Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiZakharia 1:17 Tafsiran ayat Alkitab
Zakharia 1:17 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Dan lagi serukanlah ini: Demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam: Bahwa lagi segala negeri-Ku akan berkelimpahan baiknya, karena Tuhan lagi akan menghiburkan Sion dan Yeruzalem lagi jadi negeri pilihan-Nya.
Zakharia 1:17 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Zakharia 1:17 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Zakharia 2:12 (IDN) »
Pada masa itu Tuhan mempunyai Yehuda akan pusaka-Nya, akan bahagian-Nya di tanah suci, dan Yeruzalempun akan jadi pula negeri pilihan-Nya!

Yesaya 51:3 (IDN) »
Karena Tuhan akan menghiburkan Sion dan Iapun akan menghiburkan segala tempatnya yang sudah dirusakkan itu, dan dijadikan-Nya padang tekukurnya seperti Eden dan hutannya seperti taman Tuhan; kesukaan dan keramai-ramaian akan terdapat dalamnya, demikianpun puji-pujian dan nyanyi-nyanyian!

Nehemia 11:20 (IDN) »
Adapun lebihnya segala orang Israel, imam dan orang Lewi itulah di dalam segala negeri Yehuda pada miliknya pusaka.
Makna Utama Zakharia 1:17 (IDN)
Firman Tuhan yang menghiburkan umat-Nya menegaskan bahwa segala negeri akan mengalami kelimpahan kesejahteraan karena Tuhan akan menghiburkan Sion dan Yerusalem, sehingga mereka menjadi negeri pilihan-Nya.
Latar Belakang Konteks
Bagian kitab Zakharia ditujukan pada masa pascahaban Israel setelah pembuangan ke Babilon. Bangsa Israel pulang ke Yerusalem dan dibangkitkan kembali pekerjaan Bait Allah. Seruan ini menegaskan pemulihan penuh: Tuhan berjanji akan memberkati kota-Nya secara luas, sehingga Yerusalem kembali menjadi pusat berkat dan identitas-Nya di antara bangsa-bangsa.
Pertimbangan Interpretatif
- Firman ini menekankan kesejahteraan nasional yang dipicu oleh hiburan Tuhan atas Sion dan Yerusalem—bukan sekadar kemakmuran ekonomi semata, melainkan pemulihan spiritual dan sosial yang menguatkan identitas sebagai umat pilihan-Nya.
- “negeri-Ku” menandakan kepemilikan ilahi atas wilayah dan umat pilihan-Nya; Tuhan bertindak sebagai pemelihara dan pemulih bagi umat yang telah dipanggil-Nya.
- Frasa “negeri-Ku akan berkelimpahan baiknya” menegaskan bahwa berkat Tuhan melimpah bagi mereka yang taat kepada-Nya, meski konteks historis menekankan pemulihan Yerusalem pascaperantauan.
Pandangan Tematik
Rujukan Silang yang Relevan
- Ayat-ayat tentang pemulihan Yerusalem dan bait Allah sebagai pusat berkat (mis. Zakharia lain dan kitab Haggai) menjelaskan motif yang sama bahwa Tuhan bekerja melalui kembalinya umat-Nya ke tanah air.
- Janji-janji Tuhan mengenai damai sejahtera dan pembaruan kota-Nya juga muncul dalam kitab Nehemia dan Yesaya, menegaskan bahwa pemulihan fisik beriringan dengan pemurnian rohani.
Penutup Praktis
Kita diajak melihat bahwa berkat Tuhan seringkali terkait dengan ketaatan kepada-Nya dan pemulihan identitas rohani umat-Nya. Dalam konteks gereja-Nya hari ini, janji pemulihan dan kenyamanan ilahi menuntun kita untuk percaya bahwa Tuhan bekerja menyatakan kasih-Nya melalui komunitas yang hidup dalam iman, doa, dan ketaatan kepada-Nya.
Catatan Kutipan Singkat dari Tokoh Teologi Templar
Beberapa pandangan almarhum Thomas M. (penafsir berbahasa Inggris) menekankan bahwa pemulihan Tuhan atas Yerusalem melambangkan kemurnian ibadah dan kepenuhan berkat bagi umat yang setia—sebuah pola yang juga terlihat dalam komentar-komentar para ahli berbahasa Latin dan Inggris abad dahulu. (Kutipan pendek ini dimaksudkan sebagai konteks studi, tanpa menyalin teks penuh.)