Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiYosua 9:21 Tafsiran ayat Alkitab
Yosua 9:21 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka sebab itu kata segala penghulu kepadanya: Hendaklah juga kita menghidupi mereka itu, melainkan biar mereka itu menjadi pembelah kayu dan penimba air bagi segenap sidang itu. Maka jadilah seperti kata segala penghulu itu kepadanya;
Yosua 9:21 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Yosua 9:21 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Ulangan 29:11 (IDN) »
Dan lagi segala anak binimu dan orang dagang yang di tengah-tengah balatentaramu, dari pada orang pemotong kayu apimu datang kepada orang penimba air minummu,

Yosua 9:23 (IDN) »
Maka sekarang tertanggunglah kutuk kepadamu; di antara kamu seorang juapun akan tiada, yang tiada menjadi hamba dan pembelah kayu dan penimba air bagi bait Allahku.

Yosua 9:27 (IDN) »
Maka pada hari itu juga dijadikan Yusak akan mereka itu pembelah kayu dan penimba air bagi sidang itu dan bagi Mezbah Tuhan pada tempat yang dipilih Tuhan datang kepada hari ini.
Makna langsung Yosua 9:21
Pampaikanannya sederhana: penduduk Kanaan yang telah menipu orang Israel agar mengira mereka berasal dari jauh akan mendapat perlakuan kasih, bukan pembinasaan langsung. Mereka akan dipekerjakan sebagai pembelah kayu dan penimba air bagi seluruh sidang, sebagai bagian dari komunitas, guna menjaga nyala iman dan kehidupan komunitas itu sendiri. Keputusan ini menyeimbangkan keadilan dengan belas kasihan yang diperintahkan Tuhan.
Latar konteks singkat
Dalam Yosua pasal 9, orang Gibeon dan penduduk kota tetangga mengadakan tipu muslihat dengan berpura-pura datang dari negeri jauh. Mereka merendahkan diri, membawa roti kering dan cambuk kayu, serta memohon persekutuan damai. Israel, tidak menyelidiki dengan benar, membuat perjanjian damai tanpa konsultasi ilahi secara jelas. Setelah mereka terikat, Gibeon tidak lagi tergolong musuh, tetapi tetap menjadi warga komunitas Israel, meski dengan status perantauan dalam perjanjian yang ketat.
Observasi interpretatif
Gagasan temas utama
Referensi terkait
Rangkuman praktis
Firman ini mengingatkan kita bahwa kebijaksanaan manusia sering perlu mengimbangi keadilan dengan belas kasihan. Kadang perjanjian yang tidak diatur dengan sempurna manusia dapat menjadi jalan bagi pemeliharaan komunitas—asalkan tetap berada di bawah kedaulatan Allah dan mengutamakan tujuan ibadah serta kesejahteraan bersama.
Catatan redaksi terkait kutipan para komentator terdahulu
Ringkas dari pendekatan Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke: mereka menekankan bahwa meski niat pendidik masa lalu sering mengejar keadilan, Tuhan menyertai jalan belas kasihan dalam konteks komunitas. Jika ada kutipan langsung, akan dicantumkan secara singkat di bagian ini sesuai ketersediaan teks publik-domain.
Penekanan utama teks ini adalah bagaimana keputusan manusia dapat mencerminkan kehendak Allah ketika diimbangi dengan kebijaksanaan ilahi dan komitmen pada kesejahteraan umat-Nya.