Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiWahyu 11:2 Tafsiran ayat Alkitab
Wahyu 11:2 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
dan biarkanlah halaman yang di luar Bait Allah itu, jangan diukur dia, karena sudah diberikan kepada orang kafir, dan negeri yang kudus itu akan dipijaknya empat puluh dua bulan lamanya."
Wahyu 11:2 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Wahyu 11:2 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Wahyu 12:6 (IDN) »
Maka perempuan itu pun larilah ke padang belantara; di situ ada suatu tempat disediakan Allah baginya, supaya ia dipeliharakan di situ seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.

Daniel 7:25 (IDN) »
Maka ia akan mengatakan beberapa perkataan lawan Allah taala dan dianiayakannya segala umat kesucian Yang Mahatinggi itu dengan bengis dan disengajakannya mengubahkan segala masa dan hukum, dan mereka itu akan diserahkan kepada tangannya sampai satu masa dan dua masa dan setengah masa.

Lukas 21:24 (IDN) »
maka mereka itu akan jatuh oleh sebab mata pedang dan dibawa menjadi tawanan segala bangsa; dan Yeruzalem akan dipijak-pijak oleh orang kafir, sehingga genap segala zaman orang kafir itu.
Makna langsung wahyu 11:2 (IDN)
Ayat ini menegaskan bahwa bagian luar Bait Allah tidak boleh diukur, karena telah diberikan kepada bangsa yang bukan Israel, dan kota suci Allah akan diinjak-injak umat kafir selama empat puluh dua bulan. Singkatnya: Allah menjaga batas-batas rohani antara umat-Nya dan dunia, sambil menegaskan masa penghakiman dan pengukuhan kekuasaan-Nya melalui saksi-saksi-Nya.
Latar belakang konteks
Wahyu 11 berfokus pada dua saksi yang mewartakan firman Allah dan pada akhirnya mengalami penganiayaan serta kematian, lalu hidup kembali dan diangkat ke hadirat-Nya. Bagian ini juga menggambarkan ukuran Bait Allah: bagian dalam adalah tempat pertemuan dengan hadirat Allah bagi umat-Nya, sementara bagian luar di luar Bait itu menandai wilayah yang diizinkan bagi bangsa-bangsa untuk melihat peristiwa-peristiwa besar yang berlangsung di tengah-tengah penghakiman dan penyataan ilahi. Empat puluh dua bulan melambangkan masa yang dibatasi secara tegas bagi tindakan umat dunia terhadap umat Allah, sekaligus menunjuk pada masa muntahan keselamatan dan peneguhan sumpah-Nya.
Observasi tafsiran yang relevan
Beberapa ayat silang yang relevan
Penjelasan singkat: batasan rohani Allah membentuk gambaran bahwa meskipun dunia menentang umat-Nya, rencana Allah tetap berlanjut, dan masa ujian ini mempersiapkan kedatangan karya keselamatan-Nya yang lebih besar.
Ringkasan praktis
Narasi para komentator klasik (kutipan ringkas)
Matthew Henry menekankan bagaimana batas rohani yang tidak diukur menunjukkan perlindungan Allah atas umat-Nya dalam masa-masa penghakiman. Albert Barnes menyoroti arti simbolik bagian luar Bait sebagai wilayah dunia yang tidak bersifat milik umat Allah secara penuh, dan bagaimana masa 42 bulan berfungsi sebagai periode ujian yang dibatasi. Adam Clarke menafsirkan angka 42 bulan sebagai periode kefanaan dunia yang sedang berlangsung sebelum kedatangan kekuasaan Allah sepenuhnya.
Catatan kutipan singkat (jika ada): tidak ada kutipan teks panjang langsung dari sumber-sumber klasik yang disalin utuh di sini; ringkasannya disampaikan sebagai parafrase dari pemikiran umum para komentar klasik.