Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
2 Tawarikh 1 2 Tawarikh 2 2 Tawarikh 3 2 Tawarikh 4 2 Tawarikh 5 2 Tawarikh 6 2 Tawarikh 7 2 Tawarikh 8 2 Tawarikh 9 2 Tawarikh 10 2 Tawarikh 11 2 Tawarikh 12 2 Tawarikh 13 2 Tawarikh 14 2 Tawarikh 15 2 Tawarikh 16 2 Tawarikh 17 2 Tawarikh 18 2 Tawarikh 19 2 Tawarikh 20 2 Tawarikh 21 2 Tawarikh 22 2 Tawarikh 23 2 Tawarikh 24 2 Tawarikh 25 2 Tawarikh 26 2 Tawarikh 27 2 Tawarikh 28 2 Tawarikh 29 2 Tawarikh 30 2 Tawarikh 31 2 Tawarikh 32 2 Tawarikh 33 2 Tawarikh 34 2 Tawarikh 35 2 Tawarikh 36Verse
2 Tawarikh 21:1 2 Tawarikh 21:2 2 Tawarikh 21:3 2 Tawarikh 21:4 2 Tawarikh 21:5 2 Tawarikh 21:6 2 Tawarikh 21:7 2 Tawarikh 21:8 2 Tawarikh 21:9 2 Tawarikh 21:10 2 Tawarikh 21:11 2 Tawarikh 21:12 2 Tawarikh 21:13 2 Tawarikh 21:14 2 Tawarikh 21:15 2 Tawarikh 21:16 2 Tawarikh 21:17 2 Tawarikh 21:18 2 Tawarikh 21:19 2 Tawarikh 21:20



Tinjauan Singkat tentang 2 Tawarikh 21:14
Ayat ini muncul dalam konteks kisah raja-raja Yehuda pada masa kekuasaan Yehu yang rendah hati sebelum Allah membawa semacam bala besar atas bangsanya. Di sini kita melihat peringatan ilahi tentang konsekuensi dari permusuhan terhadap Allah dan ketidaktaatan raja-raja, yang berdampak luas pada bangsanya, keluarganya, dan harta benda. Pesan intinya menekankan realitas murka Tuhan terhadap dosa, tetapi juga mengingatkan bahwa pemulihan dan pertobatan adalah jalan bagi umat-Nya.
Ayat dalam konteks pasal
2 Tawarikh 21 berfokus pada pemerintahan Raja Yoram (Yehu) dan dampak buruknya di kerajaan Yehuda. Ayat 14 berfungsi sebagai ramalan atau pernyataan konsekuensi ilahi atas tindakan-tindakan raja dan keluarganya. Dalam konteks kitab ini, penekanan bukan pada detail bala secara teknis, melainkan pada sumpah Allah terhadap ketidaktaatan dan bagaimana hal itu meresap ke seluruh lapisan masyarakat—pihak bangsamu, anak-anakmu, isterimu, dan harta bendamu.
Kebenaran utama yang diajarkan
Ayat ini menegaskan bahwa tindakan seorang pemimpin berdampak luas pada negara dan rumah tangga. Tuhan tidak membatasi murka-Nya hanya pada sang penguasa, melainkan meluas ke seluruh komunitas yang dipolakan di bawah kekuasaannya. Namun, konteks kitab ini juga mengandung unsur belas kasih Allah yang menyatakan bahwa pertobatan, ketaatan, dan kebenaran dari hati dapat mengubah jalan hukum-hukum-Nya.
Perbandingan dengan bagian lain Alkitab
Pelajaran rohani utama
Pertama, kebijaksanaan Tuhan meliputi perhatian terhadap kesejahteraan nasional dan keluarga. Kedua, umat dipanggil memperhatikan pemimpin mereka: jika pemimpin menapak jauh dari firman Tuhan, Tuhan memberi peringatan yang melibatkan semua lapisan. Ketiga, ada panggilan untuk taat sebagai jalan pemulihan; meski murka Allah bisa datang, kemurahan-Nya tetap tersedia bagi yang bertobat.
Aplikasi praktis
Kaitan silang (singkat dan relevan)
Referensi silang berikut menyampaikan pola umum bahwa tindakan pemimpin berdampak luas, serta jalan pertobatan sebagai jalan pemulihan:
Inti dari ayat ini adalah bahwa Tuhan memegang kendali atas nasib bangsa dan rumah tangga, dan panggilan kita adalah hidup dalam tuna-kesetiaan kepada-Nya. Karena itu, mari kita menaruh hati pada kebenaran-Nya dan berdoa agar rencana-Nya ditegakkan di tengah bangsa kita.
Cuplikan singkat dari komentar klasik terkait tema serupa dalam karya para penafsir terdahulu dapat membantu memahami nuansa: Matthew Henry menekankan bahwa murka ilahi mengikuti dari ketidaktaatan, sedangkan Adam Clarke menambah pemahaman bahwa bala bukan hanya tindakan singkat melainkan konsekuensi sistemik yang menyentuh seluruh keluarga dan harta. Namun, inti yang dipegang tetap: pertobatan adalah pintu menuju pemulihan.
Referensi singkat kutipan (jika ada, ditampilkan sebagai kutipan pendek): “...murka Tuhan datang atas dosa dengan cara yang meliputi keluarga dan harta” (sebagai para penafsir terdahulu) — catatan ini bersifat rangkuman umum dari tema komentar para penafsir publik domain.
Penutup: ayat ini mengajak pembaca untuk melihat bagaimana ketaatan dan doa umat mempengaruhi keadaan bangsa, dan bagaimana Allah memimpin dengan adil meski peringatan diperlukan untuk mengarahkan hati kembali kepada-Nya.