Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Imamat 18:1 Imamat 18:2 Imamat 18:3 Imamat 18:4 Imamat 18:5 Imamat 18:6 Imamat 18:7 Imamat 18:8 Imamat 18:9 Imamat 18:10 Imamat 18:11 Imamat 18:12 Imamat 18:13 Imamat 18:14 Imamat 18:15 Imamat 18:16 Imamat 18:17 Imamat 18:18 Imamat 18:19 Imamat 18:20 Imamat 18:21 Imamat 18:22 Imamat 18:23 Imamat 18:24 Imamat 18:25 Imamat 18:26 Imamat 18:27 Imamat 18:28 Imamat 18:29 Imamat 18:30



Imamat 18:26 (IDN)
Melainkan hendaklah kamu memeliharakan segala hukum-Ku dan segala firman-Ku ini dan satupun perkara yang keji itu jangan kamu perbuat, baik anak bumi baik orang yang duduk menumpang di antara kamu.
Setting segera
Ayat ini berada dalam bagian Instruksi hukum bagi umat Israel mengenai larangan perbuatan keji dan batas-batas hubungan sosial serta religius. Tuhan menekankan bahwa umat-Nya tidak boleh menyalahi hukum-Nya yang mengatur kemurnian hidup berbangsa dan berkeluarga. Ketetapan ini ditempatkan secara seri setelah larangan larangan seksual tertentu, menegaskan bahwa umat yang hidup di antara bangsa-bangsa lain tetap diberi standar sosial-moral yang jelas.
Apa yang dikatakan teks ini tentang Allah dan iman
Ayat ini menegaskan bahwa kemurnian hidup umat Allah adalah bagian dari kesetiaan mereka kepada firman-Nya. Allah tidak membuat norma ganda; hukum-Nya adalah sumber otoritas hidup yang melindungi kemanusiaan, martabat, dan kepatuhan kepada-Nya. Ketika umat menolak pola keji, mereka menunjukkan komitmen pada identitas perjanjian mereka dengan Tuhan. Hukum Tuhan bertujuan menjaga umat tidak tenggelam dalam praktik-praktik yang menjauhkan mereka dari panggilan rohani dan relasi yang benar dengan sesama.
Istilah kunci dan gambaran penting
Pandangan lintas kitab
Cross-reference yang relevan mendukung prinsip ini:
Aplikasi bagi kehidupan sekarang
Ayat ini menantang kita untuk melihat bagaimana kita hidup di tengah budaya yang beragam tanpa mencemarkan iman. Inti panggilan iman adalah kesetiaan kepada firman Tuhan secara menyeluruh, bukan hanya secara selektif. Dalam konteks modern, ini berarti:
Catatan narasi para penafsir terdahulu
Para penafsir yang hidup pada masa lalu menekankan pentingnya kemurnian hidup sebagai wujud perjanjian dengan Allah. Mereka menggarisbawahi bahwa hukum Tuhan membentuk identitas umat, bukan sekadar aturan eksternal. Sebagai contoh, catatan para komentator berbahasa Inggris klasik menegaskan bahwa ketaatan membawa kesejahteraan umat (tanpa menambah detil baru di luar konteks). Kutipan singkat yang relevan (tanpa teks lengkap):
“Hukum-Nya adalah pedoman hidup yang membentuk persekutian Allah dengan umat-Nya.”
Rujukan silang yang berguna
Kaitkan dengan bagian-bagian berikut untuk memperluas pemahaman:
Intinya, Imamat 18:26 menegaskan bahwa umat Allah dipanggil hidup setia pada firman-Nya, menjaga kemurnian hidup di tengah lingkungan yang kompleks. Pengaruhnya adalah identitas yang konsisten sebagai umat perjanjian dengan Allah, yang mempraktikkan kasih adil sambil menolak segala bentuk kejahatan yang merusak relasi dengan Tuhan dan sesama.