Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi2 Korintus 6:11 Tafsiran ayat Alkitab
2 Korintus 6:11 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Hai orang Korintus, mulut kami terbuka kepada kamu, dan hati kami lapang.
2 Korintus 6:11 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
2 Korintus 6:11 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Filipi 1:8 (IDN) »
Sebab Allah menjadi saksiku betapa aku rindu akan kamu sekalian dengan pengasihan Kristus Yesus.

2 Korintus 12:15 (IDN) »
Tetapi aku ini dengan teramat suka akan berbelanja dan dibelanjakan karena jiwamu. Jikalau aku mengasihi kamu teramat sangat, adakah aku dikasihi makin kurang?

Mazmur 119:32 (IDN) »
Bahwa aku hendak menurut jalan hukum-hukum-Mu, karena Engkau telah memberi keluasan akan hatiku.
Korintus Kedua 6:11 — Terbuka Hatimu di Tengah Tantangan Jemaat Korintus
Perikop ini menegaskan bahwa pelayanan Rasul Paulus tidak bersifat tertutup atau manipulatif, melainkan transparan dan kelihatan di hadapan jemaat. "Mulut kami terbuka" menandakan kejujuran, keterbukaan, dan panggilan untuk saling percaya di dalam komunitas yang terdalam oleh pengalaman menderita tanpa kehilangan integritas spiritual.
konteks sastra
Surat 2 Korintus mengalir melalui pergumulan antara rasul-rasul dan jemaat Korintus. Paulus menanggapi kritik, memperlihatkan bagaimana ia menanggung beban pelayanan sambil menjaga kemurnian misi. Ayat ini berada pada bagian di mana Paulus menegaskan otoritas ilahi tanpa kekerasan, melalui ketulusan hubungan personal dengan jemaat. “Mulut kami terbuka” menggambarkan keterbukaan komunikasi, bukan retorika yang dingin.
Makna teologis
Secara teologis, ayat ini menekankan kebenaran relasi antara masa depan dan masa kini: Allah bekerja melalui manusia yang rapuh, tetapi betul-betul terbuka. Curahan hati Paulus menegaskan bahwa umat Tuhan tidak dipanggil bersembunyi di balik topeng kudus; sebaliknya, mereka mengarahkan perhatian pada relasi yang nyata, penuh kasih, dan bertanggung jawab satu sama lain.
Kaitan dengan pembacaan lain
Penjelasan singkat: Keterbukaan Paulus di sini bukan pembuka pintu untuk perselisihan, melainkan jemaat didorong untuk menerima koreksi dengan hati yang lapang, dan untuk merespons kasih dengan iman yang bertumbuh.
Alinea reflektif
Beberapa pertanyaan untuk direnungkan:
Implikasi praktis
- Jaga komunikasi yang jujur dengan sesama percaya, hindari permainan retorika.
- Kembangkan kerentanan rohani yang kaya dengan kasih, demi membangun kepercayaan.
Penutup
Pernyataan Paulus menegaskan bahwa “hati kami lapang” adalah panggilan bagi gereja untuk membina relasi yang nyata di dalam kasih Kristus. Ketulusan ini menjadi fondasi pemulihan hubungan dan kemajuan misi Allah di antara orang percaya.
Cuplikan pandangan para komentator (ringkas)
Beberapa pemikir publik domain menekankan bahwa inti ayat ini adalah gaya komunikasi Rasul Paulus yang transparan dan tidak manipulatif, serta unsur pengakuan atas tantangan yang dihadapi dalam tugas pelayanan. Kutipan langsung singkat: “Mulut kami terbuka kepada kamu, dan hati kami lapang.”