Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiYosua 9:11 Tafsiran ayat Alkitab
Yosua 9:11 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Lalu kata segala tua-tua patik dan segala orang isi negeri patik kepada patik ini: Ambillah olehmu perbekalan pada tanganmu akan perjalanan, pergilah mendapatkan mereka itu, lalu hendaklah kamu katakan kepadanya: Bahwa patik sekalian ini hamba tuanku, sebab itu perbuatlah kiranya dengan patik suatu perjanjian.
Yosua 9:11 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Yosua 9:11 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Ester 8:17 (IDN) »
Maka pada segala bahagian tanah dan dalam segala negeri, serta sampailah ke sana titah dan perintah baginda itu, adalah kesukaan dan kegemaran pada orang Yahudi, dan lagi perjamuan dan beberapa hari ria; maka banyaklah orang dari pada segala bangsa negeri itu masuklah Yahudi, karena gentar akan orang Yahudi berlakulah atas mereka itu sekalian.

Yosua 9:8 (IDN) »
Maka sembah mereka itu kepada Yusak: Bahwa patik sekalian ini hamba tuanku. Maka kata Yusak kepadanya: Siapakah kamu ini dan dari mana kamu datang?

Kejadian 43:12 (IDN) »
Dan bawalah dalam tanganmu uang dua kali banyaknya, karena adapun uang yang telah dikembalikan dalam mulut karung-karungmu itu, hendaklah kamu bawa balik dalam tanganmu; entah barangkali salah.
Inti Interpretasi Utama
Pemandangan Yosua 9:11 menyoroti bagaimana orang-orang yang tidak bersenjata pun bisa terjebak dalam diplomasi serta masalah kepercayaan antara umat Allah dan bangsa lain. Teks ini menunjukkan bagaimana orang Gui’n (Gibeon) berusaha mendapatkan perlindungan dengan menyamarkan diri sebagai orang yang datang dari jauh, lalu menjalin perjanjian dengan Israel. Inti pesan ayat ini adalah perlunya kehatian-hatian, integritas, dan ketergantungan pada Allah dalam setiap keputusan, terutama ketika menghadapi tipu muslihat dan circumstance yang tampak menguntungkan secara manusiawi.
Rangkaian konteks sastra
Dalam konteks kitab Yosua, pasal 9 hadir sebagai contoh konfrontasi antara ketaatan kepada perintah Tuhan dan interpretasi manusia terhadap situasi. Kota Gibeon berupaya mengubah nasib mereka dengan tiruan identitas dan penawaran damai yang tampak tidak berbahaya. Yahweh kemudian bekerja melalui respon Israel untuk menjaga janji perikop, sambil menyingkapkan pentingnya menjaga sumpah dan integritas perjanjian. Ayat ini menampilkan kombinasi antara strategi diplomatik manusiawi dan ketaatan kepada hukum Taurat yang menuntut kesetiaan pada perjanjian dengan Tuhan.
Makna teologis utama
- Ketergantungan pada rencana Tuhan: Keputusan Israel untuk menerima perjanjian dengan Gibeon bukan semata-mengandalkan akal sehat mereka, melainkan karena bagaimana Allah mengatur pertemuan dan sumpah. - Kesetiaan terhadap sumpah: Allah membenarkan perlindungan atas perjanjian yang dibuat, meski caranya tidak ideal secara etika manusia, sehingga menekankan bahwa janji umat Allah lebih penting daripada keinginan politik sesaat. - Realitas tipu muslihat: Kisah ini mengingatkan bahwa tipu daya bisa muncul dalam bentuk persahabatan, dan umat Allah perlu menilai segala sesuatu melalui terang firman Tuhan.
Rujukan silang yang relevan
Penjelasan singkat: Referensi-referensi ini membantu memahami dinamika perjanjian, kesetiaan, dan bahaya tipu muslihat dalam perjalanan pembentuk identitas umat Allah.
pertanyaan renungan
Kesimpulan singkat
Yosua 9:11 mengajarkan bahwa dalam situasi kompleks, umat Allah dipanggil untuk mengandalkan hikmat Tuhan, menjaga integritas perjanjian, dan tidak menilai keadaan hanya melalui apa yang tampak menguntungkan secara manusia. Allah bekerja di antara niat manusia dan kedaulatan-Nya untuk menjaga rencana-Nya.
Catatan editorial
Publikasi ini mengadopsi wawasan dari karya para komentator publik domain yang relevan. Kutipan singkat dari para komentator (jika ada) disertakan hanya untuk ilustrasi, tanpa mengganti penafsiran utama teks. Pernyataan-pernyataan kunci berikut diambil secara ringkas dari sumber klasik: “...dan perbuatanlah kiranya dengan patik suatu perjanjian.” (rujukan pada makna sumpah dan perjanjian).