Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiMatius 28:9 Tafsiran ayat Alkitab
Matius 28:9 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka tiba-tiba Yesus pun bertemulah dengan mereka itu, serta kata-Nya, "Sejahteralah kamu!" Maka datanglah perempuan itu memeluk kaki-Nya, serta menyembah Dia.
Matius 28:9 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Matius 28:9 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yohanes 20:14 (IDN) »
Setelah Maryam berkata demikian, berpalinglah ia, lalu nampak Yesus berdiri, tetapi tiada dikenalnya bahwa Ialah Yesus.

Matius 14:33 (IDN) »
Maka segala orang yang di dalam perahu itu pun datanglah sujud menyembah Yesus sambil katanya, "Sesungguhnya Tuhanlah Anak Allah."

Matius 28:17 (IDN) »
Apabila dilihatnya Yesus, lalu mereka itu sujud menyembah Dia; tetapi ada juga orang yang menaruh syak.
Matius 28:9 (IDN) — Menemukan Sang Kebangkitan: Salam, Pemujaan, dan Iman
Setting segera setelah kebangkitan
Ayat ini menggambarkan pertemuan mendesak antara Maria Magdalena dan orang-orang lain dengan Yesus yang telah bangkit. Suasana seketika penuh keheranan: tiba-tiba ia bertemu dengan Yang telah bangkit, sehingga pakaian manusia biasa berubah menjadi momen penyataan ilahi. Dalam suasana ketakjuban, firman-Nya yang menenangkan muncul: “Sejahteralah kamu!”
Apa yang teks ini wahyukan tentang Allah dan iman
Ayat ini menegaskan dua tema teologis utama: kemuliaan kebangkitan Kristus dan kehadiran-Nya yang ordinari namun transenden bagi umat-Nya. Allah yang hidup berkenan menampakkan diri kepada manusia dalam bentuk yang lembut tetapi berkuasa, membebaskan ketakutan dengan salam damai. Pesan “Sejahteralah kamu!” menegaskan bahwa iman bukan sekadar fakta historis, melainkan suatu pengalaman relasional dengan Sang Pemberi damai. Peristiwa ini membentuk iman para murid sebagai saksi yang hidup: kebangkitan membawa kedamaian ilahi yang menembus ketakutan manusia.
Istilah kunci dan gambaran penting
- “Sejahteralah kamu!”: salam damai yang mengandung berkat, kedamaian batin, dan penyelesaian hubungan dengan Allah.
- “memeluk kaki-Nya, serta menyembah Dia”: tindakan hormat dan penyembahan, menandai pengakuan atas kebangkitan dan otoritas-Nya. Paparan ini menekankan bahwa iman sejati merespon kebangkitan dengan pengakuan penuh dan penyembahan.
Hubungan dengan teks terkait
- Matius 28:5-6 menekankan aspek ketakutan dan penegasan bahwa Kristus telah bangkit; di sini respons jemaat menambah dimensi damai melalui salam-Nya.
- Yohanes 20:19-21 menggambarkan kehendak Tuhan untuk membawa damai melalui kedatangan Roh Kudus; keduanya menekankan bahwa damai adalah hasil kebangkitan dan kehadiran-Nya di tengah umat-Nya.
- Markus 16:9-11 menunjukkan respon para wanita terhadap kebangkitan; meskipun berbeda dalam detail, tema iman yang aktif dan penyembahan tetap kuat.
Aplikasi praktis bagi orang percaya masa kini
- Terima damai Allah di tengah kekhawatiran hidup sehari-hari dengan menaruh kepercayaan pada kebangkitan Kristus. Biarkan salam-Nya menjadi penjaga hati agar tidak mudah terombang-ambing oleh ketakutan.
- Respon iman menuntun kita pada penyembahan yang nyata: menghormati Allah dalam pola kehidupan, bukan hanya dalam momen ibadah.
- Dalam situasi sulit, ingat bahwa Allah berhadapan dengan kita dalam damai-Nya; ajak diri untuk memperpanjang damai itu kepada sesama lewat tindakan kasih.
Inti pandangan komparatif (ringkas)
Penekanan pada kebangkitan sebagai sumber damai membentuk pola iman yang mengubah ketakutan menjadi penyembahan. Damai ilahi menguatkan hubungan manusia dengan Tuhan dan memampukan mereka untuk hidup dalam kemenangan Kristus setiap hari.
Garis besar rujukan pendek (cross-references):
Teks terkait (kutipan pendek dari para komentator PD klasik)
- Matthew Henry (ringkas): “Yesus yang bangkit menenangkan hati murid, membebaskan mereka dari ketakutan, dan memanggil mereka untuk berpegang pada damai-Nya.”
- Albert Barnes (ringkas): “Damai adalah unsur utama dalam kasih karunia Kristus; salam-Nya membimbing para murid dari kekhawatiran menuju penyembahan.”
- Adam Clarke (ringkas): “Kebangkitan memulihkan hubungan manusia dengan Allah; tanggapan iman ialah sujud dan penyembahan.”