Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiEzra 4:7 Tafsiran ayat Alkitab
Ezra 4:7 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Dan pada zaman Artahsasta dikirim oleh Bislam dan Miteredat dan Tabiel dan segala kawannya yang lain itu sepucuk surat kepada Artahsasta, raja Farsi; adapun surat kiriman itu tertulis dengan huruf Arami dan diartikan pula dengan bahasa Aramipun.
Ezra 4:7 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Ezra 4:7 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

2 Raja-raja 18:26 (IDN) »
Maka kata Elyakim bin Hilkia dan Sibna dan Yoah bin Rabsaki: Hendaklah kiranya tuan berkata-kata kepada hamba ini dengan bahasa Arami, karena hamba mengerti juga bahasa itu; jangan apalah tuan berkata-kata kepada hamba dengan bahasa Yahudi, kepada pendengaran orang banyak yang di atas dewala ini.

Daniel 2:4 (IDN) »
Maka sembah segala orang Kasdim itu kepada baginda dengan bahasa Arami: Daulat tuanku! hendaklah kiranya tuanku menceriterakan mimpi itu kepada patik, maka patik akan memaklumkan tabirnya kepada tuanku kelak.

Yesaya 36:11 (IDN) »
Hata, maka kata Elyakim dan Sebna dan Yoah kepada Rabsake: Hendaklah kiranya tuan berkata-kata kepada hambamu ini dengan bahasa Arami, karena hamba juga mengerti; jangan apalah tuan berkata-kata kepada hamba dengan bahasa Yehudi di hadapan telinga segala rakyat, yang di atas dewala itu.
Ezra 4:7—Surat kepada raja Artahsasta dan arti bahasa surat itu
Inti interpretatif: Surat yang diajukan oleh musuh umat Tuhan pada masa pembuangan dimaksudkan untuk menekan kebebasan politik dan agamawi orang-orang Israel kembali bekerja di Yehuda. Ayat ini menegaskan bahwa surat itu disampaikan dalam huruf Aram dan diartikan dalam bahasa Aram, menunjukkan dua hal penting: kemasukan bahasa administrasi Persia ke dalam korespondensi resmi di wilayah Yerusalem, dan upaya mempolarisasi identitas budaya melalui bahasa untuk memuluskan agenda politik musuh.
Konteks sastra
Dalam bagian awal Ezra, umat Israel yang kembali menghadapi perlawanan dari beberapa pihak di daerah tersebut. Pada pasal 4, orang-orang yang menentang pekerjaan di Bait Allah menulis surat kepada raja Artahsasta untuk menghentikan proyek rebuild. Surat ini mencerminkan strategi komunikasi administratif yang kompleks: menyajikan keluhan, tuduhan, dan permohonan dengan gaya resmi. Ayat 7 menampilkan bahasa surat: ditulis dalam huruf Arami dan diartikan dalam bahasa Aram. Ini menegaskan bahwa komunikasi itu ditujukan kepada administrasi kerajaan Persia, yang menggunakan bahasa Aram sebagai lingua franca pada waktu itu, sekaligus mengindikasikan bahwa surat itu ditujukan kepada pihak-pihak non-Israel untuk mendapatkan legitimasi publik dan operasional.
Signifikansi teologis
Secara teologis, teks ini menunjuk pada kenyataan bahwa rencana Tuhan bagi umat-Nya tidak pernah bebas dari ujian luar maupun tekanan politik. Meskipun surat itu ditujukan untuk menghentikan pekerjaan, bagian naratif menunjukkan bahwa Tuhan tetap mengatur jalannya sejarah melalui rencana-Nya. Ketika umat berdoa dan bergantung pada kedaulatan-Nya, alat manusia—surat, kebijakan pemerintahan, dan bahasa administrasi—tidak dapat menghambat keselamatan dan pemulihan karya-Nya.
Cross-references singkat
Pertanyaan reflektif
Penafsiran praktis
Ayat ini mengingatkan kita untuk memahami bahwa kehadiran bahasa administrasi asing dalam korespondensi resmi adalah bagian dari realitas kekuasaan pada masa itu. Namun demikian, umat Allah dipanggil untuk tetap teguh pada identitas mereka sebagai umat yang hidup di bawah raja kerajaan surga. Ketaatan kepada Allah lebih utama daripada urgensi politik duniawi.
Kesimpulan singkat
Ezra 4:7 menegaskan bahwa penolakan terhadap pekerjaan umat Tuhan dapat disampaikan melalui organisasi kebijakan yang terstruktur, dengan korespondensi berbahasa Aram. Meski demikian, karya Allah tidak terguncang oleh manuver manusia; umat-Nya dipanggil untuk beribadah dan membangun kembali rumah ibadah sesuai kehendak-Nya, dengan percaya bahwa Tuhan mengarahkan jalan sejarah.