Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
2 Tawarikh 1 2 Tawarikh 2 2 Tawarikh 3 2 Tawarikh 4 2 Tawarikh 5 2 Tawarikh 6 2 Tawarikh 7 2 Tawarikh 8 2 Tawarikh 9 2 Tawarikh 10 2 Tawarikh 11 2 Tawarikh 12 2 Tawarikh 13 2 Tawarikh 14 2 Tawarikh 15 2 Tawarikh 16 2 Tawarikh 17 2 Tawarikh 18 2 Tawarikh 19 2 Tawarikh 20 2 Tawarikh 21 2 Tawarikh 22 2 Tawarikh 23 2 Tawarikh 24 2 Tawarikh 25 2 Tawarikh 26 2 Tawarikh 27 2 Tawarikh 28 2 Tawarikh 29 2 Tawarikh 30 2 Tawarikh 31 2 Tawarikh 32 2 Tawarikh 33 2 Tawarikh 34 2 Tawarikh 35 2 Tawarikh 36



2 Tawarikh 2:8 (IDN) – Ringkasan dan Makna
Ayat ini muncul dalam konteks rencana Salomo membangun rumah Tuhan di Yerusalem. Daud telah menyiapkan rencana bunyi bagi pekerjaan besar itu: mengarahkan upah, peralatan, dan logistik, serta memintakan perlengkapan kayu keras dari Libanon. Pada Ayat 8 ini, Salomo meminta raja Israael agar mengirim kepada Tuan Beta (Salomo sendiri dipahami sebagai raja Israel) kayu aras, senobar, dan cendana dari Libanon. Kata-kata ini menegaskan bahwa pekerjaan besar memerlukan kerja sama antara dua pihak: tuan yang memberi pesanan dan hamba-hamba yang terampil yang akan menebang, memotong, dan membawa material.
Maksud pokok ayat
Ayat ini menegaskan realitas lilin kerja sama antarpihak untuk proyek besar: perlunya material berkualitas tinggi dan keahlian teknis yang sempurna. Nampaknya Salomo mengakui kebutuhan akan tenaga kerja ahli Libanon yang mahir menebang pohon kayu arasa, senobar, dan cendana, sehingga pekerjaan pembangunan bait Tuhan dapat terlaksana sesuai rancangan. Ini juga menunjukkan kemitraan ekonomi dan politik antara kerajaan Israel dengan Libanon pada masa itu.
Tema-tema utama
Referensi silang yang relevan
- 1 Tawarikh 22:14 menyinggung persiapan besar Salomo, termasuk material dan tenaga kerja yang diperlukan; hubungan antara persiapan fisik dan kedewasaan rohani dalam membangun ibadah kepada Tuhan.
- 2 Tawarikh 2:9 menegaskan bahwa upah, alat, dan logistik yang lengkap diperlukan untuk pekerjaan suci; memperlihatkan detail praktis dalam merencanakan ibadah yang layak dihadirat Tuhan.
- Nehemia 2:8 menunjukkan pola serupa: otoritas memobilisasi dukungan material untuk proyek pembangunan umat Allah, meski konteks yang berbeda.
Refleksi praktis
Ayat ini mengingatkan pembaca bahwa pekerjaan besar untuk kemuliaan Tuhan tidak terwujud tanpa perencanaan yang teliti, dukungan material yang tepat, dan kemauan semua pihak bekerja secara harmonis. Pembangunan rohani juga membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki keahlian dan komitmen untuk melayani Tuhan dengan integritas.
Ringkasan pendek
2 Tawarikh 2:8 menegaskan kebutuhan akan material berkualitas dan tenaga kerja ahli yang dibutuhkan untuk membangun bait Tuhan, menunjukkan kemitraan antara pemimpin dan hamba-hamba pandai untuk melaksanakan rencana ilahi dengan tepat dan bertanggung jawab.
Catatan interpretatif singkat
Beberapa penafsir publik domain menyebutkan bahwa bagian ini menekankan aspek organisasi dan kesiapan material dalam ibadah. Kutipan langsung dari para komentator (jika ada):
“Penghargaan terhadap keahlian manusia dalam pekerjaan yang suci adalah bagian penting dari perencanaan ibadah.”
Keterangan: Kutipan langsung yang spesifik dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke tidak disertakan secara panjang lebar karena teks aslinya tidak diberikan di sini; namun pendapat mereka menekankan bahwa pekerjaan besar untuk Tuhan memerlukan persiapan material dan tenaga kerja yang terampil.