Imamat 22:21 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Maka jikalau seorang mempersembahkan kepada Tuhan suatu korban syukur, hendak menyampaikan nazarnya, atau seperti persembahan dengan ridla hatinya, diambil dari pada segala lembu atau kambing domba, maka hendaklah ia itu tiada berkecelaan, supaya diadakannya keridlaan maka tak boleh ia itu berkecelaan adanya.

Ayat sebelumnya
« Imamat 22:20
Ayat berikutnya
Imamat 22:22 »

Imamat 22:21 Tafsiran ayat Alkitab

Imamat 22:21 (IDN): Tetap Berkekal tanpa cela saat Persembahan Syukur

Setting segera: Pasal 22 berfokus pada syarat-syarat pemberian persembahan persembahan bagi Tuhan, khususnya jenis-jenis persembahan yang diterima dan bagaimana umat harus menjaga kebersihan ritual serta integritas hati dalam persembahan mereka. Ayat 21 menyoroti ketelitian Tuhan terhadap syarat kelayakan korban syukur, nazar, atau persembahan dengan ridla hati, agar keredaan-Nya tidak ternodai oleh kekasaran atau ketidaksempurnaan persembahan.

Apa yang dikatakan teks tentang Allah dan iman

Ayat ini menegaskan bahwa Allah tidak menerima persembahan yang cacat. Ketidakberkecelaan korban mencerminkan kemurnian komitmen penyembah, bukan sekadar ritus lahiriah. Allah menghendaki umat-Nya mempersembahkan yang terbaik sebagai respons atas kasih-Nya: persembahan yang dilandasi kesungguhan hati, bukan sekadar kewajiban formal. Keteladanan ini menumbuhkan keridlaan Allah terhadap umat-Nya ketika syarat-syarat rohani dipenuhi dengan integritas.

Istilah penting dan gambaran simbolik

  • Kecelaan (berkecelaan) menyinggung kurang sempurnanya hewan, kekurangan fisik yang membuat persembahan dianggap tidak layak di hadapan Tuhan. Secara simbolis, hal ini menceritakan perlunya ketulusan, kemurnian, dan kehadiran unsur rohani dalam ibadah.
  • Korban syukur, nazar, persembahan dengan ridla hati menggambarkan berbagai motivasi ibadah: syukur atas berkat Tuhan, komitmen nubuat nazar, atau persembahan yang lahir dari kerelaan hati tanpa paksaan.
  • Keridlaan Tuhan adalah dampak yang diharapkan ketika orang mempraktikkan penyembahan secara utuh—mereka memberi dengan hati yang tulus dan tanpa cacat secara rohani maupun fisik.

Rujukan lintas terkait

Beberapa pasal lain menyoroti prinsip yang sama:

  • Ulangan 15:21 — mengenai penerimaan persembahan yang tidak cacat dan larangan menahan bagian yang berharga bagi Tuhan; penekanan pada kualitas persembahan sebagai wujud iman.
  • Bilangan 6:21 — terkait dengan nazar dan persembahan yang dipersembahkan dalam pelbagai cara, menekankan integritas dan keikhlasan hati penyembah.
  • Mazmur 51:19 — menegaskan bahwa pengakuan dosa disertai pertobatan yang tulus menghasilkan korban-korban yang berkenan kepada Tuhan.

Konteks yang relevan dengan makna ayat

Imamat menekankan keteladanan hidup sehari-hari dalam hubungan dengan Tuhan. Ketelitian hukum berkaitan erat dengan afeksi hati dan niat penyembah. Persembahan yang lahir dari ridla hati menuntun umat kepada kehidupan yang mencerminkan kesetiaan kepada Tuhan, bukan sekadar ritual formal.

Penerapan bagi pembaca masa kini

  • Beribadah dengan integritas: hendaknya doa, syukur, dan persembahan lahir dari hati yang tulus, bukan sekadar memenuhi kewajiban.
  • Menilai niat: sebelum menafsirkan persembahan sebagai ibadah, periksa apakah hati dan tindakan sejalan dengan kasih kepada Tuhan dan sesama.
  • Memperhatikan kualitas tindakan: keikhlasan, kejujuran, dan komitmen untuk berelasi dengan Tuhan secara utuh mencerminkan makna tidak adanya “cacat” dalam ibadah modern.

Kutipan singkat dari tokoh teolog terdahulu (tanpa teks penuh)

Menurut pandangan para komentator publik domain berbahasa Inggris yang relevan, teks ini menekankan bahwa Tuhan menuntut persembahan yang tidak cacat sebagai ekspresi iman yang harus terhubung erat dengan hati penyembah. Keterangan singkat: para komentator menekankan pentingnya integritas rohani di balik ritus lahiriah.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Imamat 22:21 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Bilangan 15:3 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Bilangan 15:3 (IDN) »
maka di sana kamu akan menyediakan korban yang dimakan api bagi Tuhan, yaitu korban bakaran atau korban sembelihan akan menyampaikan nazar atau akan persembahan dari keridlaan hati, atau pada masamu raya akan mempersembahkan kepada Tuhan suatu bau yang harum dari pada lembu atau domba kambing,

Bilangan 15:8 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Bilangan 15:8 (IDN) »
Maka apabila kamu menyediakan seekor lembu muda akan korban bakaran atau korban sembelihan hendak menyampaikan nazar atau akan korban syukur kepada Tuhan,

Imamat 3:6 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Imamat 3:6 (IDN) »
Maka jikalau persembahannya dari pada binatang yang kecil akan korban syukur kepada Tuhan, baik jantan baik betina, janganlah bercela barang yang dipersembahkan olehnya.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab