Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiEster 1:22 Tafsiran ayat Alkitab
Ester 1:22 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka dilayangkannya beberapa pucuk surat kiriman kepada segala negeri baginda, kepada tiap-tiap negeri seperti khatnya dan kepada tiap-tiap bangsa seperti logatnya, bunyinya: Patutlah tiap-tiap orang laki itu jadi tuan dalam rumahnya dan memberi perintah setuju dengan adat bangsanya.
Ester 1:22 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Ester 1:22 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Ester 3:12 (IDN) »
Hata, maka dipanggil segala jurutulis baginda pada bulan yang pertama, tiga belas hari bulan itu, disuratkannya seperti segala pesan Haman kepada segala khalifat dan penghulu baginda yang memerintahkan tiap-tiap negeri, dan kepada penghulu tiap-tiap bangsa dengan logatnya; adapun disuratkannya itu atas nama baginda raja Ahasyweros juga dan dimateraikannya dengan cincin baginda.

Ester 8:9 (IDN) »
Hata, maka pada ketika itu juga, pada bulan yang ketiga, yaitu bulan Siwan, dan pada tiga likur hari bulan itu dipanggil akan segala jurutulis baginda, lalu disuratkannya segala sesuatu yang dikatakan Mordekhai kepada segala orang Yahudi dan kepada segala pemerintah dan Khalifat dan penghulu negeri-negeri yang dari pada benua Hindi sampai ke tanah Kusy, seratus dua puluh tujuh buah negeri, kepada tiap-tiap negeri dengan khatnya dan kepada masing-masing bangsa dengan logatnya, dan kepada segala orang Yahudipun dengan khatnya dan logatnya.

Efesus 5:22 (IDN) »
Hai segala isteri orang, hendaklah kamu tunduk kepada suamimu seperti kepada Tuhan,
Ester 1:22 - Latar, arti, dan makna
Ayat ini berada dalam konteks pesta-pesta raja Ahasyairus (Ahasuerus) yang berlangsung selama tujuh hari. Saat itu raja memerintahkan dikirimnya surat-surat ke semua negeri untuk menegaskan kebiasaan, hukum, dan adatnya, agar setiap bangsa menerima kekuasaan resmi atas umatnya. Pesan ini menunjukkan bagaimana kekuasaan raja bersifat luas dan terorganisir, sampai pada tingkat lokal: setiap laki-laki menjadi kepala rumah tangganya menurut adat bangsanya. Secara singkat, ayat ini menegaskan otoritas publik dan budaya eksklusif yang dikenakan dalam kekaisaran.
Ayat ini menegaskan bahwa keputusan raja tidak hanya bersifat pribadi, melainkan didorong melalui surat resmi yang disebarkan ke seluruh wilayah. Tujuan utamanya adalah membentuk tatanan rumah tangga berdasarkan tradisi bangsa masing-masing, dengan otoritas laki-laki sebagai kepala rumah tangga dan penerima perintah saudara-saudara sebangsanya. Ini juga menampilkan bagaimana kebiasaan budaya Persia menggabungkan pemerintah pusat dengan penerapan hukum keluarga.
Beberapa bagian mengingatkan tentang bagaimana kekuasaan sering diintegrasikan dengan kebiasaan lokal. Misalnya, di Kisah Ester dan adanya nasihat bijak tentang bagaimana keadaan rumah tangga dapat dipengaruhi oleh kebijakan publik. Efeknya adalah menjaga ketertiban publik sekaligus menonjolkan peran budaya dalam kehidupan pribadi.
Ayat ini mengajak pembaca untuk berpikir tentang bagaimana kekuasaan dan tradisi membentuk pola hidup keluarga dan komunitas. Meskipun konteksnya berbeda, kita diajak melihat bagaimana kebijakan publik bisa memengaruhi kehidupan rumah tangga: siapa yang memimpin di rumah dan bagaimana nilai-nilai budaya dibawa ke dalam praktik sehari-hari. Penting untuk menyikapi perbedaan budaya dengan hikmat dan keadilan, sambil tetap menjaga tanggung jawab individu dalam rumah tangga dan komunitas.
Penjelasan singkat: Ketiga rujukan ini membantu memahami bagaimana struktur kekuasaan, kehormatan keluarga, dan tata hukum berinteraksi dalam konteks budaya yang berbeda, sambil menjaga prinsip-prinsip moral yang seragam.
Ester 1:22 menampilkan kekuasaan negara yang mengatur kehidupan keluarga melalui budaya bangsanya. Ayat ini menekankan pentingnya tata kelola rumah tangga dan kepatuhan terhadap adat, sebagai bagian dari tatanan yang lebih luas dalam kerajaan. Di dalamnya, kita melihat bagaimana kebijakan publik bisa mempengaruhi struktur sosial, tanpa kehilangan fokus pada tanggung jawab pribadi dalam rumah tangga dan komunitas.
Catatan: Kutipan langsung yang ditemukan dalam karya para komentator publik-domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke tidak dimasukkan dalam kutipan panjang. Namun, ide-ide inti yang mengandung prinsip otoritas publik dan peran kepala keluarga diuraikan secara ringkas dalam bagian sinopsis ini.