Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiZakharia 1:16 Tafsiran ayat Alkitab
Zakharia 1:16 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka sebab itu firman Tuhan demikian: Bahwa Aku kembali kepada Yeruzalem dengan belas kasihan, maka rumah-Ku akan dibangunkan pula dalamnya, demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam, dan tali pengukurpun dibentang atas Yeruzalem.
Zakharia 1:16 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Zakharia 1:16 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Zakharia 8:3 (IDN) »
Demikianlah firman Tuhan: Bahwa Aku sudah kembali kepada Sion, dan Aku akan duduk di tengah-tengah Yeruzalem, dan Yeruzalem akan disebut negeri kebenaran, dan bukit Tuhan serwa sekalian alam akan disebut bukit kesucian.

Ezra 6:14 (IDN) »
Maka segala tua-tua orang Yahudipun memperusahlah dan disudahkannyalah dengan selamat sementara nubuat nabi Hajai dan Zakharya bin Ido, diperusahnya dan disudahkannya menurut firman Allah orang Israel dan menurut titah Koresy dan Darius dan Artahsasta, raja-raja Farsi.

Zakharia 2:10 (IDN) »
Bersorak-soraklah dan bersuka-sukaanlah, hai puteri Sion! Karena sesungguhnya Aku datang dan Aku akan duduk di tengah-tengah kamu, demikianlah firman Tuhan.
Makna Langsung Zakharia 1:16
Firman ini menegaskan bahwa Allah berkomitmen untuk kembali berbelas kasih kepada Yerusalem, sehingga rumah-Nya akan dibangun kembali di sana. Inti pesannya ialah pemulihan Allah atas kota-Nya dan tempat ibadah-Nya, meskipun masa-masa penyerahan telah berlangsung sebelumnya.
Latar Belakang Kontekstual
Zakharia adalah nabi pada masa pasca-pembangunan kembali Bait Allah di Yerusalem (sekitar 520–518 SM) setelah pembuangan. Bangsa Israel menghadapi tantangan internal serta oposisi eksternal, namun firman ini menegaskan bahwa Allah menyatakan kembali ke Yerusalem dengan belas kasihan, meluruskan harapan umat yang telah lama menantikan pemugaran rumah-Nya dan kota-Nya. Tali pengukur sebagai simbol pembangunan menunjukkan rencana institusional dan terukur untuk mengembalikan kemuliaan tempat ibadah.
Observasi Penafsiran
Rangkaian Referensi Masuk
Beberapa bagian terkait yang memberi wawasan seputar tema pemulihan dan rumah Allah:
Penafsiran atas hubungan ini menekankan bahwa pemulihan fisik Bait Allah berkaitan erat dengan pemulihan rohani dan identitas kudus umat Allah.
Pemaparan Tema Singkat
Inti Amanat Praktis
Bagian ini mengajak pembaca menaruh harapan pada karya pemulihan Allah, meski menghadapi periode penundaan atau tantangan. Allah berpegang pada rencana-Nya untuk membangun kembali tempat ibadah dan memperbaharui kehidupan rohani umat-Nya. Dalam konteks iman kita, kita diundang untuk menaruh kepercayaan bahwa Tuhan senantiasa bekerja memulihkan, membentuk komunitas yang taat, dan menjaga kesetiaan-Nya terhadap umat-Nya.
Cross-References (singkat)
Beberapa rujukan alkitabiah yang relevan tanpa mengutip teks lengkap:
Catatan kutipan dari tokoh penafsir publik domain: Tak ada kutipan langsung panjang dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke yang relevan secara eksplisit dalam teks ini. Namun, pendekatan mereka secara umum menekankan pemulihan ilahi sebagai inti kehendak Allah dan peran rumah ibadah dalam identitas rohani umat Allah. Ide-ide ini tersirat dalam gambaran Zakharia tentang belas kasihan Tuhan dan pembentukan kembali rumah-Nya di Yerusalem.