Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi2 Korintus 6:3 Tafsiran ayat Alkitab
2 Korintus 6:3 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Di dalam barang sesuatu pun tiada kami mendatangkan syak, supaya jangan pekerjaan kami dicela.
2 Korintus 6:3 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
2 Korintus 6:3 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Roma 14:13 (IDN) »
Sebab itu, biarlah jangan kita lagi bertuduh-tuduhan sama sendiri, melainkan terlebih baik kamu memutuskan ini: Bahwa jangan seorang memberi syak atau sakit hati kepada saudara itu.

1 Korintus 9:12 (IDN) »
Jikalau orang lain beroleh hak atas kamu, apatah lagi kami? Tetapi tiadalah kami menggunakan hak itu, melainkan kami menderita segala hal, supaya jangan kami menyekat Injil Kristus.

Matius 17:27 (IDN) »
Tetapi supaya jangan kita menyakitkan hati mereka itu, pergilah engkau ke tasik mengail, dan ambillah ikan yang mula-mula timbul; dan apabila engkau membuka mulutnya, engkau akan mendapat sekeping uang empat dirham; ambillah uang itu, lalu berikan kepada mereka itu bagi Aku dan bagi engkau pun."
2 Korintus 6:3 (IDN) — Menjalin Kemenangan dalam Ketekunan Rohani
Rangkaian bacaan ini menyoroti bagaimana rasul Paulus menegaskan integritas pelayan-pelayan Kristus di tengah tantangan dan tuduhan. Ayat ini menegaskan bahwa semua tindakan pelayanan tidak boleh menimbulkan cela dari pihak luar, sehingga pekerjaan Tuhan tampak murni dan dapat dipercaya di hadapan jemaat maupun penguasa dunia. Dari sisi konteks, pasal ini menyoroti kemurahan Allah yang bekerja di antara orang percaya meski mereka tidak bebas dari kesulitan.
Ayat dalam konteks pasal
Dalam konteks 2 Korintus 6, Paulus membela otoritas dan pelayanan yang dijalankannya. Ia menekankan ketepatan hati, kesederhanaan, dan kejujuran dalam segala aspek pelayanan, termasuk bagaimana mereka berhubungan dengan jemaat, musuh, dan lingkungan sekitar. Ayat 3 menegaskan bahwa tidak ada beban atau tindakan yang diwariskan untuk dituduhkan sebagai kekeliruan; sebaliknya, segala sesuatu dilakukan dengan transparansi dan integritas, agar nama Tuhan dimuliakan dan gereja tidak dicela.
Pelajaran utama yang disampaikan
Cross-references dan hubungannya
Beberapa ayat lain memberi gambaran serupa tentang integritas dan keteladanan:
Aplikasi praktis untuk hidup sehari-hari
Ringkasan dan tujuan ayat
2 Korintus 6:3 mengingatkan jemaat bahwa kemurnian misi Kristus menuntut pola hidup yang terang-terangan dan tidak memancing tuduhan. Dengan cara ini, pekerjaan Tuhan dipersepsi sebagai karya yang sah, tidak sekadar hasil yang dihasilkan tetapi juga cara pengerjaannya adalah atas kehendak Allah yang beristrahat dalam integritas. Paulus menampilkan teladan bahwa kejujuran dan ketekunan rohani berjalan beriringan dengan kelembutan dan kesabaran dalam menghadapi kritik.
Quotations (tanpa kutipan panjang): Beberapa pakar berpendapat bahwa integritas adalah kunci kredibilitas pelayanan; “Di dalam barang sesuatu pun tiada kami mendatangkan syak” mengandung semangat transparansi yang sejalan dengan sumber-sumber pengajaran gereja awal mengenai hidup yang sesuai dengan panggilan ilahi.