Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi2 Korintus 6:18 Tafsiran ayat Alkitab
2 Korintus 6:18 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
dan menjadi Bapa bagimu, dan kamu akan menjadi bagi-Ku anak-anak laki-laki dan perempuan, kata firman Tuhan Yang Mahakuasa.
2 Korintus 6:18 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
2 Korintus 6:18 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

2 Samuel 7:14 (IDN) »
Maka Aku menjadi baginya akan bapa dan iapun menjadi bagi-Ku akan anak, maka apabila ia bersalah, Aku menyiksakan dia kelak dengan cemeti manusia dan dengan bala anak-anak Adam.

Yohanes 1:12 (IDN) »
Tetapi seberapa banyak orang yang menerima Dia, kepada mereka itulah diberi-Nya hak akan menjadi anak-anak Allah, yaitu kepada segala orang yang percaya akan nama-Nya;

Wahyu 21:7 (IDN) »
Maka orang yang menang itu kelak akan mewarisi segala perkara ini; maka Aku akan menjadi Tuhannya, dan ia akan menjadi anak kepada-Ku.
2 Korintus 6:18 (IDN): “dan menjadi Bapa bagimu, dan kamu akan menjadi bagi-Ku anak-anak laki-laki dan perempuan, kata firman Tuhan Yang Mahakuasa.”
Garis besar: Dalam dorongan kasih, Paulus mengajak orang percaya untuk merespons panggilan Allah sebagai Bapa secara personal. Ayat ini menutup bagian pertama surat Korintus ke-2, menegaskan hubungan keluarga rohani antara Allah dan umat-Nya. Allah mengundang, membimbing, dan memelihara umat-Nya sebagai satu keluarga yang dipersatukan dalam kasih-Nya.
Ayat dalam konteks pasal
Paulus menyatakan kemerdekaan iman, pembaruan hidup, dan panggilan untuk hidup kudus di tengah dunia yang menentang pemberitaan Injil. Bagian ini menekankan hubungan adik-beradik dengan Allah Bapa, sebagai bagian dari transformasi yang telah Allah kerjakan melalui pekerjaan-Nya. Dalam konteks ini, panggilan menjadi anak-Nya berarti menerima identitas rohani baru, di mana umat dipupuk dalam disiplin kasih-Nya dan dijamin kedekatan dengan-Nya.
Pelajaran utama rohani
Perbandingan Alkitabiah yang relevan
Beberapa bagian lain menekankan tema serupa:
Intinya, semua referensi ini mempertegas bahwa “menjadi anak-anak Allah” berarti kedekatan, perlindungan, dan identitas yang sepenuhnya berasal dari kasih-Nya.
Penerapan yang praktis
Cross-references singkat
Beberapa ayat yang relevan secara singkat:
Penjelasan singkat: Ayat-ayat ini menegaskan bahwa hubungan kita dengan Allah adalah hubungan keluarga yang dipelihara oleh kasih-Nya; identitas kita sebagai anak-Nya menjadi dasar hidup yang benar dan berbuah.
Ringkasan
2 Korintus 6:18 menegaskan undangan Allah kepada umat-Nya untuk menerima hubungan intimate sebagai Bapa yang penuh kasih. Respons iman ialah menerima identitas baru sebagai anak-anak-Nya dan hidup dalam kedekatan, disiplin, serta memuliakan-Nya dalam setiap aspek hidup. Dalam konteks Kekristenan, panggilan ini membentuk pola hidup yang tidak hanya berfokus pada kepatuhan, melainkan pada relasi personal dengan Allah yang menjadi Bapa yang peduli.