Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Lukas 2:1 Lukas 2:2 Lukas 2:3 Lukas 2:4 Lukas 2:5 Lukas 2:6 Lukas 2:7 Lukas 2:8 Lukas 2:9 Lukas 2:10 Lukas 2:11 Lukas 2:12 Lukas 2:13 Lukas 2:14 Lukas 2:15 Lukas 2:16 Lukas 2:17 Lukas 2:18 Lukas 2:19 Lukas 2:20 Lukas 2:21 Lukas 2:22 Lukas 2:23 Lukas 2:24 Lukas 2:25 Lukas 2:26 Lukas 2:27 Lukas 2:28 Lukas 2:29 Lukas 2:30 Lukas 2:31 Lukas 2:32 Lukas 2:33 Lukas 2:34 Lukas 2:35 Lukas 2:36 Lukas 2:37 Lukas 2:38 Lukas 2:39 Lukas 2:40 Lukas 2:41 Lukas 2:42 Lukas 2:43 Lukas 2:44 Lukas 2:45 Lukas 2:46 Lukas 2:47 Lukas 2:48 Lukas 2:49 Lukas 2:50 Lukas 2:51 Lukas 2:52



Makna langsung Lukas 2:52
Matius 2:52 menyatakan bahwa Yesus, pada masa remaja-Nya, bertambah dalam hikmat, bertumbuh besar, dan mendapat kasih karunia dari Allah serta manusia. Ayat ini menegaskan bahwa pertumbuhan-Nya tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga mental, moral, dan relasional, seraya menunjukkan keseimbangan antara hubungan ilahi dan kemanusiaan dalam diri-Nya.
Latar belakang konteks
Ayat ini berada di tengah rangkaian kisah masa kanak-kanak Yesus. Setelah peristiwa menemukan-Nya di Bait Allah, Yohanes12, orang tua-Nya Maryam dan Yusuf, membawa-Nya pulang ke Nazaret tempat-Nya tumbuh. Frasa “bertambah-tambah hikmat” menekankan kemajuan intelektual dan kebijaksanaan, sedangkan “besar-Nya” merujuk pada pertumbuhan fisik dan kedewasaan. “Diperkenan Allah dan manusia” menegaskan bahwa perkembangan-Nya dinilai baik oleh Allah dan orang-orang di sekitar-Nya.
Observasi penafsiran utama
Gagasan tema dalam satu pinggir
Rujukan silang yang relevan
1) Lukas 2:40 – Pertumbuhan anak itu dan jamannya menyatakan bahwa anak itu bertambah kuat di dalam roh dan dipenuhi hikmat, yang menguatkan pola pertumbuhan-Nya sebelum pelayanan publik.
Penjelasan singkat: Menegaskan bahwa masa pertumbuhan Yesus tidak berhenti di masa kecil, melainkan mempersiapkan-Nya untuk karya penyelamatan.
2) Kolose 1:10 – Agar hidupmu layak di hadapan-Nya, dan berkenan kepada-Nya dalam segala sesuatu, bertumbuh dalam pengetahuan tentang kehendak-Nya.
Penjelasan singkat: Prinsip umum pertumbuhan rohani yang sejalan dengan “hikmat” dan “berkenan” di hadirat Allah.
3) 1 Samuel 2:26 – Anak-anak tumbuh makin besar dan disertai dengan kasih karunia Allah.
Penjelasan singkat: Menjelaskan bahwa perkembangan manusia tidak lepas dari kasih karunia Allah dan bagaimana Allah memulihkan relasi manusia melalui pertumbuhan watak.
Arah praktis singkat
Inti ayat ini mengingatkan kita bahwa pertumbuhan iman sejati meliputi akal budi yang bertambah, kedewasaan karakter, dan reputasi yang baik di mata Allah serta manusia. Seperti yang dicerminkan para penafsir publik domain, fokusnya adalah keseimbangan antara hikmat ilmiah, kebijaksanaan moral, dan hubungan manusiawi yang berkenan bagi Allah.
Catatan ringkas dari para penafsir terdahulu (tanpa kutipan panjang): pembaruan Yesus dalam hikmat dan kasih karunia menegaskan bahwa pekerjaan ilahi tidak terlepas dari pengalaman manusiawi-Nya; perkembangan-Nya adalah contoh teladan untuk murid-murid-Nya dalam mengejar kebijaksanaan praktis yang suci dan bermanfaat bagi sesama.
Ayat ini mengarahkan kita untuk tidak mengabaikan pertumbuhan intelektual maupun karakter, melainkan menyelaraskannya dengan hidup yang berkenan kepada Allah dan berguna bagi sesama.