Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Amsal 29:1 Amsal 29:2 Amsal 29:3 Amsal 29:4 Amsal 29:5 Amsal 29:6 Amsal 29:7 Amsal 29:8 Amsal 29:9 Amsal 29:10 Amsal 29:11 Amsal 29:12 Amsal 29:13 Amsal 29:14 Amsal 29:15 Amsal 29:16 Amsal 29:17 Amsal 29:18 Amsal 29:19 Amsal 29:20 Amsal 29:21 Amsal 29:22 Amsal 29:23 Amsal 29:24 Amsal 29:25 Amsal 29:26 Amsal 29:27



Amsal 29:3 (IDN) – Hikmat, kasih ayah, dan bahaya perbuatan yang dibalikkan
Pujiannya dunia hikmat di Amsal milik si bijak yang menyukakan hati ayahnya. Ayah merasa terhibur ketika buah-buah dari kebijaksanaan menampakkan diri melalui tindakan yang benar. Namun, yang berbahaya ialah perbuatan yang serupa dengan godaan beramah-ramahan dengan perempuan jalang; itu menimbulkan pemborosan harta dan menodai kepercayaan keluarga serta harta yang telah dikumpulkan melalui kerja keras dan integritas. Ayat ini menyingkap dua jalur hidup yang berlawanan: jalan hikmat yang membangun rumah, dan jalan nafsu yang merusaknya.
Ayat dalam konteks pasal
Pasal 29 menyoroti penguasa kebenaran, etika kepemimpinan, serta moralitas pribadi. Ayat ini menegaskan bahwa kebijaksanaan secara jelas membawa sukacita bagi orang tua dan keluarga; sebaliknya, tindakan yang menaruh diri pada godaan yang merusak mengakibatkan kerugian besar. Tema utama ialah konsekuensi moral: pilihan hati menentukan dampak nyata pada rumah tangga dan harta benda.
Pokok rohani utama
Kaitan dengan bagian Alkitab lain
Beberapa referensi yang relevan memperkaya pemahaman jalan hikmat dan bahaya perbuatan asusila:
Hubungan-hubungan ini menegaskan pola: hikmat menumbuhkan kehormatan keluarga dan perlindungan harta; sebaliknya, perbuatan yang tidak bijak menimbulkan kerugian berlipat.
Pemakaian praktis
Bagaimana kita menerapkan nasihat ini hari ini?
Inti pelajaran dan rangkuman
Ayat ini menegaskan dua jalur hidup yang bertolak belakang: jalan hikmat dan jalan godaan. Hikmat membawa damai dan sukacita bagi rumah, sedangkan godaan menjanjikan kemewahan sesaat tetapi berakhir dengan pemborosan dan kehancuran. Pemohon hikmat akan menimbang tindakan dengan kesetiaan kepada Tuhan, sehingga hati ayah dan keluarga dipuaskan melalui hidup yang benar.
Rujukan silang
Beberapa rujukan yang relevan untuk memperdalam makna:
Quotations from Matthew Henry, Albert Barnes, and Adam Clarke (jika ada) akan dicantumkan secara singkat untuk menjaga keutuhan sumber aslinya tanpa menyalin teks utuh. Ringkasnya, penekanan umum mereka adalah bahwa hikmat adalah pelindung rumah tangga dan integritas moral; tindakan sesat menimbulkan kehancuran, meskipun keuntungan sesaat tampak menggoda.