Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiImamat 2:9 Tafsiran ayat Alkitab
Imamat 2:9 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka dari pada persembahan makanan itu akan diambil oleh imam bahagian yang patut dipersembahkan, lalu hendaklah dibakarnya di atas mezbah, maka ia itu suatu persembahan api, suatu bau yang harum bagi Tuhan.
Imamat 2:9 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Imamat 2:9 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Imamat 2:2 (IDN) »
Maka hendaklah dibawanya kepada anak-anak Harun, yang imam, dan ia akan mengambil dari padanya segenggam penuh-penuh, yaitu dari pada tepungnya dan dari pada minyaknya serta dengan segala kemenyan itu, maka imam itu akan membakar bahagian persembahan itu di atas mezbah akan persembahan api, yaitu suatu bau yang harum bagi Tuhan.

Imamat 6:15 (IDN) »
Maka dari padanya akan diambilnya, yaitu dari pada tepung persembahan makanan dan dari pada minyaknya seberapa banyak yang dapat digenggamnya, dan lagi segala kemenyan yang di atas persembahan makanan itu, maka sekalian itu hendaklah dibakarnya di atas mezbah akan suatu bau yang harum, akan suatu bahagian persembahan kepada Tuhan.

Filipi 4:18 (IDN) »
Aku sudah menerima sekaliannya itu, bahkan, lebih daripada secukupnya; maka aku telah sarat semenjak aku menerima daripada Epafroditus pemberian kamu, yaitu suatu bauan yang harum dan persembahan yang disukai dan diperkenan Allah.
Imamat 2:9 (IDN)
Setting segera: Ayat ini bagian dari hukum persembahan makanan di tabernakel, menjelaskan bagaimana bagian persembahan ini diserahkan kepada imam untuk dibakar di atas mezbah sebagai persembahan api yang harum bagi Tuhan.
Apa yang diajarkan teks tentang Tuhan dan iman
Ayat ini menegaskan bahwa persembahan makanan tidak hanya tentang pemberian manusia, tetapi tentang penerimaan dan respon Tuhan. Bau harum di hadapan Tuhan menunjukkan kesepakatan antara manusia dengan-Nya melalui ibadah yang berkenan. Persembahan yang diolah secara utuh dan dibakar sebagai bagian imam menekankan kekudusan, kepatuhan, serta fokus pada penyembahan yang murni daripada kepentingan pribadi pembawa persembahan.
Kata kunci dan gambaran penting
Rujukan silang yang relevan
Penjelasan singkat: Aroma harum pada persembahan di Perjanjian Lama menekankan Tuhan yang berkenan pada ibadah yang diberikan dengan setia, menuntun umat pada hidup suci dan taat. Rujukan Roma menegaskan bahwa iman Kristen modern memikul prinsip serupa melalui pengabdian hidup yang total kepada Tuhan.
Konteks teologis dalam Alkitab
Komentar klasik menekankan bahwa bagian persembahan makanan merupakan bagian dari制度 penyembahan yang teratur, menjaga kesucian ritual sambil mengajar umat tentang ketergantungan pada Tuhan. Khotbah para Bapa gereja dan para komentator publik domain alkitabiah (misalnya Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke) menekankan bahwa aroma yang diterima Tuhan adalah hasil dari hati yang taat dan tujuan ibadah yang memuliakan-Nya.
Aplikasi praktis bagi kehidupan percaya saat ini
Integrasi pemikiran para komentator publik domain menunjukkan bahwa makna utama ayat ini adalah kedekatan antara upacara lahiriah dan kebenaran hati yang menyenangkan Tuhan. Seorang pembaca percaya dia dipanggil untuk memberikan hidupnya sebagai aroma persembahan yang menyenangkan, bukan hanya mengorbankan materi secara formal.
Quotations (singkat) dari sumber klasik yang relevan: “All our offerings should be fruits of faith and obedience” (parafraser dari arah pemikiran Matthew Henry). Catatan: kutipan lengkap langsung berasal dari karya umum domain publik, jika ada singgahan, diakui sebagai para pernyataan umum para komentator.