Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiYosua 6:25 Tafsiran ayat Alkitab
Yosua 6:25 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Tetapi oleh Yusak dihidupi akan Rahab, perempuan sundal itu, dan akan orang isi rumah bapanya dan akan segala sesuatu yang padanya, maka duduklah ia di antara segala orang Israel datang kepada hari ini, sebab telah disembunikannya kedua pesuruhan, yang telah disuruhkan Yusak pergi mengintai negeri.
Yosua 6:25 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Yosua 6:25 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Ibrani 11:31 (IDN) »
Dari sebab iman juga Rahab, perempuan sundal itu, tiada terkena binasa beserta dengan orang durhaka itu, oleh sebab sudah menyambut orang yang mengintai itu dengan sejahteranya.

Matius 1:5 (IDN) »
maka Salmun dengan Rahab memperanakkan Boaz; dan Boaz memperanakkan Obed dengan isterinya bernama Rut; dan Obed memperanakkan Isai.

Yakobus 2:25 (IDN) »
Bukankah begitu juga Rahab perempuan sundal itu dibenarkan oleh sebab perbuatannya di dalam hal ia menyambut dan mengulurkan keluar pesuruh itu dari jalan yang lain?
Ringkasan Pembacaan: Yosua 6:25 (IDN)
Ayat ini menyoroti keselamatan Rahab dan keluarganya sebagai hasil iman dan tindakan berani seorang wanita yang tinggal di Taman Jericho. Melalui kelanjutan cerita penaklukan Yerikho, kita melihat bagaimana pemeliharaan Allah tidak membatasi dirinya hanya pada orang Israel, melainkan juga pada orang-orang yang percaya kepada-Nya dan bertindak menurut iman mereka. Ayat ini menekankan bahwa tindakan Rahab membawa pemulihan bagi dirinya dan keluarganya, meskipun statusnya sebagai perempuan sundal telah diungkapkan di masa lalu.
Ayat dalam konteks pasal
Yosua 6 menceritakan, setelah tembok Yerikho runtuh, Rahab dan keluarganya diselamatkan karena ia telah menyembunyikan mata-mata Israel dan menunjukkan iman kepada Allah Israel. Ayat 25 menegaskan pemeliharaan Allah atas Rahab dan keluarganya serta keberlanjutan hubungan mereka dengan bangsa Israel, karena Rahab telah mengakui kedaulatan Allah dan bertindak sesuai iman itu.
Pelajaran spiritual utama
Rujukan silang yang relevan
Catatan silang: Rahab sering dipakai sebagai contoh iman yang nyata dalam kitab-kitab Perjanjian Lama. Pertimbangkan bagaimana iman Rahab dibandingkan dengan iman pada tokoh lain yang mengandalkan keselamatan bukan karena kelakuan baik, tetapi karena kepercayaan kepada Allah yang benar.
Aplikasi praktis
Pemazmur menantang pembaca untuk percaya kepada Allah dalam situasi yang tampak mustahil dan menilai bagaimana tindakan kecil yang setia dapat menyelamatkan dan mengubah garis hidup. Pelajaran bagi orang percaya hari ini adalah hidup dengan iman yang terlihat dalam tindakan kasih, kepatuhan, dan kesiapsiagaan untuk melayani sesama, meskipun lingkungan sekitar tampak suram.
Kaitan dengan bagian lain Alkitab
Kaitkan dengan tema keselamatan bukan berdasarkan kelahiran atau status, tetapi karena iman kepada Allah (mis. Rut 1–4; Lukas 8:47–50). Juga perhatikan bagaimana rahasia kemuliaan Allah sering dinyatakan melalui orang yang dianggap rendah oleh dunia.
Penutup
Yosua 6:25 menegaskan bahwa Allah menghargai iman yang menuntun pada tindakan berani dan belas kasih. Rahab menjadi tanda bahwa kasih Allah melintas batas identitas sosial dan masa lalu, memberikan harapan bagi mereka yang berbalik kepada-Nya dengan iman yang hidup.