengan kita adalah perkara yang haram, karena menyangkut sedarah daging. Ayat ini bagian dari sistem hukum Allah yang menuntut kemurnian hubungan pernikahan, menjaga batas-batas keluarga, dan memelihara keturunan yang hidup di bawah kehudupan-Nya. Prinsip utama: kemurnian hubungan, hormat pada garis keturunan, dan ketaatan kepada Allah dalam hidup berkeluarga.

Terjemahan kata kunci: “sedarah daging” menekankan kedekatan genetis yang membuat pernikahan seperti itu tidak layak secara moral dan spiritual. Dalam pandangan para penafsir abad ke-18 seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke, ayat ini dipakai untuk meneguhkan prinsip kekudusan hubungan dan menjauhi praktik incest.

Penafsiran singkat para penafsir klasik: mereka menyoroti urgensi menjaga garis keluarga dan kemurnian pernikahan agar umat Israel hidup berkenan di hadapan Tuhan. Kutipan singkat yang relevan muncul dari tafsiran klasik yang menekankan exact wording mengenai perbuatan yang terlarang karena bersifat sedarah daging.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Imamat 18:17 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Imamat 20:14 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Imamat 20:14 (IDN) »
Maka jikalau seorang telah mengambil seorang perempuan dan emaknyapun sertanya akan bininya, ia itulah perbuatan yang keji, tak akan jangan dibakar habis akan ketiganya dengan api, supaya jangan ada perbuatan yang keji di antara kamu.

Ulangan 27:23 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Ulangan 27:23 (IDN) »
Kutuklah orang yang berseketiduran dengan mentuanya perempuan! Maka segenap orang banyak itu akan menyahut: Amin!

Amos 2:7 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Amos 2:7 (IDN) »
Yang terlalu ingin sekali akan kepala orang papa tertudung dengan abu dan yang memutar balikkan perkara orang yang lemah; maka baik orang tua baik orang muda pergi mendapatkan perempuan petenung akan menghinakan nama-Ku yang suci itu.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab