Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiZakharia 10:10 Tafsiran ayat Alkitab
Zakharia 10:10 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Karena Aku membawa balik akan mereka itu dari negeri Mesir dan Aku menghimpunkan mereka itu dari Asyur, dan Aku menghantar akan mereka itu ke tanah Gilead dan ke Libanon, yang akan tiada cukup tempat baginya.
Zakharia 10:10 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Zakharia 10:10 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Hosea 11:11 (IDN) »
Dengan gentarnya mereka itu akan berlari-larian datang dari Mesir selaku burung, dan dari negeri Asyur bagaikan merpati, dan Aku akan mengaruniakan rumah-rumahnya kepadanya, demikianlah firman Tuhan.

Zakharia 8:7 (IDN) »
Dan lagi firman Tuhan serwa sekalian alam demikian: Bahwasanya Aku akan melepaskan umat-Ku dari negeri di sebelah matahari terbit dan dari negeri di sebelah matahari masukpun.

Mikha 7:14 (IDN) »
Gembalakanlah umat-Ku dengan tongkatmu, kawan domba pusakamu, yang diam dalam hutan dengan sunyinya; biarlah ia makan rumput di tengah-tengah Karmel dan di Bazan dan di Gilead seperti pada zaman dahulu!
Zakharia 10:10 (IDN) — Ringkasan dan Tafsiran
Pasal 10 Kitab Zakaria berisi pengharapan pemulihan bagi umat Tuhan yang selama ini tertekan karena kepergian mereka dari tanah air. Dalam ayat ini, Allah menjanjikan pemulihan yang nyata: membawa balik umat-Nya dari Mesir dan menghimpun mereka dari Asyur, lalu membawa mereka kembali ke tanah perjanjian, meskipun pada awalnya terasa seperti nafkah yang terlalu kecil untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Ayat ini menekankan kebenaran Allah yang setia, yang tidak meninggalkan anak-anak-Nya dalam pembuangan maupun kegelisahan identitas sebagai umat perjanjian.
Ayat ini dalam konteks pasal
Zakaria 10 menyoroti tema pemulihan dan penggenapan janji-Nya meskipun umat-Nya telah mengalami kedukaan karena pembuangan. Allah membentuk kembali bangsa-Nya melalui panggilan dari berbagai penjuru: Mesir, Asyur, dan tanah-tanah sekitarnya. Ayat 10 menegaskan realisasi pemulihan kolektif: umat dibawa pulang, dihimpun, dan dipersatukan kembali di tanah Gilead dan Libanon—gambaran kemakmuran dan perlindungan, bukan sekadar pulang secara fisik, melainkan juga pemulihan identitas rohani sebagai umat yang setia kepada perjanjian-Nya.
Pelajaran spiritual utama
Perbandingan dengan bagian Alkitab lain
Beberapa bagian memaparkan tema pemulihan dan kembalinya bangsa secara utuh: - Ulangan dan nabi-nabi terdahulu menyinggung keluarnya umat dari perbudakan mesir dan pemulihan di tanah perjanjian, menggenapkan janji-Nya kepada Abrahamis, Ishak, dan Yakub. - Ayub 42:10-11 melukiskan pemulihan setelah masa penderitaan, mengingat bahwa Allah yang berdaulat mengatur jalan hidup manusia. - Mazmur 14:7 dan Yeremia 31:10 menguatkan gagasan pemulihan bagi umat segenap bangsa, khususnya bagi mereka yang terikat dalam perjanjian dengan Tuhan. Meskipun konteksnya berbeda, inti pemulihan dan kepastian Allah tetap relevan dengan ayat ini.
Aplikasi praktis bagi pembaca modern
Meminta diri untuk mempercayai rencana Allah ketika menghadapi keadaan tanpa jalan keluar. Pemulihan tidak selalu berarti kembali persis ke masa lalu, tetapi dapat berupa pembaruan identitas rohani, pemulihan hubungan dengan Tuhan, dan penyatuan komunitas di dalam iman. Ketika kita melihat ke belakang, kita dapat menilai bagaimana Allah telah menuntun kita melalui masa-masa sulit menuju pemulihan yang berkelimpahan dalam kasih-Nya.
Beberapa perhatian silang (cross-references)
- Yeremia 30:3: Tuhan akan membangkitkan kembali umat-Nya dan membawa mereka kembali ke tanah milik mereka. Penekanan pada pemulihan identitas Israel sebagai milik Tuhan.
- Yesaya 11:11-12: Kumpulan dari segala penjuru menjadi satu bangsa baru di bawah pemerintahan Mesias, melanjutkan tema pemuliaan umat untuk tujuan Allah.
- Matius 15:24 (refleksi pemulihan bagi umat Tuhan): Yesus datang untuk menyingkirkan batas-batas eksklusif dan memperluas jangkauan berkat Allah atas bangsa-bangsa.
Inti penutup
Ayat ini menegaskan Allah sebagai Tuhan pemulihan: dari Mesir, dari Asyur, kembali ke tanah warisan. Dalam konteks zakarian, pemulihan fisik dan rohani berjalan seiring, menegaskan komitmen-Nya kepada umat yang diam-diam menantikan pemenuhan janji-Nya. Allah tidak membiarkan umat-Nya terikat pada pembuangan; Ia mengundang mereka pulang, dihimpun, dan dipulihkan dalam kehangatan tanah perjanjian-Nya.
Quotations from public-domain commentators (jika ada):
Matthew Henry: "The Lord’s restoring mercy is upon record; He will gather the dispersed and bring them home."
Albert Barnes: "God here recapitulates the great deliverances of the past, showing that He can and will restore His people out of all the depths of distress."
Adam Clarke: "The restored people shall settle in their land; abundance shall follow; the Lord will fill every place with their numbers."