Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiNahum 1:7 Tafsiran ayat Alkitab
Nahum 1:7 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Bahwa Tuhan itu baik dan suatu perlindungan pada masa kepicikan; diketahui-Nya akan mereka sekalian yang harap pada-Nya.
Nahum 1:7 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Nahum 1:7 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

2 Timotius 2:19 (IDN) »
Akan tetapi asas Allah yang teguh itu berdiri tetap, dan bermeterai ini, "Bahwa Tuhan mengenal orang-orang milik-Nya"; dan lagi, "Barangsiapa yang menyebut nama Tuhan, hendaklah ia menjauhkan dirinya daripada kejahatan."

Yohanes 10:27 (IDN) »
Segala domba-Ku mendengar akan suara-Ku, dan Aku kenal dia, dan sekaliannya pun mengikut Aku,

Mazmur 100:5 (IDN) »
Karena Tuhan itu baiklah dan kemurahan-Nya kekal selama-lamanya dan setia-Nya pun teguh kepada orang turun-temurun.
Makna Ringkas Ayat
Nasihat Nahum 1:7 menegaskan bahwa Tuhan itu baik dan menjadi perlindungan bagi mereka yang menaruh harap pada-Nya. Ayat ini menekankan sifat Allah yang peduli, menjaga, dan melindungi umat-Nya di tengah ancaman dan masa kesulitan.
Latar Belakang Kontekstual
Surat Nahum ditujukan pada kota Niniwe, ibu kota Asyur, pada masa ketika ancaman dan kejatuhan umat yang menindas sedang diberitakan. Meskipun konteksnya penuh nuansa kemarahan ilahi terhadap kejahatan bangsa yang sombong, ayat ini menyoroti dimensi kasih dan perlindungan Tuhan bagi orang-orang yang menyerahkan diri kepada-Nya. Dalam bahasa yang singkat namun kuat, ayat ini mengajak pembaca untuk mengingat bahwa karakter utama Allah adalah kebaikan yang terpercaya bagi mereka yang percaya kepada-Nya.
Observasi Tafsir
Hubungan Teologis dan Praktik Keamanan Rohani
Ayat ini mengajak pembaca untuk menimbang bagaimana iman bekerja saat puing-puing kegoncangan di sekitar. Dalam masa-masa gelap, Tuhan tidak hanya menghakimi; Dia juga menawarkan keamanan bagi mereka yang memilih bergantung pada kasih-Nya. Ini menantang kecemasan dengan menempatkan kepercayaan di dalam kehadiran-Nya yang setia.
Potongan Penafsir Terkait
Beberapa penafsir Alkitab berpendapat bahwa bagian ini menekankan karakter Tuhan yang dapat dipercaya. Pandangan-serupa dari ahli-ahli berpendapat bahwa Allah membuktikan kebaikan-Nya melalui perlindungan bagi orang percaya, meskipun keadaan dunia bisa tampak tidak adil atau menakutkan. Secara ringkas: kebaikan Tuhan adalah fondasi keselamatan dalam ancaman.
Hubungan Silang yang Relevan
Inti Praktis yang Ringkas
Ketika menghadapi masa sulit, arahkan hati pada kebaikan Tuhan dan pegang janji-Nya sebagai perlindungan. Bukan pada kekuatan dunia, melainkan pada-Nya yang setia menanggung beban kita.
Akuarium Wawasan dari Tokoh-Tokoh Tafsir Terkemuka (Singkat)
Pandangan para komentator tepercaya menggarisbawahi bahwa sifat utama Allah adalah kebaikan, dan perlindungan-Nya nyata bagi mereka yang menanti pada-Nya. Sedikit kutipan ringkas: suatu desa aman berada dalam hadirat Tuhan bagi orang-orang yang berharap pada-Nya; namun pengakuan bahwa keadilan-Nya tetap benar dalam konteks keadilan ilahi yang lebih luas juga ada dalam pembacaan para penafsir klasik.
Catatan kutipan langsung singkat dari para komentator publik domain: “Tuhan itu baik” (penjelasan umum Henry/Barnes/Clarke yang menyatakan sifat kebaikan ilahi sebagai fondasi perlindungan). Silakan merujuk pada karya-karya tafsir publik-domain untuk kutipan lengkapnya.