Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiZakharia 5:6 Tafsiran ayat Alkitab
Zakharia 5:6 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka kataku: Apakah ini? Maka sahutnya: Barang yang keluar sekarang, ia itu sebuah efa, dan lagi katanya: Inilah perbuatan mereka yang jahat dalam segenap negeri itu.
Zakharia 5:6 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Zakharia 5:6 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Amos 8:5 (IDN) »
Katamu: Bila gerangan lalu masaraya bulan baharu, supaya boleh kita menjual gandum, akan hari Sabatpun, supaya boleh kita membukakan segala pelubur kita dengan mengecilkan efa dan membesarkan syikal dan menipu dengan neraca yang salah,

Yehezkiel 44:10 (IDN) »
Tetapi segala orang Lewi yang sudah menjauhkan dirinya dari pada-Ku sangat pada masa orang Israel mulai sesat, yang sudah sesat dari pada-Ku dengan mengikut berhala tahinya, mereka itu akan menanggung juga kesalahannya;
Mengapa Ayat Ini Penting
Ayak Zakharia 5:6 mengantarkan pembaca pada gambaran penglihatan nabi tentang kejahatan tersembunyi yang akhirnya terungkap. Dalam visi ini, perantara malaikat menjelaskan bahwa apa yang tampak sebagai sebuah efa bukan sekadar ukuran fisik, melainkan simbol dari perbuatan jahat yang meluas di seluruh negeri. Ayat ini menekankan bahwa Allah memeriksa hati dan tindakan manusia, serta menuntut pertanggungjawaban atas dosa-dosa yang tersembunyi maupun yang terbuka.
konteks asli
Bagian ini muncul dalam serangkaian penglihatan yang digambarkan Zakharia untuk membangun semangat ketaatan umat Israel pasca-pembuangan. Visi terakhir menggambarkan “tugas kejahatan” yang tersebar di tanah, simbolnya adalah sebuah efa (pakai ukuran kira-kira dua liter). Sementara masa itu menandai upaya pemulihan rohani dan institusional, ayat ini menyoroti bahwa kejahatan tidak bisa disembunyikan dari mata Tuhan yang suci; Allah menilai tindakan secara menyeluruh, tidak hanya tindakan besar yang terlihat publik.
Pesan utama
Inti ayat ini adalah realitas penyelidikan ilahi atas semua tindakan manusia. Efa yang keluar dipakai sebagai alat ukur, tetapi maknanya lebih luas: perbuatan jahat yang tersebar di seluruh negeri tidak luput dari peninjauan Allah. Visi ini mengingatkan umat bahwa segala bentuk ketidakadilan—apapun bentuknya—akan dihadapkan pada kebenaran ilahi dan akan menimbulkan respon-Nya.
Tema teologis yang terkait
Referensi silang yang relevan
Renungan singkat
Bagaimana kita melihat ke dalam diri sendiri? Ayat ini mengajak kita untuk tidak puas dengan penampilan lahiriah atau reputasi religius semata. Allah menguji motif hati kita. Apakah tindakan kita mencerminkan kasih, keadilan, dan ketaatan kepada-Nya? Mari merenungkan bagaimana kita hidup di tengah masyarakat: adakah kejujuran, integritas, dan empati yang nyata terhadap sesama?
kutipan singkat para komentator terkemuka
Beberapa pemikir publik domain yang sering dijadikan rujukan menemukan bahwa penggambaran alat ukur seperti efa melambangkan bahwa kejahatan tersebar luas dan tidak dapat diabaikan. Sebagaimana dituliskan oleh para komentator klasik, arti simbolisnya menekankan pemeriksaan Tuhan yang menilai tindakan secara menyeluruh, bukan hanya ciri luar yang tampak.
Catatan: kutipan lengkap dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke tidak disajikan di sini secara verbatim karena fokusnya adalah rangkaian pemikiran yang mengalir dalam pelembagaan makna ayat ini. Namun, wawasan mereka membantu membentuk pemahaman bahwa kejahatan tersebar membawa konsekuensi moral yang luas dan perlu respons iman yang tulus.
Pengulangan tema keadilan ilahi muncul di banyak bagian Perjanjian Lama maupun Baru. Hubungkan dengan: - Penekanan Allah terhadap kejujuran di antara umat-Israel, - Peninjauan motif hati di Mazmur 139, dan - Penyingkapan rahasia manusia di 1 Korintus 4:5.
Penutup doa
Ya Tuhan, bukakan hatiku agar aku melihat bukan hanya apa yang kelihatan, tetapi juga motif di balik tindakan. Bimbing aku agar hidup dalam kebenaran dan keadilan, menyebarkan kasih-Mu di antara sesama. Amin.