Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiZakharia 5:11 Tafsiran ayat Alkitab
Zakharia 5:11 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka sahutnya kepadaku: Hendak dibuatnya sebuah rumah akan dia di tanah Sinear, di sana ia akan diletak dan ditaruh pada alasnya.
Zakharia 5:11 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Zakharia 5:11 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Kejadian 11:2 (IDN) »
Maka sekali peristiwa, tatkla mereka itu berjalan ke sebelah timur, didapatinya akan suatu padang luas di tanah Siniar, lalu diamlah mereka itu di sana.

Kejadian 10:10 (IDN) »
Maka ibu negeri kerajaannya yaitu Babil dan Erikh dan Akad dan Kalne dalam benua Siniar.

Daniel 1:2 (IDN) »
Maka diserahkan Tuhan akan Yoyakim, raja Yehuda itu, kepada tangannya, demikianpun separuh dari pada segala bejana bait-Ullah; maka dibawanya akan dia ke tanah Sinear, ke rumah berhalanya dan disuruhnya bawa masuk segala bejana itu ke dalam gedung perbendaharaan berhalanya.
Makna Langsung Zakharia 5:11
Paksebut kata ini menjelaskan penempatan sebuah rumah di atas tanah Sinear, yakni sebuah lokasi simbolis yang menunjukkan perlambangan terhadap kemegahan, pemantapan, dan fokus pada tempat berkumpulnya umat atau Allah sendiri. Secara singkat, ayat ini menegaskan bahwa rencana tertentu untuk menyusun sebuah “rumah” akan dipusatkan di tanah Sinear, lalu ditempatkan pada alasnya sebagai penopang dan pusat identitas.
Latar Kontekstual
Bagian ini muncul dalam wahyu Nabi Zakharia yang berhadapan dengan bahaya eksil serta pemikiran akan masa depan kembali ke Yerusalem. Sinear (Sinai/Sinear) adalah wilayah yang lebih ke arah utara, sering dipakai simbolis untuk tempat perlindungan dan kemakmuran masa depan umat Allah. Penglihatan ini menata realitas sejarah bangsa Israel dengan gambaran visi ilahi tentang pembangunan sebuah rumah, suatu tempat ibadah/tumbuhan komunitas yang akan menjaga kehadiran Allah di tengah umat-Nya.
Observasi Penafsiran
Gagasan Teologis Utama
Keberadaan rumah Allah menuntut keteladanan iman umat, kedudukan Alkitab sebagai sumber hukum hidup, serta pemeliharaan persaudaraan. Visi ini mengimbau umat untuk menempatkan pusat hidup rohani pada kehendak Tuhan, bukan pada kemegahan manusia.
Potongan Penilaian dari Tokoh Penafsir Perkotaan (singkat)
Bernard Barnes, Adam Clarke, dan Matthew Henry menekankan bahwa gambaran rumah sebagai simbol kehadiran dan perlindungan ilahi. Mereka menyoroti bahwa rumah itu bukan hanya tempat fisik, melainkan tanda pemulihan perjanjian Allah dengan umat, serta perwujudan iman yang hidup. Kutipan singkat jika relevan: beberapa pembaca dapat menemukan pemikiran bahwa rumah ini menggambarkan pemulihan kehadiran Allah di antara bangsanya.
Rujukan silang yang Relevan
Aplikasi Praktis Ringkas
Inti pesan ayat ini ialah dorongan agar umat menafsirkan perencanaan ilahi sebagai fondasi kokoh bagi hidup beriman. Rumah di Sinear menandai awal sebuah era di mana kehadiran Tuhan menjadi pusat persekutuan umat-Nya.
Note: Sedikit kutipan eksplisit dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke tidak disertakan dalam teks ini karena fokusnya pada makna umum ayat dan konteksnya. Namun, arah tafsir mengikuti pola komentar publik-domain yang menekankan makna simbolik rumah Allah sebagai pusat perjanjian dan ibadah.