Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiEster 2:16 Tafsiran ayat Alkitab
Ester 2:16 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Demikianlah peri Ester dibawa menghadap baginda raja Ahasyweros ke dalam istana baginda pada bulan yang kesepuluh, yaitu bulan Tebet, pada tahun yang ketujuh dari pada kerajaannya.
Ester 2:16 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Ester 2:16 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Ezra 7:8 (IDN) »
Maka sampailah ia ke dalam Yeruzalem pada bulan yang kelima, yaitu pada tahun yang ketujuh dari pada kerajaan raja itu.

Ester 8:9 (IDN) »
Hata, maka pada ketika itu juga, pada bulan yang ketiga, yaitu bulan Siwan, dan pada tiga likur hari bulan itu dipanggil akan segala jurutulis baginda, lalu disuratkannya segala sesuatu yang dikatakan Mordekhai kepada segala orang Yahudi dan kepada segala pemerintah dan Khalifat dan penghulu negeri-negeri yang dari pada benua Hindi sampai ke tanah Kusy, seratus dua puluh tujuh buah negeri, kepada tiap-tiap negeri dengan khatnya dan kepada masing-masing bangsa dengan logatnya, dan kepada segala orang Yahudipun dengan khatnya dan logatnya.

Ester 2:3 (IDN) »
Hendaklah kiranya tuanku memberi titah kepada orang besar-besar dalam segala negeri kerajaan tuanku, supaya dihimpunkannya kepada tuanku segala perempuan muda, yaitu anak dara yang elok parasnya, ke dalam kota Susan dan ke dalam maligai, di bawah perintah Hejai, sida-sida tuanku, yang menunggui segala perempuan, dan hendaklah diberikan perlulutannya kepadanya.
Ester 2:16 (IDN) — Latar, Makna, dan Aplikasi
Imam raja Ahasyweros mengangkat Ester dari antara para gadis yang dicantumkan sebagai calon permaisuri, membawanya masuk ke istana pada bulan Tebet, tahun ketujuh pemerintahan raja. Ayat ini menempatkan Ester dalam konteks istana, dengan tujuan dan takdir yang perlahan terbuka bagi rencana keselamatan bangsa Israel yang akan dinubuatkan lewat kisah ini.
Iman dalam penempatan Allah yang tersembunyi
Teks menunjukkan bahwa penempatan Ester ke dalam posisi istana bukan hanya kerajaan manusia semata. Meski tidak disebutkan secara eksplisit, pola alkitabiah mengarahkan pembaca pada kendali ilahi di balik peristiwa-peristiwa dunia. Ketika Ester masuk ke istana, ia berada di bawah perlindungan kasih karunia Raja, tetapi juga di bawah penyelenggaraan Allah yang diaminkan melalui pilihan manusia yang setia. Dalam konteks kitab Ester, ketaatan Esther untuk mengikuti tata cara kerajaan dan keputusan raja membuka jalan bagi intervensi ilahi untuk membebaskan bangsa Israel dari ancaman.
Penjelasan kata kunci dan gambaran gambar
Hubungan dengan konteks Alkitabiah
Beberapa pakar berpendapat bahwa pertemuan Ester dengan raja adalah contoh bagaimana Allah mengatur lewat jalan yang tampaknya kebetulan. Dalam karya para komentator publik-domain, ada penekanan bahwa Esther berada di antara pilihan manusia yang setia dan penyelenggaraan ilahi yang lebih besar. Secara umum, pengarang kisah ini menunjukkan bagaimana ketaatan seorang permaisuri muda, berani demi kebenaran, menjadi bagian dari rencana Allah untuk menyelamatkan umat-Nya.
Cross-references singkat
Penjelasan singkat: ketiga rujukan menunjukkan bahwa kesiapan, keberanian, dan iman Esther menjadi unsur penting dalam penyelamatan umat Tuhan, menegaskan tema keselamatan melalui langkah manusia yang taat terhadap penyelenggaraan Allah.
Aplikasi praktikal untuk pembaca masa kini
Rangkuman: Ester 2:16 menggambarkan momen masuknya Ester ke dalam istana raja sebagai bagian dari rangkaian penempatan yang tampaknya sekadar administratif namun menyiapkan konteks bagi intervensi ilahi. Keteguhan iman, kesiapan, dan ketaatan menjadi kunci bagaimana rencana keselamatan umat Allah berkembang melalui tangan manusia biasa dalam waktu yang tepat.
Catatan kutipan langsung (dari sumber-sumber komentar publik-domain):
“Kamu tidak hanya hidup di dunia ini secara pasif; kamu dipanggil untuk bertindak dengan keyakinan” (parafrase narasi umum para komentator publik-domain yang menekankan peran Ester dalam rencana Allah).