Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiEster 1:20 Tafsiran ayat Alkitab
Ester 1:20 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka masyhurlah kelak titah tuanku yang akan dimaklumkan dalam seluruh kerajaan tuanku, berapa besarnya sekalipun, maka segala orang perempuan itu kelak memberi hormat akan lakinya dari pada besar dan kecil.
Ester 1:20 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Ester 1:20 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Kolose 3:18 (IDN) »
Hai segala isteri orang, hendaklah kamu tunduk kepada suamimu, sebagaimana yang perpatutan di dalam Tuhan.

Efesus 5:33 (IDN) »
Tetapi hendaklah kamu masing-masing pun mengasihi isteri sendiri, seperti diri sendiri; biarlah isteri itu ingat, supaya ia menghormatkan suaminya.

Ulangan 21:21 (IDN) »
Pada masa itu hendaklah segala orang isi negerinya melontari dia dengan batu sampai matilah ia; demikian hendaklah kamu membuang yang jahat itu dari tengahmu, supaya kedengaranlah ia itu kepada segala orang Israel dan ketakutanlah mereka itu.
Makna Ayat Ester 1:20
Inti ayat ini menyatakan rencana raja Ahasyera untuk membuat ketetapan yang akan dikenang secara luas di seluruh kerajaan: bahwa kelak perintah tuanku menjadi hukum yang dihormati oleh semua orang, besar maupun kecil. Inti pesan: penghormatan dalam rumah tangga berangkat dari tata kelola yang adil dan jelas, sehingga istri-istri belajar menghormati suami mereka sebagai bagian dari terekonstruksi kehormatan publik.
Latar konteks singkat
Pada bagian ini Ester menceritakan bagaimana rencana tuanku untuk menonjolkan kekuasaannya melalui perintah yang bersifat umum di seluruh kerajaan. Ketetapan itu bukan sekadar jabaran hukum, melainkan ajakan untuk menjaga ketertiban sosial melalui kemurnian hubungan suami-istri dan penghormatan kepala keluarga. Dalam budaya Persia kuno, solidaritas rumah tangga erat berkaitan dengan stabilitas politik dan kehormatan raja.
Observasi penafsiran
Catatan tema
Pendekatan silang (cross-references)
1) Efesus 5:22-33 — Penekanan hubungan suami-istri dalam terang kasih Kristus menyoroti tanggung jawab saling menghormati dan kepemimpinan yang penuh kasih. Penafsiran ini membantu pembaca melihat bagaimana prinsip hormat dan peran keluarga dapat berlanjut dalam konteks iman.
2) Amsal 31:28-29 — Kedermaian wanita bijaksana dan penghormatan terhadap suami menegaskan bahwa penghormatan keluarga turut menguatkan reputasi pribadi dan publik.
3) 1 Petrus 3:1-2 — Contoh bagaimana sikap lemah lembut dan hormat dapat membawa perubahan hati pasangan, mendukung nuansa bahwa penghormatan bukan sekadar kewajiban sosial, melainkan buah dari hubungan yang berlandaskan kasih.
Observasi rujukan dari tokoh penafsir publik domain
Beberapa pandangan klasik menekankan bahwa undang-undang raja dalam Ester 1:20 mencerminkan prinsip hukum yang ingin menguatkan tata kelola rumah tangga sebagai bagian dari stabilitas negara. Ketimbang mempromosikan ketidaksetaraan, tafsiran ini menggarisbawahi pentingnya kejelasan peran dan rasa hormat sebagai fondasi hubungan keluarga yang sehat.
Ringkas praktis
Inti ajaran ayat ini mengajak pembaca melihat bahwa kehormatan publik berakar dari tata krama dan hubungan rumah tangga yang berlandaskan saling hormat, didorong oleh kasih dan tanggung jawab bersama.
“Maka masyhurlah kelak titah tuanku yang akan dimaklumkan dalam seluruh kerajaan tuanku” menggariskan dampak kebijakan raja: ketika rumah tangga dipimpin dengan kejelasan dan hormat, citra kebijakan pun berkumandang luas dengan karakter yang terhormat.
Referensi silang tadi membantu kita melihat keterkaitan antara hormat di rumah dengan tanggung jawab moral yang lebih luas dalam kehidupan beriman.