Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiEzra 1:5 Tafsiran ayat Alkitab
Ezra 1:5 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka pada masa itu bangkitlah segala penghulu bapa-bapa orang Yehuda dan Benyamin dan segala imam dan orang Lewi, serta dengan barangsiapa yang digerakkan Allah hatinya hendak berjalan akan membangunkan rumah Tuhan, yang di Yeruzalem.
Ezra 1:5 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Ezra 1:5 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Ezra 1:1 (IDN) »
Sebermula, maka pada tahun yang pertama dari pada kerajaan Koresy, raja Farsi itu, supaya sampailah firman Tuhan yang telah dikatakan oleh Yermia, digerakkan Tuhan akan hati Koresy, raja Farsi itu, sehingga disuruhnya berseru-seru dalam segala kerajaannya dan dilayangkannya pula beberapa pucuk surat, bunyinya:

Filipi 2:13 (IDN) »
karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu, baik kehendak baik usaha, menurut kerelaan-Nya.

2 Korintus 8:16 (IDN) »
Tetapi syukurlah kepada Allah yang mengaruniakan usaha yang demikian itu juga karena kamu ke dalam hati Titus.
Overview singkat Ezra 1:5
Ayat Ezra 1:5 menggambarkan bangkitnya para kepala keluarga Yehuda dan Benyamin bersama para imam dan Lewi, serta mereka yang digerakkan oleh hati oleh Allah, untuk membangunkan kembali rumah Tuhan di Yerusalem. Ayat ini menandai awal penjajaran kembali umat Israel pasca pembuangan, dengan dorongan ilahi yang membangunkan semangat pengembalian dan pekerjaan ibadah yang terhenti.
Ayat dalam konteks pasal ini
Pasangan kelanjutan pasal 1 Ezra menjelaskan firman raja Koresh yang memungkinkan kepulangan orang-orang Yahudi dan pembatalan perbudakan religius mereka. Ayat 5 menyoroti motornya: Allah menaruh hati para pemimpin dan jemaat untuk bangkit dan membangun kembali bait suci di Yerusalem. Ini bukan sekadar urusan fisik, melainkan juga pemulihan ibadah, identitas bangsa, dan kesetiaan kepada perjanjian Allah.
Pelajaran inti yang relevan secara rohani
Inti pelajaran ayat ini adalah bahwa perubahan besar dimulai ketika hati manusia dipimpin oleh Allah. Ketika Allah memobilisasi hati pemimpin dan anggota komunitas, tujuan rohani—membangun rumah Tuhan—menjadi nyata. Ini menekankan hubungan antara otoritas manusia (kepala-kepala keluarga, imam, Lewi) dan inisiatif ilahi untuk memulihkan ibadah umat-Nya.
Rujukan silang yang relevan
Penjelasan singkat untuk koneksi: Yesaya 41:1 menunjukkan bagaimana tekad Allah menenangkan umat dalam zaman yang guncang; Ezra 1:3-4 menggambarkan konteks kebebasan dan dukungan raja. Nehemia 2:18 menegaskan respon komunitas terhadap visi pembaharuan.
Bagaimana kita mengaplikasikan ayat ini
Interpretasi singkat dari para penganut tafsir klasik
Beberapa komentar klasik menekankan bahwa pemulihan ibadah tidak mungkin tanpa inisiatif Allah yang merombak hati manusia. Mereka menyoroti bahwa orang-orang yang digerakkan Allah—mereka adalah pemimpin keluarga, imam, dan Lewi—berperan sebagai motor gerak pemulihan. Poin ini selaras dengan catatan historis bahwa Allah meneguhkan perjanjian dengan umat-Nya melalui tindakan nyata di tengah-tengah umat.
Quotations (ringkas) dari sumber-sumber publik domain yang relevan: - Matthew Henry: memberi gambaran bahwa rekonsiliasi fasilitas ibadah dan tanah perjanjian adalah buah dari pekerjaan Allah dalam hati umat-Nya. - Albert Barnes: menekankan bahwa kepedulian terhadap rumah Tuhan adalah panggilan bersama, melibatkan semua golongan dalam komunitas. - Adam Clarke: meneguhkan bahwa kebangkitan semangat untuk membangun bait Allah berasal dari campur tangan ilahi yang memotivasi tokoh-tokoh utama dan jemaat. Catatan kutipan singkat: “Maka pada masa itu bangkitlah segala penghulu bapa-bapa orang Yehuda dan Benyamin dan segala imam dan orang Lewi, serta dengan barangsiapa yang digerakkan Allah hatinya hendak berjalan akan membangunkan rumah Tuhan, yang di Yeruzalem.”
Penutup
Ezra 1:5 menegaskan bahwa keberhasilan rencana rohani bergantung pada respons hati manusia terhadap panggilan Allah. Ketika pemimpin dan jemaat dipimpin oleh Allah, kerja pemulihan ibadah menjadi kenyataan. Ini mengajak kita untuk terus membuka hati terhadap arahan-Nya, membangun komunitas yang berfokus pada adorasi-Nya di tengah tantangan zaman.