Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiKidung Agung 3:11 Tafsiran ayat Alkitab
Kidung Agung 3:11 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Keluarlah kamu, hai segala puteri Yeruzalem! pandanglah olehmu akan baginda raja Sulaiman berpakaikan makota, yang dikenakan kepada kepalanya oleh bunda baginda pada hari baginda naik mempelai, pada hari kesukaan hati baginda.
Kidung Agung 3:11 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Kidung Agung 3:11 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yesaya 62:5 (IDN) »
Karena seperti seorang teruna beristerikan seorang anak dara demikianpun engkau akan diperisterikan oleh Dia, yang menyembuhkan dikau, dan seperti seorang mempelai laki-laki bergemar akan mempelai perempuan, demikianpun Allahmu kelak bergemar akan dikau.

Hosea 2:19 (IDN) »
(2-18) Pada masa itu Aku akan bertunangan dengan dikau pada selama-lamanya, bahkan, Aku bertunangan dengan dikau dengan kebenaran dan dengan hukum dan dengan kemurahan dan dengan beberapa rahmat.

Yeremia 2:2 (IDN) »
Pergilah engkau, berserulah sampai kedengaran kepada segala orang isi Yeruzalem, bunyinya: Demikianlah firman Tuhan: Bahwa Aku lagi ingat akan rindumu tatkala engkau muda, akan kasihmu tatkala engkau penganten, tatkala engkau mengikut Aku di padang Tiah, yaitu di padang tekukur.
Kidung Agung 3:11 – Makna dan Perhatikanannya
Arti inti ayat: Ayat ini mengundang para puteri Yerusalem untuk menengadah dan memuji baginda raja Sulaiman yang bermahkota, dikenakan oleh bunda baginda pada hari pernikahan dan hari kegembiraan hatinya. Secara sederhana, ayat ini menggambarkan perayaan pernikahan raja dengan fokus pada kemegahan mahkota serta restu dari pihak keluarga kerajaan.
Latar belakang konteks
Kidung Agung adalah kumpulan puisi yang memvisualkan kasih antara pasangan kekasih, dengan nuansa perkawinan dan keintiman yang mengarah pada gambaran penuh kemegahan budaya istana. Bagian ini muncul sebagai respons terhadap momen merayakan pengantin pria, Sulaiman, dan menampilkan bagaimana komunitas dan keluarga terlibat dalam momen kebahagiaan tersebut. Maha suka akan pertemuan pasangan ini ditampilkan dengan bahasa simbolis tentang mahkota, pakaian, dan hari yang dipenuhi kegembiraan.
Observasi interpretatif
Tema-tema utama
Teks sehubungan dan pemetaan makna
Beberapa rujukan Alkitab yang sejalan dengan tema pernikahan, kemuliaan, dan pengakuan komunitas meliputi:
Rujukan silang & penjelasan singkat
- Kidung Agung 1:11 menjelaskan suasana pertemuan dan persiapan pernikahan yang penuh simbol hubungan cinta. Penjelasan ringkas: menguatkan tema kemesraan dan persetujuan keluarga terhadap ikatan suami-istri.
- 1 Raja-raja 2:19 memberi gambaran bagaimana seorang ratu memberi penghormatan dan bimbingan dalam konteks penguatan ikatan keluarga kerajaan. Penjelasan singkat: menegaskan peran ibu sebagai pendamping dan penentu suasana kehormatan.
- Wahyu 19:16 menampilkan gambaran mahkota sebagai tanda kemuliaan-Nya; dalam konteks ini, mahkota raja juga menandai kekuasaan dan tanggung jawab di hadapan Allah. Penjelasan singkat: tema kemuliaan yang membawa tanggung jawab.
Pelajaran praktis singkat
Catatan khusus mengenai kutipan para ahli PD (public-domain): Dalam penyusunan ini, referensi ringkas dari Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke dipakai secara terintegrasi untuk menguatkan makna kemuliaan, dukungan keluarga, dan makna simbol mahkota dalam konteks pernikahan. Kutipan singkat yang relevan disertakan hanya jika ada, dan tidak melebihi kedalaman yang diperlukan untuk memahami ayat ini.
Inti pesan ayat ini adalah undangan bagi semua orang untuk melihat kemuliaan pernikahan Raja Sulaiman dan merayakan hadiah ikatan suci antara pasangan, didukung oleh keluarga dan komunitas yang memuliakan Tuhan dalam kehidupan rumah tangga.