Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiWahyu 1:5 Tafsiran ayat Alkitab
Wahyu 1:5 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
dan daripada Yesus Kristus yang menjadi saksi yang setiawan, yaitu yang menjadi Sulung dari antara orang mati, dan yang menjadi Penghulu di atas segala raja di dunia ini. Maka bagi Dia yang mengasihi kita, dan yang sudah melepaskan kita daripada segala dosa dengan darah-Nya,
Wahyu 1:5 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Wahyu 1:5 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Mazmur 89:27 (IDN) »
(89-28) Maka Akupun akan menjadikan dia akan anak sulung, yang mahatinggi di atas segala raja-raja di bumi.

Wahyu 17:14 (IDN) »
Sekaliannya itu akan berperang melawan Anak domba itu, tetapi Anak domba itu akan menewaskan mereka itu; karena Ialah Tuan sekalian tuan, dan Raja atas segala raja; dan segala yang mengiringkan Dia itu pun menanglah, yaitu segala yang dipanggil dan yang terpilih, dan yang setia."

Ibrani 9:14 (IDN) »
istimewa pula darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal itu sudah mempersembahkan diri-Nya sendiri dengan tiada bercacat cela kepada Allah itu, menyucikan kita pada batinnya daripada perbuatan yang membawa mati, supaya kamu beribadat kepada Allah yang hidup itu.
Makna langsung Wahyu 1:5 (IDN)
Kalimat ini menegaskan identitas Yesus Kristus sebagai saksi setia, yang adalah Sulung dari antara orang mati, dan Penguasa atas semua raja di dunia. Dalam kasih-Nya, Ia mengasihi umat-Nya dan melepaskan mereka dari dosa melalui darah-Nya. Intinya adalah pengakuan atas otoritas-Nya yang mulia serta kasih penyelamatan yang dinyatakan melalui penebusan-Nya.
Latar konteks singkat
Wahyu ditulis untuk umat percaya yang menghadapi penganiayaan dan godaan untuk menghentikan saksian iman. Frasa “saksi setiawan” menyoroti kesetiaan Kristus dalam menyatakan kebenaran Allah meski menghadapi kesulitan. “Sulung dari antara orang mati” menunjukkan kebangkitan-Nya sebagai kemenangan atas maut, menjadi teladan dan sumber pengharapan bagi umat percaya. “Penghulu di atas segala raja” menegaskan otoritas-Nya atas segala pemerintahan manusia. Aspek kasih-Nya dan penebusan lewat darah-Nya menekankan motif penyelamatan bagi umat-Nya.
Interpretasi kunci
Bagian teologis singkat (rangka pandangan para komentator terdahulu)
Para penafsir abad lampau menekankan bahwa Kristus menjalankan dua peran: pengakuan iman sebagai saksi setia dan otoritas meskipun dunia menentang. Mereka juga menekankan bahwa darah-Nya menandai perjanjian penyelamatan yang menyeluruh bagi umat Allah. Kutipan-kutipan singkat yang relevan dari para komentator publik domain dapat memperkaya pemahaman tanpa kehilangan fokus pada konteks Wahyu.
Ayat silang yang relevan
1) Kisah Kebangkitan dan kemenangan Kristus atas maut (referensi teologis kepada “Sulung dari antara orang mati”)—menyanggah ketakutan akan kematian bagi umat percaya. 2) Efesus 1:20–21 dan Kolose 1:16–18 menegaskan supremasi Kristus atas segala pemerintahan dan kekuasaan. 3) Ibrani 7:26–27 menjelaskan kedudukan-Nya sebagai Imam besar yang mewakili umat kepada Allah.
Penjelasan singkat: ketiga rujukan ini menekankan otoritas Kristus, peran-Nya sebagai pengantara, dan arah penyelamatan bagi orang percaya.
Implikasi praktis yang singkat
Inti pesannya: Kristus adalah saksi setia, pemimpin atas semua raja, Sulung dari orang mati, dan penebus melalui darah-Nya. Kesetiaan-Nya mengajak umat percaya untuk hidup dalam pengharapan dan ketaatan kepada Allah.