Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiHabakuk 2:11 Tafsiran ayat Alkitab
Habakuk 2:11 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Karena batu dari pada tembok juga berseru dan kasau dari pada atap rumahpun menyahut!
Habakuk 2:11 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Habakuk 2:11 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Lukas 19:40 (IDN) »
Maka jawab Yesus, kata-Nya, "Aku berkata kepadamu, jikalau mereka itu diam, niscaya batu akan bersorak."

Yosua 24:27 (IDN) »
Maka kata Yusak kepada segenap orang banyak itu: Bahwa sesungguhnya batu ini akan menjadi saksi atas kita, karena telah didengarnya segala firman Tuhan yang dikatakannya kepada kita, bahkan, ia inipun akan menjadi saksi atas kamu, asal jangan kamu mungkir kelak akan Allahmu.

Ayub 31:38 (IDN) »
Jikalau kiranya tanahku berteriak atasku dan segala alur-alurnyapun menangis bersama-sama;
Habakuk 2:11 (IDN): Keruntuhan keras menyatakan kejahatan
Gagasan utama Habakuk 2:11 menyoroti bagaimana keangkuhan dan kedurhakkan suatu bangsa mengejutkan dan akhirnya memercikkan kehancuran dari tempat-tempat yang paling tidak terduga—misalnya bebatuan di dinding atau balok di atap rumah. Ayat ini sering dipakai untuk menunjukkan bahwa tindakan serakah dan zalim tidak bisa tersembunyi lama; Allah melihat segala sesuatu dan keadilan-Nya akan menuntut balasan, meski jarak waktu memadai bagi pertobatan.
Ayat ini dalam konteks pasal
Pasal 2 Habakuk berisi respons nabi terhadap kebingungan atas kehadiran kejahatan, serta firman Tuhan yang menegaskan bahwa pelaku ketidakadilan akan menghadapi penghakiman. Ayat 11 menyorot bahwa bahkan bagian rumah tangga—batu dari tembok dan kasau dari atap—membisikkan kebenaran bahwa kekuatan manusia tidak dapat menutupi kebejatan. Secara simbolik, struktur yang seharusnya menjaga dan melindungi justru menjadi saksi atas kekejian yang diberitakan. Hal ini menekankan bahwa kejahatan tidak berhenti di luar pintu, melainkan menyentuh unsur-unsur yang paling pribadi dari komunitas dan rumah tangga.
Inti pelajaran rohani
Pandangan para komentator klasik (inti kutipan ringkas)
Beberapa penafsir lazim menyatakan bahwa Habakuk menyoroti empati ilahi terhadap korupsi sistemik yang menular hingga hal-hal kecil. Mereka menekankan bahwa Allah tidak mengabaikan penyalahgunaan kekuasaan, apalagi jika itu melibatkan keluarga dan rumah tangga. Dalam karya-karya klasik seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke, penekanan pada keadilan Allah dan efek publik dari kejahatan pribadi sering diberi penekanan untuk menunjukkan bahwa godaan kekuasaan tidak akan lolos dari penghakiman-Nya.
Kaitan Alkitabiah
Beberapa referensi sejalan antara lain:
Penjelasan singkat: ayat-ayat ini menekankan bahwa kejahatan publik yang bersumber dari keserakahan akan memunculkan interpretasi ilahi yang jelas terhadap keadilan-Nya.
Aplikasi praktis
Untuk pembaca Indonesia: ayat ini mengajak kita memeriksa bagaimana sistem, institusi, atau sikap kita sehari-hari bisa mencerminkan pola kerakusan yang mengganggu keadilan. Pertobatan pribadi, integritas di rumah tangga, dan keadilan sosial dalam komunitas menjadi saluran untuk mencegah kehancuran yang diungkapkan secara simbolik melalui bagian-bagian bangunan yang runtuh. Dorongan moralnya: hidup dengan kejujuran di segala lini, karena tidak ada bagian dari hidup yang terpisah dari integritas pribadi dan publik.
Ringkas
Habakuk 2:11 mengajarkan bahwa kejahatan yang tersembunyi bukanlah pelindung; bahkan bagian-bagian tertua dan paling penting dari rumah pun mengungkapkan kebejatan yang melahirkannya. Allah yang adil akan menilai, sekalipun pelaku mencoba menutupi diri dengan kekuasaan. Namun, pintu pertobatan dan kasih-Nya tetap terbuka bagi yang mau kembali kepada-Nya.
Kait silang rujukan
Rujukan singkat dan relevan: