Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiEfesus 6:4 Tafsiran ayat Alkitab
Efesus 6:4 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Hai segala bapa, jangan kamu menggusari anak-anakmu, melainkan peliharalah mereka itu dengan pengajaran yang sopan dan nasehat Tuhan.
Efesus 6:4 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Efesus 6:4 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Kolose 3:21 (IDN) »
Hai segala bapa, janganlah kamu menyakiti hati anak-anakmu, supaya jangan tawar hatinya.

Amsal 22:6 (IDN) »
Ajarkanlah seorang budak segala permulaan jalannya yang patut, maka pada masa tuanya tiada ia akan undur dari padanya.

Amsal 29:15 (IDN) »
Rotan dan pengajaran mendatangkan akal budi, tetapi anak yang dibiarkan saja mendatangkan malu kepada ibunya.
Intisari Makna Efesus 6:4 (IDN)
Inti pesan ayat ini adalah seruan agar orang tua memperlakukan anak-anak dengan kasih, pengajaran yang sopan, dan nasihat Tuhan, bukan dengan penggusaran, kekerasan, atau perlakuan yang merendahkan.
Latar Kontekstual
Surat Paulus kepada jemaat Efesus menasihati hubungan keluarga dalam konteks lebih luas mengenai hubungan antara anggota rumah tangga dan iman baru dalam Kristus. Ayat ini menanggapi dinamika antara otoritas ayah secara tradisional dengan kebutuhan rohani dan emosional anak-anak pada masa itu, menekankan pengajaran yang membangun alih-alih memperkeras hubungan.
Observasi Interpretatif
Pandangan Pendamping dari Tokoh-Tokoh Bapa-Terpublic domain
Dalam tradisi komentar PB, beberapa penafsir menekankan hal-hal berikut:
— Menurut Matthew Henry, didikan rumah tangga harus mencerminkan kasih Kristus, menjaga martabat anak sambil mendidik mereka dalam ketaatan dengan kelembutan. (kutipan ringkas)
— Albert Barnes menyoroti bahwa “pengajaran yang sopan” melibatkan contoh hidup orang tua; bukan sekadar nasihat verbal, tetapi teladan yang konsisten dalam iman dan perilaku.
— Adam Clarke menambahkan bahwa martabat kasih dalam pengasuhan mencakup menjaga kehormatan batin anak, menghindari kekerasan dalam semua bentuk, dan menanamkan prinsip-prinsip rohani melalui teguran yang tepat dan penuh kasih.
Beberapa Cross-References (singkat)
1) Kolose 3:21 — Hindarkan kesalahan pola mempermalukan anak; ajarkan dengan perhatian. Penjelasan: menjaga hubungan keluarga yang hangat dan penuh penghargaan.
2) Amsal 22:6 — Penuntun masa depan anak dalam iman; penanaman kebiasaan sejak dini. Penjelasan: membangun fondasi karakter melalui ajaran tepat waktu.
3) 1 Timotius 3:4-5 — Pimpinan rumah tangga sebagai bagian integritas gereja/importan; bimbingan yang konsisten di rumah memperkuat kredibilitas pelayanan.
Praktik Ringkas yang Relevan
Rangkuman Praktis
Ayat ini menegaskan hubungan ayah dan ibu dengan anak-anaknya sebagai panggilan kasih yang membangun jiwa. Didikan yang benar adalah didikan yang menghormati martabat anak, membentuk karakter melalui pengajaran rohani yang sopan, dan menumbuhkan kedekatan dengan Tuhan melalui contoh hidup yang konsisten.