Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiMatius 28:14 Tafsiran ayat Alkitab
Matius 28:14 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Dan jikalau perkara itu kedengaran kepada pemerintah kelak, maka kami akan membujuk dia, serta melindungkan kamu."
Matius 28:14 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Matius 28:14 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Matius 27:2 (IDN) »
Maka diikatnya Dia serta dibawa pergi, lalu diserahkannya kepada Pilatus, yaitu wakil pemerintah.

Kisah Para Rasul 12:19 (IDN) »
Setelah Herodes mencari Petrus tiada dapat, maka diperiksainya segala penjaga itu, dititahkannya membunuh mereka itu. Lalu berangkatlah ia dari tanah Yudea ke Kaisaria, serta tinggal di situ.
Tinjauan Pembaca: Matius 28:14 dalam sudut pandang IDN
Ayat ini hadir dalam konteks setelah kebangkitan Kristus, ketika para murid menghadapi ancaman dan rintangan untuk menyebarkan berita keselamatan. Ayatnya menggambarkan respons para pemuka agama pada waktu itu yang berusaha menenangkan ketegangan dengan janji akan melindungi pengikut Yesus jika terjadi masalah di masa depan. Secara naratif, kita melihat dinamika antara tekad murid-murid untuk taat dengan realitas ancaman dunia luar yang ingin menekan peluang pengajaran Injil. Ayat ini menekankan tema ketaatan berhadapan bahaya dan perlindungan ilahi melalui kehendak komunitas percaya yang saling menjaga.
Ayat terkait dalam Matheus 28:14
Dalam konteks pasal ini, para pengawal mayat dan imam kepala mencoba menutup-nutupi kejadian kebangkitan. Janji “kami akan membujuk dia, serta melindungkan kamu” mencerminkan strategi manusia untuk menenangkan ketakutan dengan jaminan perlindungan politik, bukannya mengakui kuasa Allah yang bekerja melalui kebangkitan. Namun, Tuhan tetap bekerja melalui kemauan manusia, dan para murid dipanggil untuk tetap setia menyampaikan kabar baik, meski ada ancaman.
Gagasan pokok: ketaatan di tengah ancaman
Inti ajaran pada ayat ini adalah tekad Allah untuk melindungi umat-Nya yang taat, meskipun manusia berupaya menenangkan situasi dengan cara-cara duniawi. Murid-murid dipanggil untuk tetap berani dalam tugas mereka: menyebarkan Injil, bersaksi tentang kebangkitan, dan menaruh kepercayaan pada perlindungan Allah, bukan pada jaminan manusia. Ayat ini juga mengingatkan kita bahwa cara manusia menenangkan situasi tidak menggantikan kuasa Allah yang bekerja melalui ketaatan umat-Nya.
Kaitkan dengan pandangan para komentator klasik
Beberapa komentar klasik menggarisbawahi bahwa tulisan ini menunjukkan bagaimana manusia mencoba mengambil alih kendali atas risiko. Mereka menekankan bahwa Allah menyediakan perlindungan bagi mereka yang melayani panggilan-Nya, meskipun risiko tetap ada. Jika ada kutipan singkat yang relevan dari tokoh-tokoh publik domain publik, perhatikan potongan-potongan ini:
Quotations (singkat) dari tokoh-tokoh publik domain: jika ada, potongan mereka akan menekankan penyertaan ilahi dan realitas ancaman duniawi di tengah pelayanan gereja.
Rujukan silang yang relevan
Beberapa ayat lain yang bisa menjadi referensi untuk memperdalam makna ayat ini:
Aplikasi praktis
Bagaimana kita menerapkan inti ajaran ini dalam hidup kita:
Inti ringkas
Ayat ini menampilkan keteguhan murid dalam menjalankan tugas panggilan meskipun ancaman dari luar. Allah yang berkuasa memelihara umat-Nya yang taat, dan umat percaya didorong untuk mengandalkan penyertaan-Nya lebih daripada pendekatan duniawi untuk mengatasi masalah.
Penutupan
Melalui konteks Matheus 28:14, kita dipanggil untuk menilai kembali sumber perlindungan kita: bukan perjanjian manusia, melainkan kedaulatan Allah yang bekerja melalui iman dan kesetiaan komunitas percaya. Marilah kita hidup dalam keberanian yang lahir dari penyertaan-Nya, menjaga satu sama lain, dan setia pada panggilan untuk membawa kabar baik kepada dunia.