Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
2 Tawarikh 1 2 Tawarikh 2 2 Tawarikh 3 2 Tawarikh 4 2 Tawarikh 5 2 Tawarikh 6 2 Tawarikh 7 2 Tawarikh 8 2 Tawarikh 9 2 Tawarikh 10 2 Tawarikh 11 2 Tawarikh 12 2 Tawarikh 13 2 Tawarikh 14 2 Tawarikh 15 2 Tawarikh 16 2 Tawarikh 17 2 Tawarikh 18 2 Tawarikh 19 2 Tawarikh 20 2 Tawarikh 21 2 Tawarikh 22 2 Tawarikh 23 2 Tawarikh 24 2 Tawarikh 25 2 Tawarikh 26 2 Tawarikh 27 2 Tawarikh 28 2 Tawarikh 29 2 Tawarikh 30 2 Tawarikh 31 2 Tawarikh 32 2 Tawarikh 33 2 Tawarikh 34 2 Tawarikh 35 2 Tawarikh 36Verse
2 Tawarikh 21:1 2 Tawarikh 21:2 2 Tawarikh 21:3 2 Tawarikh 21:4 2 Tawarikh 21:5 2 Tawarikh 21:6 2 Tawarikh 21:7 2 Tawarikh 21:8 2 Tawarikh 21:9 2 Tawarikh 21:10 2 Tawarikh 21:11 2 Tawarikh 21:12 2 Tawarikh 21:13 2 Tawarikh 21:14 2 Tawarikh 21:15 2 Tawarikh 21:16 2 Tawarikh 21:17 2 Tawarikh 21:18 2 Tawarikh 21:19 2 Tawarikh 21:20
2 Tawarikh 21:9 (IDN)
Maka Yorampun langsung berjalan serta dengan segala panglimanya dan segala rata perangnyapun; maka bangunlah ia pada malam, lalu dialahkannya segala orang Edom, yang kelilingnya, dan segala penghulu rata perang.
Setting segera ayat
Ayat ini menggambarkan rencana Yorampuan (Yorampun) untuk menyerang Edom pada malam hari dengan kekuatan gabungan para panglimanya dan pasukan rendahan (rata perang). Tindakan itu dilakukan di tengah suasana krisis militer, ketika ancaman dari pihak Edom menuntut respons cepat. Ayat ini menyoroti semangat taktik perang dan disiplin militer, serta pemanfaatan kegelapan untuk kejutan strategis.
Renungan soal iman dan tindakan Allah
Ada unsur ketaatan pada rencana perang yang diambil Yorampuan, namun kitab suci menyingkap bahwa hasilnya tidak semata-mata tergantung pada strategi manusia. Dalam konteks Perjanjian Lama, Allah kadang-kadang membimbing langkah raja melalui política perang atau peristiwa malam hari untuk menunjukkan kuasa-Nya. Ayat ini mengajak pembaca merenungkan keseimbangan antara rencana manusia dan tata cipta Allah di balik pertempuran, serta pentingnya mengandalkan hikmat ilahi ketika menghadapi ancaman.
Penafsiran kata kunci dan gambaran simbolik
Hubungan dengan teks terkait
Beberapa bagian yang sejalan dengan dinamika ini antara lain: - Kisah raja yang berdoa atau mencari petunjuk Allah sebelum kampanye militer. - Ketegasan Allah dalam membongkar rencana musuh melalui kejutan dan perubahan keadaan. - Penekanan bahwa kemenangan akhirnya berasal dari Allah, meski manusia berusaha dengan perencanaan yang matang.
Rujukan silang yang relevan (singkat)
Catatan: Keterangan di atas memadukan pandangan umum para penafsir klasik yang menekankan keseimbangan antara strategi manusia dan kedaulatan Allah, tanpa memasuki rahasia teologis yang tidak didukung konteks kitab.
Aplikasi praktis untuk masehi ini
Kutipan singkat dari penafsir berbahasa Inggris umum (untuk konteks historis): “The Lord’s presence makes fear retreat and wisdom prevail in the night of battle.” (tidak kutipan langsung, hanya referensi gaya Henry/Barnes/Clarke dalam ikatan penafsiran; lihat catatan karya klasik untuk perbandingan.)
Penutupan: ayat ini menegaskan bahwa persiapan manusia dan tindakan berani adalah bagian dari respons iman, namun keberhasilan akhirnya berada dalam tangan Allah yang memperhitungkan segala sesuatunya untuk tujuan-Nya.