Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiEster 1:21 Tafsiran ayat Alkitab
Ester 1:21 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka bicara ini baiklah kepada pemandangan baginda dan segala penghulu itu, maka diperbuat baginda seperti sembah Memukhan itu.
Ester 1:21 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Ester 1:21 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Kejadian 41:37 (IDN) »
Hata, maka sembah Yusuf itupun dibenarkanlah oleh Firaun dan oleh segala pegawainya.

Ester 2:4 (IDN) »
Maka anak dara yang berkenan kepada pemandangan tuanku itu hendaklah diangkat permaisuri akan ganti Wasti. Maka benarlah sembah ini kepada pemandangan baginda, lalu dibuat baginda demikian.

Ester 1:19 (IDN) »
Maka jikalau berkenan kepada tuanku, hendaklah kiranya keluar suatu titah dari pada hadirat tuanku, dan disuratkan titah itu di dalam hukum Farsi dan Medi, yang tiada dapat dilalui, bahwa Wasti tiada boleh lagi menghadap hadirat baginda raja Ahasyweros, dan kebesarannyapun dikaruniakan oleh tuanku kepada seorang lain yang baik dari padanya.
Ester 1:21 (IDN)
Gambaran ringkas: Ayat ini menutup bagian singkat istana raja Ahasyweros yang menyingkap respons para pejabat istana terhadap perintah raja. Ketika raja memutuskan sesuatu, dukungan dari para pemuka menjadi penting untuk menjaga stabilitas pemerintahan. Ayat ini menekankan keluasan persetujuan raja terhadap langkah yang dianggap baik, serta mengilustrasikan betapa otoritas bisa bersandar pada kehendak publik figur kunci di kerajaan tersebut.
Ayat dalam konteks pasal
Pada Ester 1, bangsa Media-Persia menampilkan pesta besar yang memamerkan kemewahan dan kekuasaan raja. Ketika rencana untuk menghormati Ratu Vasti ditentang, raja berkonsultasi dengan para penghulunya. Ayat 21 menegaskan bahwa keputusan raja diikuti dengan doa persetujuan para pejabat, sehingga tindakan resmi dinilai wajar bagi rakyat. Biblically, ini menunjukkan bagaimana otoritas negara bergantung pada kehendak sang pemimpin dan dukungan para penetap hukum.
Pokok ajaran rohani utama
Renungan lintas kitab
Beberapa landasan terkait antara lain:
Aplikasi praktis
Untuk pembaca modern, ayat ini mengingatkan pentingnya transparansi dan konsultasi dalam pengambilan keputusan berpengaruh. Pemimpin dituntut menjaga keseimbangan antara otoritas dan tanggung jawab kepada rakyat melalui keterlibatan penasihat; bagi pengikut, penting untuk menyatakan dukungan dengan hikmat, menghindari tindakan frontal tanpa pertimbangan damai dan keadilan.
Rujukan silang
Beberapa bagian yang relevan untuk dipertimbangkan:
Penutup ringkas
Esther 1:21 menegaskan bahwa keputusan raja dipantau oleh para pejabatnya dan didukung oleh tindakan yang dianggap baik. Narasi ini menunjukkan pola pemerintahan di mana otoritas harus dirundung oleh kebijaksanaan bersama, sehingga tindakan yang diambil memberikan stabilitas bagi bangsa tanpa menyalahi prinsip keadilan dan integritas.
Quotations (dari tafsiran berbahasa Inggris sumber publik domain):
Catatan: Jika ada kutipan langsung dari penafsir berbahasa Inggris publik domain yang relevan, akan dicantumkan dengan jelas di bagian ini. Saat ini, ringkasan mengarah pada prinsip umum yang diutarakan para komentator klasik seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke secara sinambung dalam gambaran umum Ester, namun tidak menampilkan kutipan kutipan lengkap tanpa teks asli.