Zakharia 10:11 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Apabila mereka itu akan mengarung suatu laut kepicikan, maka dipalu Tuhan kelak akan segala ombak laut itu, dan sungai yang amat dalampun akan kekeringanlah, dan jemawa Asyur itu akan diempaskan ke bawah, dan tongkat kerajaan Mesir akan dilalukan.

Ayat sebelumnya
« Zakharia 10:10
Ayat berikutnya
Zakharia 10:12 »

Zakharia 10:11 Tafsiran ayat Alkitab

Zakharia 10:11 (IDN)

Setting segera: Ayat ini berada dalam bagian nubuat-Zakharia yang menekankan pemulihan umat Israel setelah masa pembuangan dan penghakiman. Allah berjanji mengangkat kembali kerajaannya melalui intervensi-Nya sehingga bangsa-bangsa yang menindas tidak lagi berkuasa atas hukum-Nya. Ayat ini menampilkan gambaran dramatis tentang bagaimana Tuhan menundukkan kekuatan-kekuatan jahat dan membalikkan keadaan bagi umat-Nya.

Apa yang diajarkan teks tentang Allah atau iman

Teks menegaskan kedaulatan Tuhan atas segala badai dan kekuasaan manusia. Allah berjanji menghancurkan ombak-ombak yang mengancam umat-Nya, menumpulkan sungai-sungai yang meluap, serta merobohkan keangkuhan bangsa-bangsa seperti Asyur dan Mesir. Imaji “mengarung suatu laut kepicikan” menunjukkan godaan kekuatan besar yang dihadapi umat Allah; Tuhan mampu menundukkannya. Keyakinan iman di sini adalah bahwa kekuasaan manusia akhirnya berada dalam kendali Allah, dan pemulihan datang melalui intervensi ilahi.

Penjelasan kata dan gambar kunci

  • Mengarung suatu laut kepicikan: menggambarkan perairan yang sempit dan berbahaya, simbol ancaman dan perjalanan keluar masuk yang tidak aman. Tuhan akan meluluhkan rintangan itu.
  • Malu Omabg Laut (tetap: “dipalu Tuhan kelak akan segala ombak laut itu”): tindakan Allah yang mengguncang kekuatan kekacauan, memadamkan gangguan, dan menenangkan umat-Nya.
  • Sungai yang amat dalam pun akan kekeringan: gambaran mengenai kekayaan banjir kekuasaan bangsa-bangsa yang berperang terhadap tanah umat-Nya; Allah dapat meredakan ancaman dengan memotong aliran kekuatan lawan.
  • Jemawa Asyur… tongkat kerajaan Mesir: pengakuan bahwa keangkuhan bangsa-bangsa yang menindas akan dihancurkan; Mesir sebagai simbol kekuasaan duniawi akan kehilangan kekuatannya.

Cross-references singkat

  • Yesaya 37:20-22 — Tuhan menyatakan bahwa rencana Asa dan bangsa-bangsa yang menentang-Nya akan digagalkan; imajinasi kekuasaan duniawi tidak bertahan melawan rencana Allah.
  • Yeremia 51:62-63 — renungan tentang bagaimana nubuat Nabi Yeremia membahas runtuhnya kekuasaan Babilon dan dominasi bangsa-bangsa lain melalui kuasa Allah.
  • Mazmur 65:7-8 — manusia ditenangkan oleh perbuatan-Nya dalam badai dan lautan; Allah berkuasa mengubah kekacauan menjadi damai.

Penjelasan singkat hubungan: Ketiga silang tulis ini menekankan tema utama: tidak ada kekuatan duniawi yang mampu bertahan melawan otoritas Tuhan. Allah membatasi dan menundukkan rencana-rencana jahat serta membebaskan umat-Nya melalui tindakan-Nya yang adil.

Aplikasi bagi masa kini

Dalam zaman sekarang, kita diajak percaya bahwa Allah tetap berdaulat atas keadaan yang tampaknya menguasai hidup kita—ancaman kelemahan pribadi, tekanan sosial, atau kekuatan institusi yang menindas. Ketika kita menghadapi “laut kepicikan” atau “sungai dalam” kehidupan, umat percaya diajak mengingat bahwa Allah berkuasa menenangkan badai, memadamkan niat jahat, dan memulihkan keadaan bagi mereka yang setia. Kita dipanggil menaruh kepercayaan pada kedaulatan Allah, bukan pada kekuatan duniawi.

Pengenalan gaya para komentator publik-domain

Gagasan ini sejalan dengan pandangan para tafsir klasik seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke: meskipun bangsa-bangsa memamerkan kekuasaan di mata manusia, Tuhan lebih berkuasa untuk menundukkan mereka dan membawa pemulihan bagi umat-Nya. Penggambaran yang tegas mengenai mecahkan ombak dan mengeringkan sungai menekankan solusi ilahi atas ancaman manusia.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Zakharia 10:11 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yehezkiel 30:13 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Yehezkiel 30:13 (IDN) »
Demikianlah firman Tuhan Hua: Dan lagi Aku akan membinasakan segala berhala tahi dan menghapuskan segala sesuatu yang bukan ilah adanya dan Nof; dan lagi tiada akan ada raja di negeri Mesir dan Aku mengadakan ketakutan di antara segala orang Mesir.

Yesaya 43:2 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Yesaya 43:2 (IDN) »
Apabila engkau mengarung air, Aku akan sertamu, atau menyeberang sungai, tiada ia itu meliputi engkau, apabila engkau berjalan terus dari pada api, tiada engkau akan dimakan olehnya dan nyala apipun tiada akan menghanguskan dikau.

Wahyu 16:12 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Wahyu 16:12 (IDN) »
Maka malaekat yang keenam itu pun mencurahkan bokornya ke dalam sungai yang besar, yaitu Sungai Ferat, maka airnya itu pun keringlah, supaya sedia jalan bagi raja-raja yang dari sebelah matahari hidup itu.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab