Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiWahyu 1:7 Tafsiran ayat Alkitab
Wahyu 1:7 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Tengoklah, Ia datang dengan awan, dan Ia akan kelihatan kepada tiap-tiap mata, demikian juga kepada orang yang menikam Dia; maka segala bangsa di dunia ini akan memandang Dia serta meratap. Bahkan, Amin.
Wahyu 1:7 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Wahyu 1:7 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Zakharia 12:10 (IDN) »
Tetapi kepada isi istana Daud dan kepada orang isi Yeruzalem Aku akan mencurahkan Roh rahmat dan permintaan doa; dan mereka itu akan memandang kepadaku, yang telah ditikamnya, dan mereka itu akan meratap akan dia, selaku peratap akan anak laki-laki yang tunggal, dan mereka itu akan menangisi dia tersedih-sedih, selaku orang menangisi anak sulung.

Matius 24:30 (IDN) »
Setelah itu kelak kelihatan tanda Anak manusia di langit; maka segala bangsa manusia yang di bumi akan meratap, lalu mereka itu akan memandang Anak manusia datang di atas awan dari langit, dengan kuasa dan kemuliaan yang besar.

Daniel 7:13 (IDN) »
Maka kulihat dalam khayal pada malam bahwasanya adalah Satu yang seperti anak manusia, datang dengan awan-awan yang di langit, lalu ia datang kepada Yang tiada berkesudahan harinya, dan iapun dihampirkan kepada hadirat-Nya.
Makna Singkat Wahyu 1:7 (IDN)
Ayat ini menyatakan kedatangan Kristus yang arif dan pasti: Ia datang dengan awan, akan terlihat oleh semua mata, termasuk mereka yang menikam-Nya; umat manusia dari segala bangsa akan memandang-Nya dan meratap. Inti pesan adalah penegasan kehadiran-Nya yang universal dan tidak bisa dihindari, serta respon manusia terhadap-Nya yang bervariasi antara pengakuan iman maupun penyesalan karena penolakan-Nya.
Latar belakang konteks
Pada Wahyu, Yohanes menuliskan visi mengenai masa depan yang melibatkan kedatangan Kristus, perang rohani, dan pemulihan segala sesuatu. Ayat ini berada dalam panorama penampilan kemuliaan Kristus kepada jemaat awal dan sekaligus memproyeksikan pandangan universal: semua mata akan melihat-Nya. Kedatangan dengan awan menekankan kemuliaan dan otoritas-Nya yang ilahi, bukan sekadar kedatangan manusia biasa.
Observasi penafsiran utama
Perikop terkait dan hubungannya
Beberapa bagian yang relevan untuk memahami ayat ini:
Inti teologis dalam satu bagian
Kedatangan Kristus yang dilambangkan dengan awan menegaskan hak-Nya atas semua ciptaan dan peneguhan bahwa tidak ada yang bisa menghindari penglihatan-Nya. Reaksi manusia atas kedatangan itu menguji hubungan pribadi dengan-Nya: ada yang meratap karena penolakan-Nya, ada yang tunduk dalam pengakuan iman.
Tata arah praktis
Rujukan silang singkat
Beberapa rujukan yang relevan: Roma 14:11 menyorot bahwa semua lidah akan mengaku-Nya; Wahyu 19:11–16 menggambarkan kedatangan-Nya dalam kemuliaan; Daniel 7:13–14 memaparkan gambaran datangnya Anak manusia dengan kuasa ilahi. Hubungan: kedatangan-Nya menguji respons iman di antara umat, dan membawa ke dalam penghakiman serta pemuliaan bagi mereka yang percaya.
Penutupan singkat
Ayat ini menegaskan realitas penting: Kristus akan datang dengan kemuliaan-Nya dan semua mata akan melihat-Nya. Respons kita sekarang yang dipraktikkan dalam hidup sehari-hari adalah persiapan iman, menjaga hidup kudus, dan menantikan kedatangan-Nya dengan iman yang teguh.
Cuplikan ulasan para penafsir publik domain yang relevan secara umum menyebutkan keseimbangan antara penghakiman dan pengharapan dalam kedatangan Kristus, meskipun tidak menyalin teks panjang. Secara umum, pendapat mereka menekankan kemuliaan-Nya yang mutlak dan panggilan manusia untuk bertobat serta percaya.