Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Kidung Agung 1:1 Kidung Agung 1:2 Kidung Agung 1:3 Kidung Agung 1:4 Kidung Agung 1:5 Kidung Agung 1:6 Kidung Agung 1:7 Kidung Agung 1:8 Kidung Agung 1:9 Kidung Agung 1:10 Kidung Agung 1:11 Kidung Agung 1:12 Kidung Agung 1:13 Kidung Agung 1:14 Kidung Agung 1:15 Kidung Agung 1:16 Kidung Agung 1:17



Kidung Agung 1:17 (IDN) – Struktur kiasan rumah yang kuat
Pasal ini mengungkapkan gambaran romantis namun dalam bingkai kebiasaan timangun rumah dan persekutuan. Kidung Agung sering dipandang sebagai puisi cinta yang sarat dengan metafora. Pada ayat 17, pembicaraan tentang bahan bangunan memperkuat makna ikatan antara pasangan: rumah yang kokoh dibangun dari kayu yang kuat untuk melindungi kasih yang tumbuh. Dalam konteks kitab, gambaran seperti ini menekankan keakraban, kemesraan, dan kenyamanan kehidupan bersama di bawah satu payung kasih.
Ayat dalam konteks pasal
Ayat ini menyiratkan bahwa pasangan saling menjaga dan membangun kehidupan bersama. Kayu araz (aras) dan kayu saru menggambarkan kualitas material: tahan lama, kokoh, dan layak untuk tempat berteduh. Ini bukan sekadar deskripsi rumah fisik, melainkan simbol kedekatan dan kepercayaan di antara kekasih yang bersatu.
Pelajaran utama (spiritual)
Perbandingan dengan bagian lain Alkitab
Beberapa tema serupa muncul di tempat lain yang menekankan kuasa perlindungan dan kestabilan dalam pernikahan atau komunitas iman:
Penafsiran praktis
Rasio praktisnya adalah bagaimana pasangan atau komunitas iman membangun lingkungan yang aman dan hangat. Perpaduan antara bahan yang dipilih (kesetiaan, kerja sama, pengorbanan) menghasilkan tempat berteduh yang tidak mudah rapuh oleh badai kehidupan. Dalam konteks jemaat, kita pun diajak membangun hubungan yang saling menanggung, bukan saling menjauh saat cobaan datang.
Cross-references (hubungan Alkitabiah)
Berikut beberapa rujukan terkait dengan tema perlindungan dan fondasi hubungan:
Ringkasan
Kidung Agung 1:17 menutup gambaran bahwa rumah dan hubungan yang kuat berasal dari fondasi yang kokoh. Kayu araz dan kayu saru menjadi simbol kualitas ketahanan, perlindungan, dan kenyamanan bagi pasangan. Makna ini mengajak umat untuk menilai bagaimana mereka membangun hubungan dengan kesetiaan, kerja sama, dan penjagaan, agar kasih tumbuh dalam lingkungan yang aman dan penuh kasih mesra.
Catatan konteks: Dalam tradisi tafsir publik domain, para penafsir seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa metafora rumah menandakan perlindungan, kehangatan, dan kestabilan. Mereka mendorong pembaca untuk menilai bagaimana hubungan dalam komunitas iman dapat menjadi tempat perlindungan bagi sesama, tidak hanya sebagai gambaran romantis tetapi juga pola hidup bersama dalam kasih Tuhan.