Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiEzra 4:11 Tafsiran ayat Alkitab
Ezra 4:11 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Bahwa inilah salinan surat yang dilayangkannyalah kepada baginda raja Artahsasta: Bahwa patik tuanku, segala orang yang duduk di seberang sini sungai itu pada masa ini,
Ezra 4:11 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Ezra 4:11 Referensi silang ayat
Belum ada gambar referensi silang yang tersedia untuk bagian Alkitab ini.
Ezra 4:11 (IDN) — Latar, makna, dan pelajaran
Ayat ini berada dalam konteks surat yang dilayangkan kepada raja Artahsasta. Latar konteksnya adalah pekerjaan membangun kembali Bait Allah di Yerusalem yang ditentang oleh pihak musuh. Surat itu disertai pernyataan bahwa “segala orang yang duduk di seberang sini sungai itu pada masa ini” mengacu pada penduduk daerah yang menentang pembangunan, menyampaikan keluh-kesah dan kekuatan lawan mereka kepada raja untuk menghentikan proyek itu.
Apa yang diajarkan teks ini tentang Allah dan iman
Ayat ini menampilkan bagaimana umat Allah membawa persoalan mereka kepada otoritas penguasa dengan sikap percaya. Dalam konteks Ezra, mereka menundukkan diri pada tatanan pemerintahan yang berdaulat sambil menjaga kesetiaan kepada identitas iman mereka. Secara iman, kisah ini menyoroti bahwa umat Allah tidak berjuang sendirian: meski menghadapi penindasan dan oposisi, mereka tetap berdoa, melibatkan doa kepada Allah, dan menunggu arahan-Nya melalui para nabi dan pemimpin. Allah tidak selalu menyingkirkan hambanya secara langsung melalui kekuatan manusia, tetapi Dia menuntun peristiwa sesuai rencana-Nya, bahkan melalui kebijakan raja yang tidak sepenuhnya sejalan dengan kehendak-Nya.
Kata/kiasan penting dan makna
Beberapa frasa kunci menunjukkan dinamika hubungan antara umat dan pemerintah serta intervensi ilahi dalam sejarah umat pilihan. “Salinan surat yang dilayangkannyalah kepada baginda raja” menegaskan adanya kanal formal komunikasi dengan penguasa dunia untuk mengatur urusan umat Tuhan. Istilah “yang duduk di seberang sini sungai itu” merujuk pada kelompok penduduk asing atau musuh internal yang memblokade proyek pembaruan bait suci, menegaskan tema oposisi empiris terhadap rencana Allah yang dinyatakan melalui tindakan manusia.
Cross-references dan hubungan Alkitab
Penjelasan singkat: sebagai umat Tuhan, kita belajar bagaimana menempatkan urusan dunia di bawah otoritas-Nya, menilai tindakan manusia melalui kebenaran-Nya, dan tetap berpegang pada rencana-Nya meski ada perlawanan.
Aplikasi bagi masa kini
Ringkasan: Ezra 4:11 menegaskan dinamika antara iman komunitas Yahudi yang berusaha membangun kembali tempat ibadah dengan realitas politik kekuasaan sepanjang masa. Ketergantungan pada Allah dan ketaatan pada panggilan-Nya menjadi landasan, sementara doa, kebijaksanaan, dan ketaatan kepada otoritas dunia membentuk jalannya sejarah Allah di tengah dunia.