Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiYosua 6:14 Tafsiran ayat Alkitab
Yosua 6:14 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka begitu berjalanlah mereka itu keliling negeri pada hari yang keduapun sekali sahaja, lalu kembalilah mereka itu ke tempat tentara. Maka demikianlah kelakuannya enam hari lamanya.
Yosua 6:14 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Yosua 6:14 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yosua 6:11 (IDN) »
Maka disuruhnya bawa akan tabut Tuhan keliling negeri, sekali berjalan kelilingnya, lalu kembali mereka itu ke tempat tentara serta bermalamlah di sana.

Yosua 6:3 (IDN) »
Maka hendaklah engkau berjalan keliling negeri itu dengan segala orang perang, yaitu sekali sahaja berjalan keliling negeri, demikian hendaklah kauperbuat enam hari lamanya.

Yosua 6:15 (IDN) »
Hata, maka pada hari yang ketujuh bangunlah mereka itu pagi-pagi pada waktu dini hari, lalu berjalan keliling negeri itu tujuh kali dengan sama perinya, melainkan pada hari ini sahaja berjalan mereka itu keliling negeri itu tujuh kali.
Interpretive Point: Daerah itu tetap tunduk pada rencana Tuhan meskipun tidak terlihat kemajuan fisik
Yosua 6:14 menggambarkan tahap pertama dari pembelahan tembok Yerikho: manusia mengikuti perintah Tuhan dengan ketaatan berulang tanpa melihat perubahan luar yang dramatis. Ini menekankan prinsip iman yang berfokus pada obeying Tuhan meskipun situasi tampak biasa-biasa saja, bukan melalui kekuatan atau penampilan yang megah. Perputaran langkah-langkah keliling itu menguji kesabaran umat, menegaskan bahwa rencana Allah kadang berjalan secara rutin dan bertahap sebelum buah mujizat dinyatakan.
Konteks sastra
Ayat ini merupakan bagian dari bab jerapah Yerikho yang menceritakan bagaimana umat Israel menaklukkan kota itu melalui ketaatan kepada perintah Allah, bukan lewat kekuatan perang konvensional. Tujuh hari berturut-turut, satu putaran tiap hari, dan pada hari ketujuh, tujuh keliling dan teriakan takhta iman akan tembok yang runtuh. Ayat 14 menyoroti bentuk latihan kepatuhan yang berulang di tengah ketidakjelasan kemajuan fisik di hadapan mata telanjang.
Signifikansi teologis
Rangkaian keliling menunjukkan ketaatan total kepada firman Tuhan, bukan perasaan optimis manusia. Allah membangun iman umat dengan disiplin, menuntut mereka menaruh kepercayaan penuh pada janji-Nya meskipun tidak melihat pembuktian segera. Ini juga menegaskan tema bahwa kekuatan Allah, bukan strategi manusia, menjadi sumber penaklukan yang nyata.
Hubungan dengan tulisan lain
Pertanyaan refleksi
Kesimpulan singkat
Ayat 14 menegaskan bahwa ketaatan yang konsisten pada perintah Tuhan adalah landasan bagi pembaruan besar yang akan datang. Allah tidak selalu memerlukan kecepatan atau kemegahan; kadang-Nya bekerja melalui ritme rendah hati yang menyiapkan umat untuk karya-Nya yang besar pada waktunya.
Kutipan dari tokoh tafsir publik-domain (ringkas)
Matthew Henry menekankan bahwa tindakan berulang adalah ujian kesabaran dan kepercayaan; Albert Barnes menyoroti bahwa perintah Tuhan menuntut disiplin meskipun tidak ada penampakan kemenangan jelas; Adam Clarke menekankan bahwa rencana Tuhan mengalir dalam langkah-langkah yang tampak sepele tetapi didorong oleh kuasa ilahi. Frasa singkat dari karya-karya mereka yang relevan dapat dipahami sebagai dorongan untuk menilai ketaatan sebagai inti tindakan umat beriman di tengah ketidakjelasan.
Cross-references (singkat)
Hubungan dengan Yakobus 2:17–18 (iman yang bekerja melalui perbuatan) — pekerjaan nyata iman terlihat dalam kepatuhan berulang; Ibrani 11 (iman umat beriman masa lampau) — iman sering mengatur diri dengan janji Allah meski tidak melihat bukti fisik segera; 2 Tawarikh 20:20 (percaya kepada firman Tuhan) — keyakinan pada kasih setia Allah membawa kemenangan meskipun langkah awal tampak normatif.